Updates on Privileges and Immunities bagi Perwakilan Asing dan OI

Jakarta: Kementerian Luar Negeri kembali melakukan diseminasi informasi dan update mengenai pemberian hak-hak istimewa dan kekebalan diplomatik yang diberikan kepada seluruh Perwakilan negara asing dan organisasi Internasional di Indonesia.(29/11)

Kegiatan yang digelar di Titan Center, Kawasan Bintaro, bertujuan  untuk   memberikan pemahaman serta ajang pertukaran pandangan dan informasi terkait pelaksanaan pemberian hak-hak istimewa dan kekebalan diplomatik bagi seluruh Perwakilan Negara Asing dan Organisasi Internasional yang berada di Indonesia.

Kegiatan ini telah dihadiri oleh lebih dari 250 orang peserta dan dibuka oleh Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler, Duta besar Andri Hadi.

Dalam sambutannya, Duta Besar Andri Hadi menyampaikan bahwa sebagai tuan rumah bagi sejumlah 269 Perwakilan Asing dan Organisasi Internasional, Indonesia merasakan kehormatan untuk memberikan fasilitasi sesuai dengan prinsip Difficulties, Necessitates,  Facilitation"  dimana pemberian fasilitasi dilakukan sesuai prinsip-prinsip umum yang berlaku secara internasional yang terdapat dalam Konvensi Wina 1961 dan Konvensi Wina 1963 yang juga disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku sesuai hukum nasional di Indonesia yaitu UU Nomor 37 Tahun 1999 Tentang Hubungan Luar Negeri.

Adapun Direktur Fasilitas Diplomatik John Tjahjanto Boestami dalam paparannya mengungkapkan tantangan yang dihadapi oleh Indonesia sebagai host terkait pemberian-pemberian hak-hak istimewa dan kekebalan diplomatik serta volume tugas yang diemban Direktorat Fasilitas Diplomatik cukup tinggi.

Disampaikan juga bahwa Pemerintah telah meratifikasi Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik dan Konvensi Wina 1963 tentang Hubungan konsuler yang merupakan dasar bagi Pemerintah RI dalam melaksanakan hubungan diplomatik dan hubungan konsuler.

Sesuai dengan ratifikasi tersebut, Indonesia berkewajiban untuk mematuhi dan melaksanakan ketentuan yang tercantum dalam kedua konvensi dimaksud. Dalam hal ini Direktorat Fasiltas Diplomatik memiliki tugas  dan fungsi memberikan pelayanan pemberian fasilitas diplomatik kepawa Perwakilan Negara Asing dan Organisasi Internasional.

Terkait dengan  hal-hal tersebut kegiatan diseminasi informasi dan update pemberian hak-hak istimewa dan kekebalan diplomatik bagi seluruh Perwakilan Negara Asing dan Organisasi Internasional memiliki arti penting agar seluruh Perwakilan Negara asing dan Organisasi Internasonal dapat mengetahui hak dan kewajiban yang dimiliki seraya tetap memperhatikan prinsip-prinsip yang berlaku dalam konvesi internasional serta aplikasi asas timbal balik (resiprositas).

​Kegiatan sosialiasi dilanjutkan dengan dengan sesi presentasi dan tanya jawab dengan  menghadirkan sejumlah  nara sumber dari instansi terkait yaitu Korlantas-Kepolisian RI, Otoritas Bandara dan Direktorat  Bea Cukai dan Direktorat Fasilitas Diplomatik-Kemlu RI.(Sumber: Dit. Fasilitas Diplomatik)