Utusan Khusus Presiden Galang Dukungan dari Berbagai Penjuru Dunia

Kementerian Luar Negeri tidak bekerja sendiri dalam kampanye pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap DK PBB. Selain Menlu dan Wamenlu, Indonesia juga telah mengirimkan 3 orang Utusan Khusus Presiden RI untuk menggalang dukungan dari negara-negara sahabat.

Ketiga Utusan Khusus Presiden RI tersebut adalah Nur Hassan Wirajuda (mantan Menlu RI), M. Lutfi (mantan Mendag RI), serta Mahendra Siregar (mantan Kepala BKPM). Hassan bertugas menggalang dukungan di negara-negara Afrika, sementara Lutfi difokuskan pada negara-negara Pasifik. Mahendra ditugaskan ke wilayah Eropa Tengah dan Timur.

Selain menggalang dukungan bagi pencalonan Indonesia pada DK PBB, ketiga Utsus juga membahas mengenai peningkatan kerja sama bilateral antara Indonesia dan negara-negara yang dikunjungi.

Voting atau pemilihan akan dilakukan pada 8 Juni 2018, pukul 10.00 pagi waktu setempat. Siaran langsung pemilihan anggota tidak tetap DK PBB dapat disaksikan melalui website UN Web TV dengan tautan: http://webtv.un.org/live/