Surat Keterangan

KJRI Guangzhou menerbitkan Surat Keterangan untuk berbagai keperluan yang akan digunakan baik di Indonesia maupun di RRT. Jenis-jenis Surat Keterangan yang diterbitkan oleh KJRI Guangzhou adalah sebagai berikut:

A. Surat Keterangan Nikah
Bagi WNI yang tela​h melangsungkan pernikahannya di RRT dan hendak mendaftarkan pernikahannya di Indonesia, KJRI akan menerbitkan Surat Keterangan Nikah yang diperlukan dalam proses pendaftaran pernikahan tersebut. Persyaratan dokumen untuk pengurusannya adalah sebagai berikut:

  1. Surat Keterangan Belum Menikah / Single WNI dari Dukcapil di Indonesia dalam 2 versi (Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin) yang telah dilegalisir oleh Kementerian Hukum dan Ham RI, Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Jakarta (fotokopi); 
  2. Surat N1, N2, N3, N4 dan N5 (diutamakan surat N5 yang berisi persetujuan orang tua WNI yang ditandatangani diatas meterai Rp 6.000,00);
  3. Paspor dan KTP pasangan suami istri (Dokumen asli dan fotokopi); 
  4. Fotokopi Kartu Keluarga dan KTP orang tua WNI; 
  5. Fotokopi KTP mertua (warga Negara Tiongkok);
  6. Mengisi Formulir Pengajuan Surat Keterangan Menikah;   
  7. Foto calon pasangan suami istri (berdampingan);
  8. Akta nikah anda yang diterbitkan oleh Pemerintah Tiongkok (中国结婚证) harus diterjemahkan ke bahasa Inggris dan dinotarialkan (公正) di kantor notaris公证处 tempat anda menikah (mis: anda mencatat pernikahan di kota Guangzhou, maka anda harus ke kantor notaris di kota Guangzhou). Setelah dinotarialkan, dokumen tersebut (公证书) harus dilegalisir oleh FAO setempat (Foreign Affairs Office/Kantor Urusan Luar Negeri Tingkat Provinsi/省外办/外事办公室). Setelah ada legalisir dari FAO setempat, KJRI Guangzhou baru bisa menerima dokumen anda dan melegalisirnya dengan biaya sebesar RMB 173 (fotokopi dokumen 2 set).
  • Penerbitan Surat Keterangan Belum Menikah/Single dan Surat Keterangan Menikah tidak dikenakan biaya/gratis.
  • Provinsi Guangdong, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Provinsi Fujian dan Provinsi Hainan. ​

B. Surat Keterangan Belum Menikah

  1. Surat Keterangan Belum Menikah /Single WNI dari Dukcapil setempat di Indonesia dalam 2 versi (Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin) yang telah dilegalisir oleh Kementerian Hukum dan Ham RI, Kementerian Luar Negeri RI dan Kedutaan Besar Republik Rakyat Tiongkok di Jakarta (Dokumen asli dan fotokopi);
  2. Surat Keterangan Belum menikah /Single WN-Tiongkok yang dinotarialkan di kantor notaris (公证处) setempat dan telah dilegalisir oleh FAO/Foreign Affair Office provinsi setempat (省外办/外事办公室);
  3. Surat N1, N2, N3, N4 dan N5 (diutamakan surat N5 yang berisi persetujuan orang tua WNI yang ditandatangani diatas meterai Rp 6.000,00) serta n​omor telepon/hp orang tua WNI guna untuk dikonfirmasi persetujuannya;
  4. Paspor dan KTP calon pasangan suami istri (Dokumen asli dan fotokopi);
  5. Fotokopi Kartu Keluarga dan KTP orang tua WNI;
  6. Fotokopi KTP calon mertua (warga Negara Tiongkok);
  7. Mengisi Formulir Pengajuan Surat Keterangan Belum Menikah; 
  8. Foto calon pasangan suami istri (berdampingan);
  9. Calon pasangan suami istri harus hadir saat melakukan permohonan penerbitan Surat Single dan bersedia untuk diwawancara oleh staf fungsi konsuler.
  • Penerbitan Surat Keterangan Belum Menikah/Single dan ​​Surat Keterangan Menikah tidak dikenakan biaya/gratis.
  • KJRI Guangzhou hanya melayani penerbitan bagi masyarakat Indonesia yang mencatat pernikahan di 4 Wilayah Kerja yaitu: Provinsi Guangdong, Daerah Otonomi Guangxi Zhuang, Provinsi Fujian dan Provinsi Hainan. ​


C. Surat Keterangan Perceraian

Surat Keterangan Perceraian adalah bukti pencatatan perceraian WNI di RRT yang diterbitkan oleh KJRI. Persyaratan dokumen untuk pengurusannya adalah sebagai berikut:

