RI-Jerman StartUp Gathering, People-to-People Diplomacy Era Millennial

​​​Berlin, 12 September 2018: KBRI Berlin menyelenggarakan Indonesia – Germany StartUp Gathering bertempat di Aula KBRI Berlin. Selain 33 orang pelaku StartUp dari Indonesia dan Jerman, juga hadir tokoh perbankan, investor Jerman serta wakil dari pemerintah Kota Berlin.

Saya melihat bahwa kerja sama antar komunitas StartUp Indonesia dan Jerman sangat menjanjikan. Ini adalah bentuk baru people to people contact diplomacy di era milenial saat ini" ujar Arif Havas Oegroseno, Dubes RI untuk Jerman, saat membuka pertemuan.

Lebih lanjut Dubes Oegroseno menyampaikan Indonesia dan Jerman harus mampu merefleksikan potensi riil kedua negara sebagai negara besar di masing-masing kawasan. Pengembangan StartUp menjadi perhatian khusus Jerman dan Indonesia. Sehingga kerja sama antar komunitas StartUp ini merupakan salah satu bentuk peningkatan kerja sama konkrit dan cocok dengan trend yang berkembang saat ini. Kerja Sama StartUp juga akan menjadi salah satu fokus kerja sama Sister City Jakarta – Berlin, yang pada tahun 2019 memasuki tahun ke-25. ​

Indonesia – Jerman StartUp Gathering yang digagas KBRI Berlin ini menghadirkan tiga pembicara yaitu, Daniel Tumewu, dari Hi-Indonesia Consulting, membahas tema Creating an Indonesian – Germany StartUp Ecosystemn; Hari Tjahjono, dari Abyor International, dengan judul presentasi, Indonesia's StartUp: Growth and Potential, dan R. Christian Sutardi, Co-Founder Fabelio yang memamparkan “Start Up and Invetment Opportunities in Indonesia: A Germany's Perspective.

Ketiga pembicara merupakan tokoh StartUp yang berhasil merambah bisnis StartUp di Indonesia. Contohnya Hari Tjahjono yang semula hanya memiliki omset awal Rp 1,8 milyar saat ini telah berkembang menjadi Rp. 300 milyar.

Acara gathering yang dikemas dalam suasana yang santai ini juga memberikan kesempatan kepada pelaku StartUp Jerman untuk berbincang dengan pelaku Start Up Indonesia.

​“Acara sore ini baru pertemuan pertama, dan tentunya akan ada pertemuan lanjutan, baik antara para pelaku StartUp ​Jerman – Indonesia secara langsung, maupun pertemuan lanjutan yang difasilitasi KBRI Berlin, tukas Dubes Oegroseno.​ (sumber: KBRI Berlin)