Daftar Pejabat dan Staff

Kepala Perwakilan RI, dalam hal ini Konsul Jenderal RI di Davao City, sebagai Kepala Perwakilan mempunyai tugas pokok mewakili, merundingkan, mempromosikan, melindungi kepentingan nasional, Negara, Pemerintah, dan Warga Negara RI di Wilayah Kerja KJRI, yang mencakup Mindanao, Sulu, dan Kepulauan Tawi-tawi.

Dalam menyelenggarakan tugas pokok tersebut, Kepala Perwakilan RI atau Konsul Jenderal RI menyelenggarakan Fungsi:

  1. Perwakilan Pemerintah dalam memperjuangkan kepentingan nasional, Negara, dan Pemerintah Indonesia di Wilayah Kerja KJRI Davao City.
  2. Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia di Wilayah Kerja KJRI Davao City.
  3. Perundingan dengan Pemerintah setempat di Wilayah Kerja KJRI Davao City.
  4. Pelaporan tentang hasil pengamatan, analisis, dan rekomendasi.
  5. Peningkatan hubungan dengan Wilayah Kerja KJRI Davao City.
  6. Pembinaan dan koordinasi dalam pelaksanaan politik luar negeri dan hubungan luar negeri, serta pelaksanaan tugas dan pelayanan administrasi Perwakilan RI.
  7. Pengawasan fungsional dan administrasi di Perwakilan RI.

Konsul Jenderal

Berlian Napitupulu

Fungsi Protokol dan Konsuler

 

Fungsi Konsuler mempunyai tugas pelayanan notariat (legalisasi dokumen), kehakiman dan jasa konsuler serta perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia di Negara Penerima. Sedangkan Fungsi Protokol mempunyai tugas memberikan pelayanan keprotokolan dan mengatur acara-acara yang bersifat resmi di Perwakilan.

 

Kerjasama Indonesia dengan Pemerintah Filipina di bidang kekonsuleran telah berjalan dengan baik. Kerjasama dan kemudahan telah diberikan oleh pemerintah negara akreditasi dalam penyelesaian berbagai kasus hukum dan keimigrasian yang dihadapi oleh WNI baik yang menetap, berkunjung atau sekedar transit baik di Filipina Selatan.

 

Dalam ranga melaksanakan fungsi perlindungan WNI maka KJRI Davao City melakukan pendampingan dalam proses peradilan yang menyangkut WNI di Filipina Selatan, membantu mencarikan pengacara dan bantuan penterjemah, melakukan koordinasi dengan pengacara serta memberikan bantuan obat-obatan dan kebutuhan sehari-hari antara lain seperti beras, keperluan mandi, bahan bacaan dan keperluan serta perlengkapan shalat.

 

Sebagai bagian dari pelaksanaan tugas KJRI di bidang bantuan dan perlindungan kepada para WNI di wilayah akreditasi, serta dalam upaya memberikan pemahaman yang baik mengenai berbagai peraturan kekonsuleran dan keimigrasian serta perlindungan WNI dan BHI, KJRI secara rutin mengadakan sosialisasi dan pelayanan kekonsuleran untuk WNI di Filipina Selatan.

Sekretaris Kedua

Gufron Hariyanto

Fungsi Ekonomi 


Fungsi ekonomi memiliki tugas meningkatkan hubungan dan kerja sama ekonomi antara Indonesia dengan Negara Penerima dan/ atau Organisasi Internasional serta lembaga-lembaga resmi lainnya terutama dalam bidang Perdagangan, Pariwisata dan Investasi.

Dalam kerja sama bilateral Indonesia – Filipina khususnya di bidang ekonomi berbagai perjanjian bilateral di bidang ekonomi telah dibuat dan perjanjian-perjanjian ini memberikan landasan yang kuat bagi berlangsungnya hubungan dan kerjasama ekonomi Indonesia dan Filipina.  Beberapa perjanjian bilateral ekonomi yang dimiliki RI-Filipina antara lain:

  • Air Transport Agreement (1972)
  • Trade Agreement  (1974)
  • Agreement on Forestry (1974)
  • Border Trade Agreement  (1974)
  • Agreement concerning the Promotion and Protection of Investment (2001)
  • MoU on Tourism Cooperation (2001)
  • MoU on Migrant Workers (2003)

Perjanjian bilateral di bidang ekonomi tersebut menjadi dasar dalam segala upaya peningkatan hubungan dan kerja sama ekonomi kedua negara.

