Hubungan Perdagangan dan Ekonomi Indonesia dengan Wilayah Kerja KJRI Frankfurt


Wilayah kerja KJRI Frankfurt yang terdiri atas 6 (enam) negara bagian dari Republik Federal Jerman merupakan pusat industri, perdagangan, jasa, perbankan/finansial, riset dan pengembangan teknologi tinggi, pendidikan dan kebudayaan Republik Federal Jerman. ​

PERDAGANGAN

 Statistisches Bundesamt (DESTATIS) mencatat nilai perdagangan antara Indonesia dengan ke-enam negara bagian di wilayah kerja KJRI cukup stabil sepanjang 2014-2017.

 Neraca Perdagangan RI – Enam Negara Bagian Wilayah Kerja KJRI Frankfurt​

Negara Bagian2014201520162017
Ekspor2.202.8942.413.4062.283.3862.433.200
Impor 1.574.4411.548.6611.457.7891.487.090
TOTAL NILAI3.777.3353.962.0673.741.1753.920.290
NERACA(+) 628.453(+) 864.745(+) 825.597(+) 946.110

(Nilai dalam ribuan Euro)

Sumber: Statistisches Bundesamt (Destatis), 2017

 

Ekspor Indonesia ke Setiap Negara Bagian Wilayah Kerja KJRI Frankfurt

 

Negara Bagian2014201520162017
Baden-Württemberg343.305451.117417.450391.444
Bayern467.274542.712463.006521.535
Hessen199.321208.411188.289190.862
Nordrhein-Westfalen1.052.4841.092.1961.123.6871.215.887
Rheinland-Pfalz85.18465.41351.21253.478
Saarland55.32653.55739.74259.994
TOTAL EKSPOR2.202.8942.413.4062.283.3862.433.200

(Nilai dalam ribuan Euro)

Sumber: Statistisches Bundesamt (Destatis), 2017

 

Impor Indonesia dari Setiap Negara Bagian Wilayah Kerja KJRI Frankfurt

 

Negara Bagian2014201520162017
Baden-Württemberg385.599469.121399.283388.707
Bayern387.388364.848348.302385.818
Hessen153.189129.311149.841147.701
Nordrhein-Westfalen504.061465.004412.311414.651
Rheinland-Pfalz136.486111.779139.787137.634
Saarland7.7188.5988.26512.579
TOTAL IMPOR1.574.4411.548.6611.457.7891.487.090

(Nilai dalam ribuan Euro)

Sumber: Statistisches Bundesamt (Destatis), 2017


Nilai perdagangan Indonesia dengan ke-enam negara bagian pada tahun 2017 mencapai €3.920.290.000, naik sebesar 4,5% dibandingkan tahun sebelumnya (tahun 2016) yang mencapai €3.741.175.000.  Produk-produk utama Indonesia yang diekspor ke-enam negara bagian tersebut adalah tekstil dan garment, kayu dan produk kayu, serta produk elektronik. Sedangkan impor Indonesia dari ke-enam negara bagian tersebut, berupa mesin-mesin industri, alat-alat elektrik dan elektronik serta kendaraan bermotor.

Potensi untuk meningkatkan nilai dan volume perdagangan antara Indonesia ke-enam negara bagian wilayah akreditasi masih cukup besar. Banyaknya pameran-pameran dagang besar berskala internasional (Messe) untuk berbagai produk yang diselenggarakan secara reguler di kota kota besar di wilayah kerja KJRI Frankfurt dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan ekspor RI ke Jerman.

 

Softcopy Buku Daftar Pameran Internasional di Wilayah Kerja KJRI Frankfurt Tahun 2018 dapat di unduh di sini

 

PARIWISATA

Secara spesifik, perincian data jumlah wisatawan dari ke-enam negara bagian wilayah akreditasi KJRI Frankfurt yang berkunjung ke Indonesia belum tersedia. Namun demikian, Statistik Kementerian Pariwisata RI mencatat bahwa terdapat peningkatan jumlah wisatawan Jerman ke Indonesia dalam beberapa tahun terkahir, yaitu sebanyak 260.586 orang di tahun 2017, dari yang sebelumnya 231.694 orang (2016), 201.202 orang (2015), 184.463 orang (2014), dan 173.470 orang (2013).

Jumlah Wisatawan Asal Jerman ke Indonesia

Dalam  hal promosi pariwisata, KJRI Frankfurt masih melihat adanya peluang yang besar terkait sektor pariwisata. Promosi pariwisata ini, bukan hanya mencakup promosi dan penyediaan paket tujuan wisata ke Indonesia, melainkan juga terdapat peluang untuk mempromosikan produk-produk Indonesia terkait alat-alat rekreasi, seperti peralatan camping, outdoor, sepeda, perlengkapan hiking dan lain-lain yang mutunya telah diakui secara internasional.

 

INVESTASI

 

Secara spesifik, perincian data investasi ke Indonesia dari masing-masing ke-enam negara bagian wilayah akreditasi KJRI Frankfurt belum tersedia. Namun demikian, realisasi investasi Jerman secara seluruhan di Indonesia menunjukkan tren positif yang terus meningkat. Nilai FDI Jerman ke Indonesia menunjukkan peningkatan tajam di tahun 2016 yang juga dijumpai di tahun 2017. Sepanjang periode Januari-September 2017, nilai FDI Jerman ke Indonesia mencapai US$196,2 juta.

 

Realisasi FDI Jerman di Indonesia

Saat ini tercatat lebih dari 400 perusahaan Jerman yang telah menanamkan modal dan beroperasi di Indonesia di sektor industri kimia, obat/obatan, otomotif, mesin, logistik dan jasa keuangan, seperti Adidas AG, Daimler, Siemens AG, Bayer Pharma AG, Evonik AG, Thyssenkrupp GmbH, Schott AG, Allianz, Merck, dan Heidelberg Cement AG.

 

Perusahaan Jerman yang aktif beberapa tahun terakhir dalam berinvestasi di Indonesia antara lain adalah Heidelberg Cement, Fresenius, Volkswagen (VW), Airbus dan Rheinmetall. VW telah memperluas pabriknya di Indonesia untuk menjadi basis produksi bagi kawasan Asia Tenggara. Selain itu, Deutsche Messe telah membuka pusat pameran terbesar di Asia Tenggara, Indonesia Convention and Exhibition (ICE) di kawasan Bumi Serpong Damai.