Informasi Umum Wilayah Kerja KJRI Frankfurt am Main (Baden- Würtemberg, Bayern, Hessen, Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz, Saarland)

Wilayah kerja KJRI Frankfurt meliputi enam negara bagian yang terletak di sebelah selatan dan barat RFJ. Keenam negara bagian tersebut adalah Baden-Württemberg, Bayern, Hessen, Nordrhein-Westfalen, Rheinland-Pfalz dan Saarland. Secara umum, tiga negara bagian dalam wilayah kerja KJRI yaitu : Bayern, Baden-Württemberg dan Nordrhein-Westfalen merupakan negara-negara bagian yang termakmur di RFJ. Hal ini tercermin dari berbagai indikator ekonomi yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara bagian lainnya. Ketiga negara bagian tersebut memiliki peranan penting sebagai pusat industri, perdagangan, jasa, finansial dan riset serta pusat pengembangan teknologi tinggi.

 

1.     Baden-Württemberg

 

Baden-Württemberg merupakan negara bagian Jerman yang paling makmur, hal ini bisa dilihat dari perdagangan internasional Baden-Württemberg pada tahun 2015 dengan nilai ekspor sebesar 195.988.000 € (16,4% dari total nilai ekspor nasional) dan nilai impor sebesar 155.748.000 € (16,3% dari total nilai impor nasional). Sektor-sektor yang memegang peranan besar dalam perkembangan perekonomian Baden-Württemberg adalah sektor perdagangan umum, industri berat dan sektor jasa telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan pula. Selain itu, sektor lain yang juga dominan adalah R & D-nya. 

 

Pada tahun 2014, negara bagian Baden-Württemberg mempunyai angka pengangguran kedua terendah dibandingkan negara bagian di Jerman lainnya. Angka pengangguran pada tahun 2014 mencapai 4,0 %, namun terjadi penurunan hingga 3,8% pada tahun 2015. Sudah sejak beberapa tahun terakhir peranan sektor industri manufaktur semakin menguat hingga mencapai sekitar seperlima dari output manufaktur Jerman. Baden-Württemberg menjadi lokasi kantor pusat/cabang dari beberapa perusahaan berskala internasional, seperti Daimler, Bosch, Hewlett-Packard, IBM, Porsche, Trumpf, Festo, Herrenknecht dan Zeiss. Namun demikian, UKM di Baden-Württemberg cukup dominan dalam peta industrinya.

 

Nilai ekspor Baden-Württemberg mencapai 16,4% dari seluruh ekspor barang-barang industri Jerman yang berasal dari negara-negara bagian. Industri otomotif merupakan industri yang dominan, seperti Daimler-Chrysler dan Porsche. Sedangkan Bosch, Zahnrad Fabriek Friedrichshafen dan SAP merupakan pemasok utama industri otomotif disini. Industri otomotif lokal menyumbang seperempat dari penjualan nasional di sektor ini. Industri tersebut telah mendorong perkembangan bidang-bidang lain yang terkait seperti metal manufacturing and processing, process technology, rekayasa elektrik dan elektronik, teknologi informasi serta industri gelas dan plastik. Sektor dominan lainnya adalah sektor perdagangan umum, industri berat dan sektor Jasa.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah negara bagian telah mendorong sektor rekayasa genetika, komunikasi interaktif dan media. Lebih dari 17 % angkatan kerjanya saat ini bekerja di industri teknologi tinggi. Sehingga di bidang hi-tech, Baden-Württemberg akan menjadi pesaing utama negara bagian Bayern. Disamping sektor-sektor di atas, industri kimia, peralatan optik, dan perkebunan anggur juga merupakan kontributor penting bagi perekonomian Baden-Württemberg.

 

2.         Bayern/ Bavaria

 

Dalam beberapa tahun terakhir, perekonomian negara bagian Bayern memiliki perkembangan sangat positif, yang untuk sebagian, berada jauh di atas negara-negara bagian lainnya. Dengan nilai eskpor yang mencapai 178.427.000 € dan nilai impor yang mencapai 161.532.000 €, Bayern masih memiliki surplus sebesar 61.895.000 €. Sektor-sektor yang mempunyai peranan besar di negara bagian Bayern adalah Usaha Kecil dan Menengah (UKM), sehingga memperoleh perhatian yang cukup besar dari pemerintah negara bagian. Di samping, sektor pertanian dan kehutanan, sektor industri teknologi tinggi, sektor Industri berat, Jasa, termasuk pariwisata.