Selain itu kedua negara juga melakukan pertemuan secara periodik dalam kerangka Komisi Bersama atau Joint Commission on Bilateral Cooperation (JCBC). Dalam pertemuan JCBC terakhir yang berlangsung di Jakarta pada Februari 2014, kedua negara sepakat untuk memperkuat kerjasama ekonomi di bidang perdagangan, investasi, perikanan, pariwisata, kehutanan, dan energi. Pertemuan Komisi Bersama berikutnya diharapkan akan diselenggarakan di Filipina.

Di bidang perdagangan, volume perdagangan kedua negara terus menunjukkan peningkatan dengan nilai surplus selalu berada di pihak Indonesia. Statistik perdagangan RI – Filipina dalam enam tahun terakhir adalah sebagai berikut:

(Nilai : Ribu US$)
Uraian20132014201520162017Trend(%) 2013-2017Jan-OktPerub.(%) 2018/2017
20172018
TOTAL PERDAGANGAN4.594.346,54.587.568,34.604.760,06.092.678,97.488.942,713,446.067.010,36.595.085,08,70
MIGAS23.155,62.585,17.734,015.630,429.621,525,7629.517,233.830,914,61
NON MIGAS4.571.190,94.584.983,24.597.026,06.077.048,57.459.321,213,446.037.493,16.561.254,18,68
EKSPOR3.816.962,63.887.831,73.921.676,85.270.872,76.629.644,615,135.363.801,65.803.294,38,19
MIGAS18.444,7990,24.654,514.009,729.621,543,2929.517,217.309,4-41,36
NON MIGAS3.798.517,93.886.841,53.917.022,35.256.863,06.600.023,015,115.334.284,45.785.984,98,47
IMPOR777.383,9699.736,6683.083,2821.806,2859.298,23,68703.208,7791.790,712,60
MIGAS4.711,01.594,93.079,51.620,70,0 0,016.521,5 
NON MIGAS772.673,0698.141,6680.003,7820.185,5859.298,23,81703.208,7775.269,210,25
NERACA PERDAGANGAN3.039.578,73.188.095,13.238.593,64.449.066,55.770.346,417,534.660.592,95.011.503,67,53
MIGAS13.733,7-604,81.574,912.389,029.621,5 29.517,2788,0-97,33
NON MIGAS3.025.845,03.188.699,93.237.018,64.436.677,55.740.724,817,484.631.075,75.010.715,78,20

Sumber data : BPS, diolah Pusat Data dan Sistem Informasi, Kementerian Perdagangan

Beberapa produk ekspor andalan Indonesia ke Filipina adalah kendaraan bermotor, bijih tembaga, batubara, kopi dan teh serta lemak dan minyak hewani atau nabati. Selain itu produk dari perusahaan Indonesia telah memasuki pasar Filipina. Di antaranya  PT GS Battery, PT Gajah Tunggal, PT Sosro, PT. Kalbe Farma, Wings Group, Mayora dan Orangtua Group. Selain sejumlah waralaba Indonesia juga telah memasuki pasar Filipina, antara lain J.CO Donuts dan Alfamart.

Sementara itu di bidang investasi, tercatat investasi Filipina di Indonesia selama beberapa tahun terakhir adalah sebagai berikut:

 

TahunNilai InvestasiJumlah Proyek
2014US$ 11,5 juta10
2015US$ 0,14 juta15
2016US$ 31,7 Juta75
2017US$ 73,6 Juta49
2018 (Jan-Sept)US$ 14,98 Juta22

 

Di bidang pariwisata, Filipina menjadi salah satu fokus target pasar wisata Indonesia yang ditandai dengan peningkatan jumlah wisatawan Filipina ke Indonesia setiap tahun. Berdasarkan data dari BPS dan Kementerian pariwisata, jumlah wisatawan Filipina yang berkunjung ke Indonesia dalam beberapa tahun terakhir adalah sebagai berikut :

 

TahunJumlah Wisatawan
2014131.893
2015143.538
2016149.490
2017162.726
2018 (Jan-Agus)142.600

Sekretaris Ketiga

Ely Syafitri Handayani

Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya

Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya (Pensosbud) mempunyai tugas meningkatkan hubungan, kerja sama dan promosi sosial dan budaya antara Indonesia dengan Negara Penerima dan/atau Organisasi Internasional.

