Sign In

Layanan Kekonsuleran ​

Salah satu layanan publik di KBRI Dili adalah layanan kekonsuleran, yang diberikan kepada WNI dan WNA di Timor-Leste. Beberapa layanan yang diberikan antara lain :

    1. Penerbitan Ragam Surat Keterangan
      Berdasarkan PP 49 tahun 2016 biaya kekonsuleran untuk ragam surat keterangan adalah sebagai berikut:
  • Surat Keterangan usaha/bisnis per surat US$ 125.00
  • Surat Keterangan Pindah US$ 0.00 (Gratis)
  • Surat Keterangan Kelahiran US$ 0.00 (Gratis)
  • Surat KeteranganPerkawinan/Pendaftaran Perkawinan US$ 0.00 (Gratis)
  • Surat Keterangan Perceraian US$ 0.00 (Gratis)
  • Surat Keterangan Kematian US$ 0.00 (Gratis)
  • Surat Penetapan Pengangkatan Anak US$ 0.00 (Gratis)
  • Surat Keterangan Barang Pindahan Per Surat US$ 20.00
  • Surat Keterangan Jalan** Per Surat US$ 20.00
  • Surat Keterangan Izin Mengemudi Indonesia US$ 20.00
  • Surat Keterangan Pendidikan Per Surat US$ 0.00 (Gratis) 
  • Surat Keterangan Lain US$ 20.00

    1. Surat Keterangan Kelahiran

Berdasarkan Pasal 29 Undang-Undang No.23 tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan jo Pasal 59, Peraturan Presiden No. 25 tahun 2008 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Perwakilan RI di Dili tidak dapat menerbitkan Akte Kelahiran, namun hanya dapat menerbitkan Surat Kenal Lahir. Surat ini setara diperlakukan setara dengan akte kelahiran di kantor catatan sipil di Indonesia. Adapun persyaratan pengurusan Surat Keterangan Lahir antara lain:

  • Mengisi Formulir di loket konsuler KBRI Dili
  • Melampirkan fotokopi paspor orang tua (ayah dan ibu)
  • Melampirkan fotokopi akte/buku nikah orangtua
  • Melampirkan fotokopi surat kelahiran dari rumah sakit/klinik di negara setempat
  • Melampirkan surat permohonan penerbitan surat kenal lahir
  • Surat Keterangan Kelahiran US$ 0.00 (Gratis)

    1. Surat Keterangan Kematian

Surat Keterangan Kematian WNI diterbitkan oleh KBRI Dili untuk keperluan pengiriman jenazah ke Indonesia dan/atau untuk keperluan pemakaman di wilayah Timor-Leste. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Kematian:

  1. Mengisi formulir di loket konsuler KBRI Dili
  2. Melampirkan surat keterangan kematian dari RS setempat
  3. Melampirkan surat keterangan dosis formalin jenazah di RS setempat
  4. Melampirkan fotokopi paspor jenazah
  5. Biaya surat keterangan kematian gratis US$ 0.00

     
    1. Pernikahan antar Warga Negara Indonesia (WNI) 

Bagi WNI yang akan menikah dengan warga negara Timor-Leste ataupun WNA, agar dapat mengurus surat keterangan sebagai berikut:

  1. Untuk Warga Negara Indonesia
        •  Akte Kelahiran
        •  Surat Keterangan Belum Kawin
        •  Surat Ijin Orang Tua (bagi yang masih di bawah umur)
        •  Kartu Keluarga
        •  Paspor
        •  Kartu Tanda Penduduk (KTP)
        •  Pasfoto ukuran 3x4 sebanyak 3 lembar
  2. Untuk Warga Negara Timor-Leste
        • Kartu Keluarga
        • Paspor
        • Surat Ijin Orang Tua (bagi yang masih di bawah umur)
        • Pasfoto Ukuran 3x4  sebanyak 3 (tiga) lembar
  3. Untuk Warga Negara Asing
     