 

Sektor utama penyumbang devisa Bayern berasal dari industri manufaktur, khususnya  bidang elektrik dan elektronik, dengan kontribusi lebih dari 25 % GDP. Industri-industri lain yang juga memberikan andil besar pada perekonomian Bayern adalah industri pembuat mesin-mesin (machineries) dan industri mesin-mesin pembangkit listrik dan sistim pendistribusiannya. Sedangkan beberapa sektor industri penting lainnya meliputi industri makanan, industri kimia, broadcasting equipment dan teknik, industri baja, plastik, mesin cetak, tekstil dan peralatan kedokteran. Penghasilan lainnya juga berasal dari sektor pertanian dan kehutanan. Bavaria juga terkenal sebagai penghasil utama bir di Jerman.

 

Disamping industri-industri kuat seperti Siemens, BMW dan Audi, sektor jasa UKM juga merupakan andalan perekonomian Bavaria. Sektor Jasa sebelum dan setelah manufaktur (pre and post manufacturing) mengambil porsi 60% dari GDP-nya. Jasa finansial seperti Asuransi Allianz, München Re.  München juga mendapatkan julukan "Silicon Alps" karena pengembangan teknologi informasi, konsultan teknologi, media sangat berkembang dalam beberapa tahun ini. Disini juga maju dalam hal pengembangan riset dan rekayasa genetika. Di Bayern juga terdapat sarana Photofoltaik terbesar di Jerman. München juga merupakan tempat teknologi kereta api magnet tercepat didunia / Transrapid yang sudah dipakai di Shanghai/ China

 

3.      Hessen

 

Di negara bagian Hessen, dimana terdapat bandara international terbesar di Jerman dan terdapatnya „Kota Perbankan" terbesar di Jerman, yaitu Frankfurt mempunyai sektor jasa sangat dominan (tenaga kerja yang bekerja di sektor jasa: 64%; sektor industri 35%, dan sektor pertanian 1%). Sebagian besar pekerja sektor jasa bekerja di airport, perbankan, pameran (messe) dll. Frankfurt merupakan kota penyelenggara berbagai pameran internasional, seperti "Frankfurt International Book Fair", yaitu sebuah pameran buku terbesar di Jerman bahkan di dunia, yang diselenggarakan setiap tahun, dan Pameran "Frankfurt Motor Show", yang merupakan salah satu pameran trend setter otomotif dunia.

 

Hasil-hasil industri utamanya adalah industri kimia/farmasi (Aventis, Hoechst- Merck, Degusa-Huels dan Ruetgers), industri automotif (VW dan Opel), industri mechanical/machineries dan teknologi transportasi (Thyssen-Henschel-Werke), industri elektrik dan industri konstruksi (Bilfinger & Berger). Nilai perdagangan Frankfurt mendapatkan peringkat ke 5 dari keseluruhan negara bagian Jerman, dengan nilai ekspor sebesar 60.007.000 € dan nilai impor sebesar 83.281.000€.

 

Pada tahun 2015, pertumbuhan ekonomi Negara Bagian Hessen mencapai 5,5%. Jika dibadingkan dengan 10 tahun terakhir, angka pengangguran di Hessen turun drastis sebanyak 5,5% dari 9,7% pada tahun 2005. Kekuatan ekonomi Hessen masih bertumpu pada sektor jasa, khususnya jasa finansial, perbankan serta penyelengaraan pameran. Hessen merupakan pusat industri jasa dan keuangan di Jerman. Sekitar 400 bank nasional dan internasional serta lembaga-lembaga keuangan dari berbagai negara memiliki kantor pusat/perwakilan di kota Frankfurt. Seperti halnya sektor perbankan, pasar modal Jerman, Frankfurt Stock Exchange juga merupakan bursa saham terpenting kedua di Eropa setelah London Stock Exchange. Perdagangan sahamnya dilakukan dengan dua cara, yaitu computerized exchange dan floor trading.

Perekonomian Hessen juga ditopang oleh sektor industri manufaktur yang didukung oleh pengembangan teknologi canggih. Hasil industri utamanya adalah industri kimia/farmasi (seperti Aventis, Merck, Degussa dan Ruetgers), industri otomotif dan suku cadang (Opel dan VW), industri mesin dan teknologi transportasi (Thyssen-Henschel-Werke), serta industri elektrikal.