Fungsi Pensosbud merupakan unit kerja yang memiliki cakupan kerja terkait dengan people-to-people contact, khususnya antara Pemerintah dan masyarakat Indonesia dengan masyarakat di wilayah kerja KJRI Davao City.

Berbagai kegiatan telah dilaksanakan untuk meningkatkan hubungan bilateral Indonesia dengan wilayah kerja KJRI Davao City, khususnya dalam tataran hubungan antar masyarakat. Kegiatan-kegiatan dalam cakupan tugas Pensosbud KJRI Davao City antara lain adalah kegiatan promosi seni budaya dan pariwisata Indonesia, penanganan dan pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang bersifat sosial, olahraga, kepemudaan, kesehatan, dan berbagai bidang tugas terkait lainnya, serta menerima kunjungan atau permintaan audiensi dari pelajar/masyarakat setempat yang berkunjung ke KJRI Davao City, yang terkait dengan masalah sosial-budaya.

Selain itu, Fungsi Pensosbud juga mengemban tugas penerangan, khususnya terkait dengan pengolahan website/situs resmi KJRI Davao City, serta akun jejaring sosial lainnya untuk proses penyebaran informasi kepada masyarakat Indonesia di Filipina Selatan dan masyarakat setempat. Terkait hal ini, Fungsi Pensosbud KJRI Davao City juga menangani penyampaian berita maupun press release terkait berbagai informasi yang perlu disampaikan kepada media-media setempat di Filipina. Fungsi Pensosbud KJRI Davao City juga menerima berbagai pertanyaan dan permintaan informasi yang masuk, baik melalui sarana telekomunikasi elektronik maupun surat tentang Indonesia, khususnya tentang tempat-tempat wisata di Indonesia serta berbagai hal terkait dengan pariwisata Indonesia.

Dalam kerja sama bilateral antara Indonesia dengan Filipina di  bidang pariwisata, Indonesia dan Filipina memiliki potensi besar untuk mengembangkan kerja sama di bidang ini. Kedua negara telah menandatangani MoU on Tourism pada 12 November 2001. Di bawah kerangka kerja sama tersebut kedua negara menempuh langkah-langkah promosi dan pemasaran bersama.

Untuk memfasilitasi peningkatan arus wisatawan, bisnis dan people-to-people contacts, Indonesia dan Filipina perlu membuka lebih banyak jalur perhubungan udara dan laut. Di bawah kerangka kerja sama dimaksud, kedua negara menempuh langkah-langkah promosi dan pemasaran bersama. Selain jalur penerbangan yang ada, pada tahun 2019 direncanakan akan dibuka jalur penerbangan langsung Davao City - Manado menggunakan Philippines Airlines.

Sekretaris Pertama

Endah Rachmi Yuliarti

Staf Teknis Imigrasi


Berdasarkan UU No. 37 tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri dan UU No. 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian, Staf Teknis Imigrasi pada KJRI Davao City melaksanakan fungsi keimigrasian berupa pelayanan, penegakan hukum, keamanan dan pendukung/fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat Indonesia, serta melaksanakan kebijakan luar negeri Pemerintah Republik Indonesia yang berlandaskan kepentingan nasional Republik Indonesia.

Berkaitan dengan hal tersebut, isu-isu strategis yang dihadapi oleh Direktorat Jenderal Imigrasi memberikan indikasi terhadap situasi yang dihadapi dalam pelaksanaan fungsi yang meliputi pelayanan,  penegakan  hukum,  keamanan  dan fasilitator pembangunan kesejahteraan masyarakat. Fungsi keimigrasian yang spesifik dan bersifat universal dalam pelaksanaannya memerlukan pendekatan sistematis dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang modern, serta memerlukan bentuk struktur organisasi yang inovatif dan responsif dalam menanggapi tuntutan globalisasi. Berkembang dan meningkatnya kejahatan internasional serta kejahatan transnational, seperti imigran gelap, penyelundupan manusia, perdagangan orang, terorisme, narkotika dan pencucian uang. Direktorat Jenderal  Imigrasi  harus  merespon  kondisi  ini  dengan  membangun  dan mengembangkan SIMKIM secara bertahap dan berkesinambungan dalam mendukung  pelaksanaan  fungsi  keimigrasian.

