Menko Polhukam Minta ASEAN Perkuat Kerja Sama Penanganan Ancaman Lintas Batas

Singapura: Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum, dan Keamanan RI, Wiranto, menggarisbawahi pentingnya kerja sama yang lebih kuat antar Negara Anggota ASEAN dalam menangani ancaman lintas batas. Hal tersebut disampaikan pada Pertemuan Dewan Masyarakat Politik Keamanan ASEAN (ASEAN Political Security Community Council) yang diselenggarakan di Singapura pada 27 April 2018.
 
Adapun ancaman yang dihadapi ASEAN antara lain adalah perdagangan narkotika, terorisme, keamanan siber, dan situasi di Laut China Selatan.

Indonesia juga menyambut baik perkembangan positif di Semenanjung Korea, utamanya diadakannya dialog antara kedua Pemimpin Korea. Selain itu, Indonesia mendorong ASEAN agar dapat menjadi 'motor penggerak' kerja sama antar negara, termasuk dalam mengembangkan arsitektur kawasan di Indo-Pasifik yang terbuka, transparan, inklusif dan menghormati hukum internasional.

Selaku focal point Indonesia untuk kerja sama bidang politik keamanan ASEAN, Menko Polhukam RI memimpin Delegasi RI pada Pertemuan Dewan Masyarakat Politik Keamanan ASEAN didampingi oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno L.P. Marsudi.

Pertemuan Dewan Masyarakat Politik Keamanan ASEAN merupakan bagian dari rangkaian penyelenggaraan KTT ke-32 ASEAN. Dewan ini bertanggung jawab memastikan implementasi Cetak Biru Masyarakat Politik Keamanan ASEAN berjalan dengan baik guna mewujudkan perdamaian dan stabilitas di Kawasan. (sumber: Ditjen KSA)