2018: RI-Jepang Akan Rayakan Peringatan ke-60 Hubungan Diplomatik

​​​Sumber Foto:  ANTARA FOTO/Audy Alwi/foc/17


Jakarta, Indonesia -  Menteri Luar Negeri Indonesia dan Jepang telah menandatangani Perjanjian Perdamaian anatara RI dan Jepang pada 20 Januari 1958. Setelah ratifikasi, hubungan diplomatik kemudian terbentuk. Sejak hubungan Indonesia dan Jepang terjalin, persahabatan dan kerjasama antara negara terus menguat.

Peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang merupakan momentum yang strategis bagi kedua negara untuk merefleksikan capaian yang telah diraih kedua negara secara bersama-sama dan mengharapkan kemitraan yang semakin dinamis di masa depan.

Hubungan bilateral kedua negara telah meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ini, tercermin dari meningkatnya jumlah saling kunjung antara kedua pemimpin dan juga pejabat tinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kedua negara juga secara aktif terlibat dalam berbagai kerjasama di forum regional dan internasional dan terus bekerja sama dalam memperkuat perdamaian dan stabilitas di kawasan ini.

Dalam bidang investasi, Jepang adalah investor terbesar ke-2 dan salah satu mitra dagang utama Indonesia. Kedua negara telah melakukan Strategic Partnership for Peaceful and Prosperous Future yang ditandatangani pada tanggal 28 November 2006 serta Indonesia – Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) yang ditandatangani pada 20 Agustus 2007.

Nilai Investasi Jepang di Indonesia pada tahun 2016 mencapai USD 5,4 milyar, sementara hingga kuarter ke-3 tahun 2017, nilai investasi Jepang di Indonesia telah mencapai US$ 4 milyar.  Di sisi lain,  indeks bisnis di Indonesia melonjak dari posisi ke-114 pada tahun 2015 menjadi 72 pada tahun 2017. Kedua negara telah bekerjasama tidak hanya di bidang ekonomi, politik dan keamanan, tetapi juga people-to-people exchange.

Perayaan ke-60 tahun hubungan diplomatik Indonesia - Jepang pada tahun 2018, merupakan waktu yang penting dan tepat untuk mendorong hubungan bilateral RI - Jepang, termasuk di sektor infrastruktur, yang juga menjadi topik pembicaraan dalam pertemuan bilateral Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Shinzo Abe di sela- sela ASEAN – related summit meetings di Manila, Filipina, 12 November 2017. Dalam pertemuan tersebut Presiden Joko Widodo menekankan kemajuan kerja sama antar kedua negara akan menjadi kado yang monumental bagi peringatan 60 tahun hubungan diplomatik yang telah terjalin erat selama ini.

Dalam rangka menyambut perayaan 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara, terdapat tantangan untuk menggunakan kesempatan ini serta memastikan bahwa kerja sama di masa depan menegaskan komitmen kedua negara untuk menjalin persahabatan dan kerjasama untuk keuntungan bersama bagi generasi mendatang. Untuk tahun perayaan, kita bertekad untuk bekerja sama dalam semangat "Bekerja Bersama, Maju Bersama!" menuju masa depan bersama.

Peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia - Jepang akan dimulai pada bulan Januari 2018 dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan oleh masing-masing Pemerintah, sektor bisnis, akademisi, pemuda dan juga inisiatif people-to-people. Kegiatan perayaan hubungan diplomatik RI – Jepang akan dilakukan di Indonesia dan Jepang sepanjang tahun 2018. (sumber: Ditjen Aspasaf)