Staf Teknis Imigrasi

Galih Priya Kartika Perdhana

Staf Teknis Polri


Staf Teknis Polri pada KJRI Davao City memiliki tugas untuk membantu Kepala Perwakilan RI dalam menjalankan tugas pokoknya di wilayah akreditasi; memberikan pelayanan kepolisian dan perlindungan pengayoman kepada WNI di wilayah akreditasi; bekerja sama dengan aparat setempat dalam hal penanggulangan kejahatan internasional/transnasional; serta melaksanakan kerjasama pengembangan kapasitas Polri di wilayah akreditasi.

Staf Teknis Polri

Restu Wijayanto

Bendaharawan dan Penata Kerumahtanggaan


Bendaharawan dan Penata Kerumahtanggaan (BPKRT) merupakan Unsur Penunjang  pada Perwakilan RI di luar negeri.

Administrasi dan Keuangan

Iis Karmila

Pejabat Komunikasi


Pejabat Komunikasi merupakan Unsur Penunjang pada Perwakilan RI di luar negeri.

Pejabat Komunikasi

Edi Rahminto

TUGAS POKOK DAN FUNGSI SERTA PERANAN KEPALA SEKOLAH INDONESIA LUAR NEGERI DAVAO (SILN DAVAO)

Kepala Sekolah merupakan padanan dari school principal yang tugas kesehariannya menjalankan principalship atau kekepalasekolahan. Istilah kekepalasekolahan mengandung makna sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi sebagai Kepala Sekolah. Penjelasan ini dipandang penting, karena terdapat beberapa istilah untuk menyebut jabatan Kepala Sekolah, seperti administrasi sekolah (school administrator), pimpinan sekolah (school leader), manajer sekolah (school manajer), dan sebagainya.

Peran, Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah ditegaskan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) No. 6 Tahun 2018 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. Tugas pokok dan fungsi serta peran Kepala Sekolah secara garis besar adalah sebagai berikut:

  1. Tugas Manajerial

     

    Tugas pertama yang dimiliki oleh seorang Kepala Sekolah termasuk Sekolah Indonesia Davao (SID) adalah fungsi manajerial. Fungsi manajerial ini merupakan fungsi penting dari Kepala Sekolah, karena Kepala Sekolah dituntut untuk mampu dan juga handal dalam memanage serta mengatur setiap kegiatan, dan juga perangkat yang berada di dalam lingkungan sekolah tempat dia memimpin.

    Tugas Tugas manajerial ini meliputi aktivitas sebagai berikut:
    1) Menyusun perencanaan SID
    2) Mengelola program pembelajaran
    3) Mengelola kesiswaan
    4) Mengelola sarana dan prasarana
    5) Mengelola personal sekolah
    6) Mengelola keuangan sekolah
    7) Mengelola hubungan sekolah dan masyarakat
    8) Mengelola administrasi sekolah
    9) Mengelola sistem informasi sekolah
    10) Mengevaluasi program sekolah
    11) Memimpin sekolah
  2. Supervisi

    Selain tugas manajerial, kepala SID juga memiliki tugas pokok melakukan supervisi terhadap pelaksanaan kerja guru dan staf SID. Tujuannya adalah untuk menjamin agar guru dan staf bekerja dengan baik serta menjaga mutu proses maupun hasil pendidikan di SID. Dalam tugas supervisi ini tercakup kegiatan-kegiatan:

    1) Merencanakan program supervisi
    2) Melaksanakan program supervisi
    3) Menindaklanjuti program supervisi

    C.Tugas Kewirausahaan


    Di samping tugas manajerial dan supervisi, Kepala Sekolah juga memiliki tugas kewirausahaan. Tugas kewirausahaan ini tujuannya adalah agar sekolah memiliki sumber-sumber daya yang mampu mendukung jalannya sekolah, khususnya dari segi finansial. Selain itu juga agar sekolah membudayakan perilaku wirausaha di kalangan warga sekolah, khususnya para siswa.