Selain itu, Hessen juga merupakan penyelenggaraan pameran dagang berskala internasional yang kebanyakan diselenggarakan di kota Frankfurt. Sekitar 40 % pameran internasional Jerman diselenggarakan di Frankfurt.Tiap tahunnya para penyelenggara pameran (Messe) dapat menyelenggarakan sebanyak 49 ragam pameran, dengan jumlah exhibitor sekitar 45.000 (60 % dari luar negeri) dengan jumlah pengunjung sebanyak 2,4 juta (25 % dari luar negeri).

Pada Buku Statistik Tahun 2015 yang diterbitkan oleh  Pemerintah Federal Jerman, disebutkan bahwa kota Frankfurt berada pada urutan pertama sebagai kota yang paling banyak menyelenggarakan pameran dagang internasional di Jerman. Data lengkap penyelenggara pameran tahun 2015 adalah sebagai berikut:

 

Tempat-Tempat Penyelenggaraan Pameran di Jerman

Kota

Jumlah

Pameran

Peserta

Pameran

Frankfurt am Main3637.300
Köln2423.098
Düsseldorf1916.246
München1333.772
Nürnberg1027.147
Hannover1622.584
Berlin610.894
Leipzig56.001
Essen33.357
Hamburg21.769


Sumber: Statistik Bundesamt 2015

 

 

4.      Nordrhein-Westfalen (NRW)

 

Nordrhein-Westfalen merupakan salah satu kekuatan ekonomi terbesar Jerman bila ditinjau dari output ekonominya. Kekuatan perekonomian terutama di NRW adalah industri manufakturing, teknologi media elektronik (multimedia), pusat pengembangan teknologi kelistrikan Jerman, pengembangan teknologi kedokteran, bioteknologi, electronic commerce (e-commerce), energi baru, teknologi lingkungan, serta mengembangkan orientasi baru di bidang industri Information Technology (IT) dan komunikasi. Perekonomian ini juga didukung oleh sektor pariwisata yang juga merupakan tempat penyelenggaraan berbagai pameran bertaraf internasional, terutama di kota Köln dan Düsseldorf. Sekitar 66 % dari total angkatan kerja di NRW bekerja di sektor jasa. Sebanyak 44 dari 100 perusahaan terbesar di Jerman memiliki kantor pusat di negara bagian Nordrhein-Westfalen.

 

Secara historis, negara bagian ini merupakan jantung industri Jerman, khususnya industri besi baja dan batu bara. Sejak 30 tahun yang lalu porsi sektor industri mulai menurun dan mulai digantikan oleh sektor-sektor yang lebih moderen  seperti telekomunikasi, broadcasting dan divesifikasi sektor jasa lainnya. Begitupun dengan sektor Batubara dimana banyak pertambangannya ditutup diganti dengan energi alternatif. Disamping kuat di bidang industri telekomunikasi dan teknologi media elektronik, negara bagian ini juga menjadi pusat tenaga listrik serta pengembangan teknologi kelistrikan Jerman.

 

Negara Bagian ini juga merupakan lokasi utama dari berbagai perusahaan Jepang yang menanamkan modalnya di Jerman. Dari 524 perusahaan Jepang di Jerman yang terdaftar di JIHK (Japanese Chamber of Commerce), sekitar 54,5% persen dari jumlah tersebut berada di NRW. Kebanyakan adalah industri eletronik  multimedia, komputer, mesin, perdagangan, barang-barang konsumtif dan capital goods. Banyak bank dari negeri matahari terbit yang berkedudukan di Düsseldörf. Bahkan kota ini memperoleh julukan Düsseldorf, "Little Tokyo on the Rhine." Bahkan the Japan External Trade Organization (JETRO), sebuah badan nirlaba pemerintah Jepang untuk memajukan perdagangan dan investasi luar negeri, telah membangun kantor utamanya di Düsseldorf.

 

Beberapa industri besar yang berkedudukan di NRW adalah Bayer Leverkusen, VEBA AG, Bertelsmann, EON, RWE, Bayer, Thyssen-Krupp, Ford, Henkel, Deutsche Telekom, DHL, Haribo. Sedangkan perusahaan perdagangan besar yang bermarkas di NRW adalah Metro, Rewe, Tengelmann, Aldi, Karstadt, Haniel, Stinnes and Thyssen Handelsunion. Kota Studio untuk industri film terbesar di Jerman di bangun di Bottrop-Kirchhelen oleh Time Warner. NRW juga mengalokasikan dana milyaran Euro untuk mendukung beberapa sektor yang akan menjadi andalan bagi perekonomian negara bagian ini pada masa yang akan datang. Beberapa sektor andalan tersebut adalah pengembangan teknologi kedokteran, bioteknologi, electronic commerce (e-commerce), energi baru, teknologi lingkungan, serta mengembangkan orientasi baru di bidang industri Information Technology (IT) dan komunikasi.