  1. Salinan Akta Perceraian yang diterbitkan oleh Kantor Catatan Sipil RRT;

  2. Salinan Akta Perkawinan;

  3. Salinan Paspor pemohon;

  4. Mengisi formulir

  5. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Perceraian


D. Surat Keterangan Kelahiran

KJRI menerbitkan surat keterangan ini bagi anak WNI maupun pemegang status  warga negara ganda yang lahir di RRT, yang diperlukan untuk mendaftarkan kelahiran tersebut di Kantor Catatan Sipil di Indonesia. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Kelahiran adalah sebagai berikut:

  1. Akta Kelahiran anak, asli dan salinannya;

  2. Foto anak 1 (satu) lembar, berwarna ukuran 4×6 cm;

  3. Salinan paspor ayah dan ibu dari anak;

  4. Akta nikah orangtua, asli dan salinannya;

  5. Mengisi formulir

  6. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Kelahiran


E. Surat Keterangan Kematian

Surat Keterangan Kematian adalah bukti pencatatan kematian WNI di luar negeri yang diterbitkan oleh Perwakilan Republik Indoensia di negara tempat peristiwa kematian terjadi. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Kematian adalah sebagai berikut:

  1. Salinan akta kematian yang diterbitkan oleh otoritas RRT;

  2. Paspor asli almarhum/ almarhumah;

  3. Salinan kartu identitas almarhum/ almarhumah;

  4. Pembuatan Surat Keterangan Kematian tidak dipungut biaya.


F. Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah

KJRI menerbitkan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah yang diperlukan untuk pengurusan jenazah atau abu jenazah yang akan dimakamkan di Indonesia. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah adalah sebagai berikut:

  1. Salinan akta kematian yang diterbitkan oleh otoritas RRT;

  2. Surat Keterangan dari Funeral Home, yang menerangkan bahwa jenazah almarhum/almarhumah bebas dari penyakit menular;

  3. Paspor asli almarhum/ almarhumah;

  4. Salinan kartu identitas almarhum/ almarhumah;

  5. Pembuatan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah tidak dipungut biaya.


G. Surat Keterangan Pindah

Berdasarkan Pasal 3 (tiga) huruf d Peraturan Menteri Keuangan nomor: 28/PMK.04/2008 tentang Pembebasan Bea Masuk atas Impor Bahan Pindahan, pembebasan Bea Masuk diberikan kepada warga negara Indonesia yang karena pekerjaannya pindah dan berdiam di luar negeri paling singkat 1 (satu) tahun secara terus menerus, yang dibuktikan dengan surat keterangan pindah dan rincian barang yang telah ditandaskan oleh perwakilan Republik Indonesia di negara yang bersangkutan.

Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Pindah adalah sebagai berikut:

  1. Melampirkan daftar barang pindahan dari perusahaan pemindah;

  2. Paspor asli;

  3. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Pindah


H. Surat Keterangan Nama

Surat Keterangan Nama diterbitkan oleh KJRI dalam rangka menjelaskan sistem penamaan yang lazim berlaku di Indonesia dan ketentuan mengenai perubahan nama. Surat keterangan ini lazim dibutuhkan dalam proses pengurusan ke catatan sipil di RRT. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Nama adalah sebagai berikut:

  1. Salinan paspor pemohon;

  2. Mengisi formulir

  3. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Nama


I. Surat Keterangan Hubungan Istimewa

Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Hubungan Istimewa (SKHI) adalah sebagai berikut:

  1. Surat berlogo perusahaan (ASLI, tidak melalui email atau scan), yang berisikan surat permohonjan perusahaan untuk menerbitkan SKHI yang ditandatangani oleh pemilik perusahaan.

  2. Surat pernyataan perusahaan tentang impor barang dari perusahaan rekanan di RRT berlogo perusahaan diatas materai dan ditandatangani pemilik perusahaan. (ASLI, tidak melalui email atau scan)

  3. Distributor/Suplier Agreement yang disahkan dan dilegalisir oleh CCPIT (semacam kadin) dan fotokopi perjanjian tersebut.

  4. Copy SIUPP perusahaan dan rekanan di RRT.

  5. Copy API-U lama.

  6. Copy KTP/Paspor pemilik perusahaan. 

Waktu Pembuatan Surat Keterangan

Setelah seluruh berkas persyaratan dan pembayaran diterima dengan lengkap kami akan memproses permohonan Surat Keterangan Anda pada hari yang sama. Surat Keterangan yang sudah jadi akan dapat diambil pada hari yang sama atau selambat-lambatnya keesokan harinya.


Metode Penyerahan Dokumen

Anda dapat menyerahkan berkas persyaratan permohonan Anda langsung di Loket Konsuler KJRI Guangzhou. Untuk kenyamanan Anda, mohon perhatikan jam buka Loket Pelayanan Konsuler, yaitu Senin-Jumat, pukul 09.00-12.00