Bali Democracy Students Conference II: Democracy for Prosperity

​​​​​

Nusa Dua, 5 Desember 2018: Indonesia akan kembali mengadakan Bali Democracy Student Conference yang ke-2 di Bali (6-7 Desember 2018), paralel dengan acara Bali Democracy Forum yang ke-11. 

BDSC mengusung tema yang sama dengan BDF yakni Democracy for Prosperity dan akan menghadirkan 138 mahasiswa dari 57 negara berbeda. 

Menlu RI Retno Marsudi akan membuka BDSC bersamaan dengan BDF dan Bali Civil Society dan Media Forum pada hari Kamis, 6 Desember 2018. 

Delegasi BDSC kemudian akan masuk ke dua diskusi panel bertajuk "Technology, Innovation and the Future of Prosperity" dan "Making Democratic Insititutions and Inclusive Prosperity".

Panelis yang memimpin akan datang dari kalangan mahasiswa sendiri dan datang dari berbagai macam negara, termasuk Sudan, Argentina, Afghanistan, Belgia, Singapura dan tentunya Indonesia. 

Pada hari ke-2, delegasi akan terlibat di presentasi follow up project dari BDSC tahun lalu, yakni "Sekolah Demokrasi Muda Indonesia" yang berlokasi di Pekanbaru dan "Taman Ekspresi" yang berlokasi di Ponorogo. 

BDSC menekankan pada proyek yang nyata, sehingga setelah menyaksikan hasil dari proyek tahun lalu, delegasi akan langsung berdiskusi untuk proyek selanjutnya. 

BDSC akan ditutup bersamaan dengan BDF dan BCSMF dengan presentasi outcome documents dan Chair Statement pada tanggal 7 Desember 2018.​ (Kemlu RI)