Surat Keterangan

KJRI Dubai dapat menerbitkan Surat Keterangan untuk berbagai keperluan yang akan digunakan baik di Indonesia maupun di Dubai dan Emirat Utara. Jenis-jenis Surat Keterangan yang diterbitkan oleh KJRI Dubai adalah sebagai berikut:
 
A. Surat Keterangan Nikah
Bagi WNI yang telah melangsungkan pernikahannya di Dubai dan Emirat Utara dan hendak mendaftarkan pernikahannya di Indonesia, KJRI Dubai akan menerbitkan Surat Keterangan Nikah yang diperlukan dalam proses pendaftaran pernikahan tersebut. Persyaratan dokumen untuk pengurusannya adalah sebagai berikut:

  1. Akta Nikah asli yang dikeluarkan oleh Dubai Court atau Pengadilan di Wilayah Emirat Utara, dan telah di legalisasi oleh Kementerian Luar Negeri Persatuan Emirat Arab (PEA), untuk pengajuan dan akan di kembalikan.

  2. Salinan Akta Nikah asli yang dikeluarkan oleh Dubai Court atau Pengadilan di Wilayah Emirat Utara, dan sudah di legalisasi oleh Kementerian Luar Negeri Persatuan Emirat Arab (PEA).;

  3. Salinan paspor masing-masing suami dan isteri, dan Visa Izin Tinggal (Residence Visa) yang masih berlaku;

  4. Mengisi formulir pendaftaran surat keterangan di KJRI Dubai;

B. Surat Keterangan Status Sipil

Surat Keterangan Status Sipil adalah surat yang menerangkan dan menyatakan status perkawinan seseorang (lajang/ kawin/ duda/ janda) yang dibutuhkan sebagai prasyarat untuk melangsungkan pernikahan di Dubai dan Emirat Utara. Persyaratan dokumen untuk pengurusannya adalah sebagai berikut:

  1. Surat Keterangan Status Perkawinan yang diterbitkan oleh KUA atau Catatan Sipil di Indonesia tidak lebih dari 6 (enam) bulan dan telah dilegalisasi oleh Kementerian Hukum dan HAM RI dan Kementerian Luar Negeri RI )*;

  2. Salinan paspor masing-masing suami dan isteri, dan Visa Izin Tinggal (Residence Visa) yang masih berlaku;

  3. Salinan salah satu dari dokumen berikut ini (jika diperlukan):

    • Akta Perceraian bagi yang telah bercerai;

    • Akta Kematian pasangan apabila pasangan sebelumnya telah meninggal.

  4. Mengisi formulir pendaftaran surat keterangan di KJRI Dubai;

C. Surat Keterangan Perceraian

Surat Keterangan Perceraian adalah bukti pencatatan perceraian WNI di Dubai dan Emirat Utara yang diterbitkan oleh KJRI Dubai. Persyaratan dokumen untuk pengurusannya adalah sebagai berikut:

  1. Salinan Akta Perceraian yang diterbitkan oleh Dubai Court dan Emirat Utara dan telah di legalisasi oleh Kementerian Luar Negeri Persatuan Emirat Arab (PEA);

  2. Salinan Akta Perkawinan;

  3. Salinan Paspor pemohon dan Visa Izin Tinggal (Residence Visa);

  4. Mengisi formulir pendaftaran surat keterangan di KJRI Dubai.


 

D. Surat Keterangan Kelahiran

KJRI Dubai menerbitkan surat keterangan ini bagi anak WNI maupun pemegang status  warga negara ganda yang lahir di Dubai dan Emirat Utara, yang diperlukan untuk mendaftarkan kelahiran tersebut di Kantor Catatan Sipil di Indonesia. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Kelahiran adalah sebagai berikut:

  1. Akta Kelahiran anak, asli dan salinannya;

  2. Foto anak 4 (empat) lembar berwarna putih dan 4 (empat) lembar berwarna merah ukuran 4×6 cm;

  3. Salinan paspor ayah dan ibu dari anak dan Visa Izin Tinggal (Residence Visa) yang masih berlaku;;

  4. Akta nikah orangtua, asli dan salinannya yang telah di legalisasi oleh Kementerian Luar Negeri Persatuan Emirat Arab (PEA);

  5. NOC dari pihak suami atau istri untuk memiliki Kewarganegaraan Indonesia.

  6. Mengisi formulir pendaftaran surat keterangan di KJRI Dubai.;

E. Surat Keterangan Kematian

Surat Keterangan Kematian adalah bukti pencatatan kematian WNI di luar negeri yang diterbitkan oleh Perwakilan Republik Indonesia di negara tempat peristiwa kematian terjadi. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Kematian adalah sebagai berikut:

