Peningkatan Strategi Jitu UMKM dalam Menembus Pasar ASEAN

Yogyakarta: Perutusan Tetap RI (PTRI) ASEAN bekerja sama dengan Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta telah menyelenggarakan Seminar dan Coaching Clinic dengan tema “Peningkatan Daya Saing UMKM Indonesia untuk Menembus Pasar ASEAN" bertempat di Ruang Auditorium Utama Fakultas Ekonomi UII, Yogyakarta.(4/11)

Seminar dibuka oleh Rektor UII, Nandang Sutrisno, Ph.D., setelah mendengar sambutan kunci dari Pelaksana Tugas Wakil Tetap RI untuk ASEAN, Duta Besar Chilman Arisman. Seminar menghadirkan beberapa narasumber yaitu: Staf Ahli Menlu Bidang Diplomasi Ekonomi, Ridwan Hassan; Direktur Perundingan ASEAN Kemendag, Donna Gultom; Anggota Tim Pokja KEIN/Anggota Tim Reformasi Birokrasi Kemenkop dan UKM, Pariaman Sinaga dan Pakar Pengembangan UMKM, Jaka Sriyana dari FE UII.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas Wakil Tetap RI untuk ASEAN, Duta Besar Chilman Arisman menjelaskan bahwa stabillitas dan perdamaian ASEAN selama 50 tahun menjadi modal utama bagi pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, UMKM telah menjadi tulang punggung perekonomian ASEAN dengan sumbangan sekitar 90% dari total perekonomian ASEAN dan Yogyakarta merupakan salah satu sentra UMKM yang menyumbang usaha startups terbesar dengan jumlah 115 startup digital di tahun 2017. Dengan demikian, wajar jika dikatakan bahwa UMKM menjadi katalis perekonomian ASEAN.

Sedangkan Dr. Jaka Sriyana, SE.,M.Si selaku pengamat dan Pakar UMKM FE UII memaparkan strategi peningkatan daya saing UMKM melalui inovasi produk dan peningkatan kualitas agar mampu menembus pasar ekspor baru. Selain itu, disampaikan bahwa dukungan pemerintah menjadi salah satu faktor kunci, khususnya terkait kegiatan promosi untuk membantu membuka dan memperluas pasar melalui perjanjian G to G. “Dukungan pemerintah terhadap pengembangan UMKM juga bisa diwujudkan dengan mengembangkan mental wirausaha melalui berbagai sinergi yang bisa dilakukan oleh Pemerintah dan BUMN dengan berbagai Perguruan Tinggi", pungkasnya.

Seminar dilanjutkan dengan Coaching Clinic yang juga menghadirkan narasumber pada sesi Seminar dan wakil dari Bank-Bank guna menjelaskan tata cara teknis, prosedur dan syarat mengekspor produk ke negara-negara di ASEAN serta pengajuan pinjaman modal bagi para pelaku UMKM. Kegiatan ini merupakan inisiatif PTRI ASEAN guna mendorong penyebaran informasi dan diharapkan dapat memberikan nilai tambah langsung bagi masyarakat khususnya pelaku UMKM di Yogyakarta dan sekitarnya.(Sumber: PTRI ASEAN)