     

    Agar bisa melaksanakan tugas yang berat di atas, pemerintah melalaui permendikbud no. 6 Tahun 2018, menetapkan persyratan yang berat bagi calon kepala SILN, yaitu:.
  1. Berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS)
  2. Memiliki pengalaman paling singkat 4 (empat) tahun berturut-turut sebagai Kepala Sekolah,
  3. Sedang menjabat Kepala Sekolah pada satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah atau masyarakat,
  4. Menguasai bahasa Inggris dan atau bahasa negara tempat yang bersangkutan akan bertugas baik lisan maupun tulisan, dan
  5. Memiliki wawasan dan mampu mempromosikan seni dan budaya Indonesia.

     

Peranan Kepala Sekolah Indonesia Davao sangat penting bagi guru-guru dan murid-murid yang keberadaanya berbeda dari guru dan siswa di sekolah Indonesia pada umumnya. Guru di Sekolah Indonesia Davao harus siap mengajar di berbagai jenjang (SD, SMP dan SMA) juga harus siap mengampu atau mengajar berbagai mata pelajaran yang tidak linier dengan background pendidikan sewaktu mereka kuliah. Demikian juga dengan para siswanya. Mereka pada umumnya lahir di Filipina dengan karakter, budaya dan bahasa yang berbeda dengan pelajar yang belajar di Indonesia. Oleh karena itu, Kepala Sekolah SID memiliki tanggung jawab sebagai pemimpin di bidang pengajaran, pengembangan kurikulum, administrasi kesiswaan, administrasi personalia staf, hubungan masyarakat, administrasi school plant, dan perlengkapan serta organisasi sekolah.

Peran Kepala Sekolah Indonesia Davao meliputi:

     1.          Sebagai pelaksana (executive)

Kepala SID adalah Seorang pemimpin yang tidak boleh memaksakan kehendak sendiri terhadap guru, staff dan para siswanya. Ia harus berusaha mengkoordinir dan mengakomodir  kehendak dan kebutuhan guru, staff dan para siswanya, dengan mengacu kepada program atau rencana yang telah ditetapkan bersama

     2.          Sebagai perencana (planner)

Kepala SID yang baik harus pandai membuat dan menyusun perencanaan, sehingga segala sesuatu yang akan diperbuatnya bukan secara sembarangan saja, tatapi segala tindakan diperhitungkan dan bertujuan

     3.          Sebagai seorang ahli (expert)

Kepala SID haruslah mempunyai keahlian terutama yang berhubungan dengan tugas jabatan kepemimpinan yang dipegangnya.

     4.          Mengawasi hubungan antara guru, staff dan para siswanya, (contoller of internal relationship) Menjaga jangan sampai terjadi perselisihan dan berusaha mambangun hubungan yang harmonis.

     5.          Mewakili kelompok (group representative)

Kepala SID harus menyadari, bahwa baik buruk tindakannya di luar akan  mencerminkan baik buruk instansi yang dipimpinnya, yaitu Sekolah Indonesia Davao.

     6.          Bertindak sebagai pemberi ganjaran / pujian dan hukuman

Kepala SID harus membesarkan hati anggota-anggota yaitu guru, staff dan para siswanya

     7.          Bertindak sebagai wasit dan penengah (arbitrator and modiator)

Dalam menyelesaikan perselisihan atau menerima pengaduan antara anggota-anggotanya kepala SID harus dapat bertindak tegas, tidak pilih kasih atau mementingkan salah satu anggotanya

     8.          Pemegang tanggung jawab para anggota kelomponyaknya

Ia haruslah bertanggung jawab terhadap perbuatan-perbuatan anggota-anggotanya yang dilakukan atas nama kelompoknya

     9.          Sebagai pencipta/memiliki cita-cita (idiologist

Seorang pemimpin hendaknya mempunyai kosepsi yang baik dan realistis, sehingga dalam menjalankan kepemimpinannya mempunyai garis yang tegas menuju kearah yang dicita-citakan

 10.          Bertindak sebagai ayah (Father)ayah (father figure)

Tindakan pemimpin terhadap anak buah/kelompoknya hendaknya mencerminkan tindakan seorang ayah terhadap anak buahnya

Dan Peranan yang sangat berbeda dibandingkan dengan Kepala Sekolah yang bertugas di Indonesia, yaitu Kepala Sekolah Indonesia Davao juga Kepala Sekolah SILN lainnya memainkan peranan Soft Diplomacy, yang harus selalu siap mempromosikan seni dan budaya Indonesia.

 

Kepala Sekolah

Agus