    1. Surat Keterangan Menikah
            1.  Sesama WNI:  
  • Mengisi formulir di loket konsuler
  • Membawa surat nikah yang dikeluarkan institusi Pemerintah Timor-Leste/Buku Nikah asli
  • Melampirkan fotokopi satu lembar surat nikah atau buku nikah
  • Melampirkan fotokopi satu lembar paspor suami dan isteri
  • Melampirkan fotokopi satu lembar KTP
  • Melampirkan surat kepala desa setempat/domisili (asli)
  • Melampirkan surat permohonan pribadi
     
            1. Pernikahan WNI dan WNA/WNTL
  • Mengisi formulir di loket konsuler
  • Membawa surat nikah yang dikeluarkan institusi Pemerintah Timor-Leste/Buku Nikah asli
  • Melampirkan fotokopi satu lembar surat nikah atau buku nikah
  • Melampirkan fotokopi satu lembar paspor suami dan isteri
  • Melampirkan fotokopi satu lembar KTP
  • Melampirkan surat kepala desa setempat/domisili (asli)
  • Melampirkan surat permohonan pribadi
  • Melampirkan kartu elektoral bagi pasangan WNTL
    1. ​Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) adalah sebagai pengganti Surat Keterangan Kelakuan Baik (SKKB) yang dikeluarkan oleh Polri kepada masyarakat.

Penerbitan SKCK sebagaimana diatur dalam Surat Keputusan Kapolri No. Pol.: SKEP/816/IX/2003 tentang Naskah Sementara Buku Petunjuk Lapangan Penerbitan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), disebutkan bahwa setiap Warga Negara Indonesia (WNI) berhak untuk mendapatkan SKCK dari Polri setempat, dengan ketentuan memenuhi persyaratan administrasi yang telah ditetapkan.

Penerbitan SKCK khusus untuk WNI yang akan bekerja/tinggal menetap di luar negeri, diterbitkan oleh Mabes Polri melalui Atase Polisi KBRI Dili dengan persyaratan:

  1. Mengisi formulir SKCK;
  2. Surat Rekomendasi Catatan Kepolisian dari Polda setempat, sesuai identitas KTP calon pemohon di Indonesia;
  3. foto copy KTP/SIM Indonesia;
  4. foto copy Paspor yang masih berlaku;
  5. foto copy Kartu Keluarga (KK);
  6. foto copy Akta Lahir/Surat Kenal Lahir;
  7. fotokopi Akta Nikah (bagi yang masih terikat perkawinan);
  8. fotokopi Surat Ganti Nama (bagi yang pernah berganti nama);
  9. pas photo berwarna latar belakang merah ukuran 4x6 sebanyak 3 (tiga) lembar;
  10. lembar asli sidik jari yang dibuat di Kantor Kepolisian tempat pemohon berdomisili;
  11. membayar biaya administrasi (PNBP) sebesar Rp.30.000,- (sepuluh ribu Rupiah).

    Untuk memudahkan pengurusan Visa Kerja/Ijin Tinggal di Timor-Leste, SKCK tersebut wajib sudah dimiliki sebelum WNI berangkat ke luar negeri untuk tujuan bekerja/tinggal menetap.
    1. Pencatatan Perceraian

Pencatatan perceraian bagi WNI di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dilakukan pada instansi yang berwenang di negara setempat. Kemudian dilaporkan kepada KBRI Dili/atau KBRI di negara tempat domisili WNI bersangkutan, dengan melampirkan dokumen:

  1. Bukti pencatatan perceraian dari negara setempat
  2. Akta Perkawinan
  3. Fotokopi Paspor RI
    1. Pencatatan Pengangkatan Anak

      Pengangkatan anak WNI oleh Warga Negara Asing (WNA) harus memenuhi syarat sebagai berikut:
  1. Memperoleh izin tertulis dari Pemerintah Negara asal Pemohon melalui kedutaan atau perwakilan Negara pemohon yang ada di Indonesia
  2. Memperoleh izin tertulis dari Menteri Sosial RI
  3. Melalui lembaga pengasuhan anak
     

    Pengangkatan anak WNI diputuskan oleh Pengadilan di Indonesia. Orang tua angkat memiliki kewajiban melaporkan perkembangan anak WNI yang diangkat kepada Perwakilan RI yang terdekat dari domisili mereka di luar negeri. ​
     

--o0o-