Surat Keterangan

KJRI dapat menerbitkan Surat Keterangan untuk berbagai keperluan yang akan digunakan baik di Indonesia maupun di Filipina. Jenis-jenis Surat Keterangan yang diterbitkan oleh KJRI adalah sebagai berikut:


A.      Surat Keterangan Nikah

Bagi WNI yang telah melangsungkan pernikahannya di Filipina hendaknya mendaftarkan pernikahannya di Indonesia, KJRI akan menerbitkan Surat Keterangan Nikah yang diperlukan dalam proses pendaftaran pernikahan tersebut. Persyaratan dokumen untuk pengurusannya adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir permohonan Surat Keterangan (formulir dapat diunduh di sini);
  2. Salinan Akta Nikah yang dikeluarkan oleh Sipil Setempat (Bureau de Civil);
  3. Salinan paspor masing-masing suami dan isteri;
  4. Salinan salah satu dari dokumen berikut ini:
    • Kartu Identitas (Izin Tinggal Filipina);
    • Surat Bukti Domisili
  5. Mengisi formulir pendaftaran diri bagi yang belum terdaftar di KJRI Davao City (formulir dapat diunduh di sini);
  6. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Nikah.

B.      Surat Keterangan Status Sipil

Surat Keterangan Status Sipil adalah surat yang menerangkan dan menyatakan status perkawinan seseorang (lajang/ kawin/ duda/ janda) yang dibutuhkan sebagai prasyaratan untuk melangsungkan pernikahan di Filipina. persyaratan dokumen untuk pengurusannya adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir permohonan Surat Keterangan (formulir dapat diunduh di sini);
  2. Surat Keterangan Status Perkawinan yang diterbitkan oleh KUA atau Catatan Sipil di Indonesia tidak lebih dari 6 (enam) bulan dan telah dilegalisasi oleh Kementerian Hukum dan HAM RI dan Kementerian Luar Negeri RI )*;
  3. Salinan paspor masing-masing pemohon dan pasangan;
  4. Salinan salah satu dari dokumen berikut ini:
    • Kartu Identitas (Izin Tinggal Filipina);
    • Surat Bukti Domisili
  5. Salinan salah satu dari dokumen berikut ini (jika diperlukan):
    • Akta Perceraian bagi yang telah bercerai;
    • Akta Kematian pasangan apabila pasangan sebelumnya telah meninggal.
  6. Mengisi formulir pendaftaran diri bagi yang belum terdaftar di KJRI Davao City (formulir dapat diunduh di sini);
  7. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Status Sipil.

    Catatan:

    * Apabila Surat Keterangan Status Perkawinan dari KUA/Catatan Sipil Indonesia tidak dapat diperoleh karena alasan domisili di Filipina, maka surat tersebut dapat diganti dengan Akta/Surat Pernyataan yang dibuat di depan notaris di Filipina dan kemudian dilegalisasi oleh Kanselerai Kanton Filipina atau Kanselerai KJRI Davao City.

C.      Surat Keterangan Perceraian

Surat Keterangan Perceraian adalah bukti pencatatan perceraian WNI di Filipina yang diterbitkan oleh KJRI. Persyaratan dokumen untuk pengurusannya adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir permohonan Surat Keterangan (formulir dapat diunduh di sini);
  2. Salinan Akta Perceraian yang diterbitkan oleh Sipil Setempat (Bureau de Civil);
  3. Salinan Akta Perkawinan;
  4. Salinan Paspor pemohon;
  5. Salinan salah satu dari dokumen berikut ini:
    • Kartu Identitas (Izin Tinggal Filipina);
    • Surat Bukti Domisili
  6. Mengisi formulir pendaftaran diri bagi yang belum terdaftar di KJRI Davao City (formulir dapat diunduh di sini);
  7. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Perceraian.

D.      Surat Keterangan Kelahiran

KJRI menerbitkan surat keterangan ini bagi anak WNI maupun pemegang status warga negara ganda yang lahir di Filipina, yang diperlukan untuk mendaftarkan kelahiran tersebut di Kantor Catatan Sipil di Indonesia. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Kelahiran adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir permohonan Surat Keterangan (formulir dapat diunduh di sini);
  2. Akta Kelahiran anak, asli dan salinannya;
  3. Foto anak 1 (satu) lembar, berwarna ukuran 4×6 cm;
  4. Salinan paspor ayah dan ibu dari anak;
  5. Akta nikah orangtua, asli dan salinannya;
  6. Salinan salah satu dari dokumen berikut ini:
    • Kartu Identitas (Izin Tinggal Filipina);
    • Surat Bukti Domisili
  7. Mengisi formulir pendaftaran diri bagi yang belum terdaftar di KJRI Davao City (formulir dapat diunduh di sini);
  8. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Kelahiran.

E.      Surat Keterangan Kematian

Surat Keterangan Kematian adalah bukti pencatatan kematian WNI di luar negeri yang diterbitkan oleh Perwakilan Republik Indonesia di negara tempat peristiwa kematian terjadi. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Kematian adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir permohonan Surat Keterangan (formulir dapat diunduh di sini);
  2. Salinan akta kematian yang diterbitkan oleh otoritas Filipina;
  3. Paspor asli almarhum/ almarhumah;
  4. Salinan kartu identitas almarhum/ almarhumah;
  5. Pembuatan Surat Keterangan Kematian tidak dipungut biaya.

