Roadshow Diplomasi Ekonomi ke Papua New Guinea dan Fiji

Pada 26 November – 4 Desember 2018 telah dilaksanakan rangkaian kegiatan Roadshow Diplomasi Ekonomi Indonesia ke Papua New Guinea dan Fiji. Delegasi Indonesia diketuai oleh Sekretaris Ditjen Aspasaf dan beranggotakan perwakilan Kementerian/Lembaga RI (Kemenko bidang Kemaritiman, Kementerian ESDM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pariwisata, BUMN (Pertamina, PLN, PT Aneka Tambang, Perum Peruri, PT. PGN, Exim Bank Indonesia) dan pihak swasta (Trust Indonesia, Global solutions limited, dan Audie Pacific).

Kegiatan “Roadshow" Diplomasi Ekonomi ini merupakan bentuk konkret tindak lanjut arahan Presiden RI Joko Widodo yang bertujuan untuk meningkatkan engagement kerja sama ekonomi dan ekspansi pasar produk unggulan Indonesia dan investasi ke pasar non-tradisional prospektif di PNG.

Letak geografis PNG dan Fiji sangat prospektif untuk dijadikan Hub untuk penetrasi pasar Indonesia ke negara – negara Pasifik Selatan lainnya dan juga untuk masuk ke pasar Amerika.

Agenda kegiatan di PNG dan Fiji yang merupakan mitra dagang terbesar Indonesia di wilayah Pasifik Selatan, yakni:

Pertama: Melakukan kegiatan promosi produk unggulan Indonesia melalui market sounding dan bussines match-matching yang melibatkan Pemri, BUMN dan pelaku usaha Indonesia;

Kedua: Policy updates, diskusi yang akan menitik beratkan pada  paparan dari pihak – pihak terkait, baik dari Indonesia maupun dari pihak PNG dan Fiji mengenai berbagai peraturan terkait izin investasi serta fasilitas – fasilitas yang diberikan untuk menunjang investasi, serta best practices pelaku usaha Indonesia yang telah berhasil membangun usahanya di PNG;

Ketiga: Site visit ke proyek-proyek potensial di PNG dan Fiji, serta menjajaki peluang kerja sama yang dapat dibangun antara Indonesia PNG dan Fiji melalui one-on-one meeting dengan pihak terkait. Adapun pihak BUMN seperti PT. PERURI, PT. ANTAM, PGN, dan PLN, serta pelaku usaha Indonesia telah memiliki komitmen bekerja sama dan saling kunjung dalam waktu dekat.

Keempat: Di sela-sela kegiatan kunjungan ke proyek potensial di PNG, dilakukan juga penandatanganan Perubahan dan Pernyataan Kembali Nota Kesepahaman antara Pertamina dan Kumul Potreleum Holdings Limited yang ditandatangani oleh Corporate Marketing Director Pertamina dan Managing Director Kumul Petroleum Holdings Limited. Selain itu juga ditandatangani circular note kerja sama PLN dan PNG Power.

Kegiatan ini merupakan kick-off dari government-private sectors partnership dalam membangun kerja sama dengan negara-negara Pasifik Selatan. Kegiatan ini akan berkesinambungan dengan sejumlah kegiatan yang tidak hanya melibatkan Pemri Pusat, BUMN dan pelaku usaha swasta, tetapi juga Pemda, khususnya Kawasan Timur Indonesia.

Diharapkan pelaksanaan kegiatan ini akan mendorong peningkatan kerja sama  ekonomi  yang konkret dengan Pasifik Selatan, yang mana selama ini masih terkendala oleh minimnya informasi peluang kerja sama dan keterbatasan konektivitas Indonesia dengan PNG dan Fiji. (Sumber: Dit. Astimpas)