 

Sektor perdagangannya masih merupakan yang terbesar di Jerman. Sektor industri lain yang cukup penting antara lain meliputi industri kimia/farmasi dan rancang-bangun mesin, metal processing, industri makanan, industri elektronik, otomotif, industri kertas, penerbitan dan percetakan.

 

5.      Rheinland-Pfalz (RLP)

 

Pertumbuhan ekonomi negara bagian Rheinland-Pfalz (RLP) pada tahun 2015 menempati urutan kedua paling belakang di negara bagian wilayah kerja KJRI Frankfurt, setelah Nordrhein-Westfalen (0,0 %), yakni sebesar 1,4 %. Pertumbuhan riil tersebut hampir setara dengan pertumbuhan riil rata-rata nasional Jerman pada tahun 2015, yaitu sebesar 1,7%. Sementara pada angka pengangguran, pada tahun 2015 mengalami kenaikan menjadi 5,2 % (sebesar 4% pada tahun 2014). Pengurangan pegawai perusahaan BASF yang menjadi salah satu tumpuan perekonomian RLP telah memberikan kontribusi besar terhadap kenaikan tingkat pengangguran di negara bagian tersebut. Pada perdagangan internasional, nilai ekspor RLP mencapai 51.320.000 € mempunyai ranking ke 7 di keseluruhan Jerman, dengan nilai surplus sebesar 17.108.000 €.

 

Struktur ekonomi RLP termasuk yang tidak terlalu kuat di wilayah Jerman bagian barat. Perekonomian negara bagian ini bertumpu pada sektor pertanian, termasuk perkebunan anggur, perdagangan umum dan sektor pariwisata. Industri kimia memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap roda perekonomian Rheinland-Pfalz, yakni melalui pabrik kimia BASF (salah satu industri kimia terbesar di Jerman setelah Bayer) dan industri obat-obatan Boehringer Ingelheim. Industri komponen mobil juga merupakan andalan di sektor industri manufaktur. Sektor industri lain yang punya andil terhadap ekonomi setempat adalah metal working, permesinan, karet, plastik dan food processing. Setengah dari output manufaktur berasal dari feedstock dan barang jadi. Sektor pariwisata memberikan sektor terpenting yang memberikan kontribusi pada GDP nasional sebanyak 45% di tahun 2015. Sektor jasa finansial, perdagangan dan transportasi mulai menjadi penting dalam beberapa tahun terakhir.

 

6.     Saarland

 

Saarland adalah sebuah negara bagian di barat daya Jerman dan merupakan negara bagian dengan wilayah terkecil di Jerman, dengan jumah penduduk sekitar 994,300 orang. Adapun ibukota negara bagian, kota terbesar di Saarland adalah Saarbrücken.

Perekonomian negara bagian Saarland tumbuh cukup kuat di periode terakhir, yaitu dengan laju pertumbuhan sebesar 2,4 %. Sementara pada tahun 2015, nilai ekspor Saarland selalu meningkat (3,4%). Tingkat perdagangan Saarland tergolong stabil dan mempunyai annual growth rate dengan trend yang positif. Namun demikian, tingkat pengangguran di Saarland masih tergolong cukup tinggi dibandingkan keenam negara bagian, karena berada diambang batas 2 digit (7,2 %). Sebagai lokasi pertambangan batu bara dan biji besi di Lorraine, ekonomi Saarland pada awalnya digerakkan oleh industri tersebut. Akan tetapi, dengan menurunnya industri batu bara dan baja di Eropa, maka Saarland telah mengalihkan fokus perkonomiannya pada sektor lain, khususnya sektor manufaktur yang mengandalkan pembuatan mesin-mesin industri, rancang bangun mesin, steel-making, metals refining, metalworking dan industri makanan.

 

Walaupun industri berat masih memainkan peran yang cukup penting dan masih disubsidi oleh pemerintah negara bagian, namun kurang dari sepertiga angkatan kerjanya bekerja di sektor ini. Sektor jasa dalam beberapa tahun terakhir menjadi sangat penting. Dalam rangka memodernisasi, pemerintah negara bagian mengalokasikan dana yang cukup besar pada pengembangan infrastruktur riset. Riset yang menjadi primadona meliputi: riset dalam teknologi informasi dan komunikasi, mikroelektronik, teknologi media, teknologi lingkungan hidup dan teknologi produksi inovatif.

​