  1. Salinan akta kematian yang diterbitkan oleh otoritas Pemerintah Persatuan Emirat Arab (PEA);

  2. Paspor asli almarhum/ almarhumah;

  3. Salinan kartu identitas almarhum/ almarhumah;

  4. Pembuatan Surat Keterangan Kematian tidak dipungut biaya.


 

F. Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah

KJRI Dubai menerbitkan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah yang diperlukan untuk pengurusan jenazah atau abu jenazah yang akan dimakamkan di Indonesia. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah adalah sebagai berikut:

  1. Salinan akta kematian yang diterbitkan oleh otoritas Pemerintah Persatuan Emirat Arab (PEA);

  2. Paspor asli almarhum/ almarhumah;

  3. Salinan kartu identitas almarhum/ almarhumah;

  4. Pembuatan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah tidak dipungut biaya;

G. Surat Keterangan Pindah

Berdasarkan Pasal 3 (tiga) huruf d Peraturan Menteri Keuangan nomor: 28/PMK.04/2008 tentang Pembebasan Bea Masuk atas Impor Bahan Pindahan, pembebasan Bea Masuk diberikan kepada warga negara Indonesia yang karena pekerjaannya pindah dan berdiam di luar negeri paling singkat 1 (satu) tahun secara terus menerus, yang dibuktikan dengan surat keterangan pindah dan rincian barang yang telah ditandaskan oleh perwakilan Republik Indonesia di negara yang bersangkutan.

Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Pindah adalah sebagai berikut:

  1. Melampirkan daftar barang pindahan dari perusahaan pemindah;

  2. Salinan Paspor asli dan Visa Izin Tinggal (Residence Visa) yang masih berlaku;

  3. Mengisi formulir pendaftaran surat keterangan di KJRI Dubai.


 

H. Surat Keterangan Terjemahan Surat Izin Mengemudi Indonesia

Surat keterangan ini dikeluarkan KJRI Dubai untuk pengurusan SIM di Dubai dan Emirat Utara. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Terjemahan SIM Indonesia tersebut adalah sebagai berikut: 

  1. SIM Asli Indonesia yang masih berlaku (Untuk proses pengajuan dan akan dikembalikan ketika pengambilan);

  2. Salinan SIM Indonesia yang masih berlaku;

  3. Salinan Paspor asli dan Visa Izin Tinggal (Residence Visa) yang masih berlaku;

  4. Mengisi formulir pendaftaran surat keterangan di KJRI Dubai;

  5. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Terjemahan SIM Indonesia sebesar AED. 75.


I. Surat Keterangan Nama

Surat Keterangan Nama diterbitkan oleh KJRI Dubai dalam rangka menjelaskan sistem penamaan yang lazim berlaku di Indonesia dan ketentuan mengenai perubahan nama. Surat keterangan ini lazim dibutuhkan dalam proses pengurusan ke catatan sipil di Dubai dan Emirat Utara. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Nama adalah sebagai berikut:

  1. Salinan Paspor asli dan Visa Izin Tinggal (Residence Visa) yang masih berlaku;

  2. Mengisi formulir pendaftaran surat keterangan di KJRI Dubai;


 

Waktu Pembuatan Surat Keterangan

Setelah seluruh berkas persyaratan dan pembayaran diterima dengan lengkap diserahkan langsung di Loket Konsuler. Kami akan memproses permohonan Surat Keterangan, dan akan selesai dalam 2 (dua) hari kerja.


 

Metode Penyerahan Dokumen

Anda dapat menyerahkan berkas persyaratan permohonan Anda langsung di Loket Konsuler KJRI Dubai. Untuk kenyamanan Anda, mohon perhatikan jam buka Loket Pelayanan Konsuler, yaitu Minggu-Kamis, pukul 09.00-12.00, untuk PENGAJUAN Dokumen, dan pukul 14.00-16.00, untuk PENGAMBILAN Dokumen (kecuali pada saat bulan Ramadhan dan hari libur Indonesia maupun Dubai dan Emirat Utara).

Kecuali bagi pembuatan Surat Kuasa yang harus ditandatangani pemohon langsung di depan petugas Konsuler KJRI Dubai.

 

Metode Pembayaran

Silakan membayar biaya pembuatan Surat Keterangan Anda dengan melakukan pembayaran tunai.