F.       Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah

KJRI menerbitkan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah yang diperlukan untuk pengurusan jenazah atau abu jenazah yang akan dimakamkan di Indonesia. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir permohonan Surat Keterangan (formulir dapat diunduh di sini);
  2. Salinan akta kematian yang diterbitkan oleh otoritas Filipina;
  3. Surat Keterangan dari Funeral Home, yang menerangkan bahwa jenazah almarhum/almarhumah bebas dari penyakit menular;
  4. Paspor asli almarhum/ almarhumah;
  5. Salinan kartu identitas almarhum/ almarhumah;
  6. Pembuatan Surat Keterangan Jenazah/ Abu Jenazah tidak dipungut biaya.

G.     Surat Keterangan Pindah

Berdasarkan Pasal 3 (tiga) huruf d Peraturan Menteri Keuangan nomor: 28/PMK.04/2008 tentang Pembebasan Bea Masuk atas Impor Bahan Pindahan, pembebasan Bea Masuk diberikan kepada warga negara Indonesia yang karena pekerjaannya pindah dan berdiam di luar negeri paling singkat 1 (satu) tahun secara terus menerus, yang dibuktikan dengan surat keterangan pindah dan rincian barang yang telah ditandaskan oleh perwakilan Republik Indonesia di negara yang bersangkutan.

Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Pindah adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir permohonan Surat Keterangan (formulir dapat diunduh di sini);
  2. Melampirkan daftar barang pindahan;
  3. Paspor asli;
  4. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Pindah
     

H.     Surat Keterangan Terjemahan Surat Izin Mengemudi Indonesia

Surat keterangan ini dikeluarkan KJRI untuk pengurusan SIM di Filipina. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Terjemahan SIM Indonesia tersebut adalah sebagai berikut: 

  1. Mengisi formulir permohonan Surat Keterangan (formulir dapat diunduh di sini);
  2. Salinan SIM Indonesia yang masih berlaku;
  3. Salinan paspor pemohon;
  4. Salinan salah satu dari dokumen berikut ini:
    • Kartu Identitas (Izin Tinggal Filipina);
    • Surat Bukti Domisili
  5. Mengisi formulir pendaftaran diri bagi yang belum terdaftar di KJRI Davao City (formulir dapat diunduh di sini);
  6. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Terjemahan SIM Indonesia.

I.        Surat Keterangan Nama

Surat Keterangan Nama diterbitkan oleh KJRI dalam rangka menjelaskan sistem penamaan yang lazim berlaku di Indonesia dan ketentuan mengenai perubahan nama. Surat keterangan ini lazim dibutuhkan dalam proses pengurusan ke catatan sipil di Filipina. Persyaratan pembuatan Surat Keterangan Nama adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi formulir permohonan Surat Keterangan (formulir dapat diunduh di sini);
  2. Salinan paspor pemohon;
  3. Salinan salah satu dari dokumen berikut ini:
    • Kartu Identitas (Izin Tinggal Filipina);
    • Surat Bukti Domisili
  4. Mengisi formulir pendaftaran diri bagi yang belum terdaftar di KJRI Davao City (formulir dapat diunduh di sini);
  5. Membayar biaya penerbitan Surat Keterangan Nama.


Waktu Pembuatan Surat Keterangan

Setelah seluruh berkas persyaratan dan pembayaran diterima dengan lengkap — baik diserahkan langsung di Loket Konsuler maupun via pos — kami akan memproses permohonan Surat Keterangan Anda pada hari yang sama. Surat Keterangan yang sudah jadi dan dimohon untuk dikirimkan via pos akan dikirimkan kembali pada hari yang sama atau selambat-lambatnya keesokan harinya.

 

Metode Penyerahan Dokumen

Anda dapat menyerahkan berkas persyaratan permohonan Anda langsung di Loket Konsuler KJRI Davao City. Untuk kenyamanan Anda, mohon perhatikan jam buka Loket Pelayanan Konsuler, yaitu Senin-Jumat, pukul 09.00-12.00 (kecuali pada saat bulan Ramadhan dan hari libur Indonesia maupun Negera Setempat).

Kecuali bagi pembuatan Surat Kuasa yang harus ditandatangani pemohon langsung di depan petugas Konsuler KJRI Davao City, Anda dapat mengirimkan berkas persyaratan Anda melalui pos setelah melengkapi dokumen-dokumen yang disyaratkan ke alamat sebagai berikut:

 

Consulate General of the Republic of Indonesia

P.O. Box 81038

Ecoland Drive Phase IV, Ecoland Subdivision, Davao City, Philippines 8000

 

Pengiriman Kembali Dokumen melalui Pos

Apabila Anda menghendaki agar dokumen Anda dikirimkan kembali ke alamat Anda melalui pos, mohon agar Anda dapat menyertakan amplop balasan yang telah dibubuhi perangko dan dilengkapi alamat jelas pada saat menyerahkan /mengirim berkas/ dokumen.

 

Metode Pembayaran

Silakan membayar biaya pembuatan Surat Keterangan Anda dengan melakukan transfer e-banking dengan menggunakan detail sebagai berikut:

 

Nama BankLand Bank of the Philippines
Atas NamaRPL 018 INDONESIAN CONSULATE GENERAL DAVAO CITY R VS
Nomor Rekening0162-1019-94

 

Apabila Anda hendak melakukan pembayaran dengan menggunakan tunai melalui Kantor Pos, mohon agar diperhatikan bahwa Kantor Pos akan mengenakan biaya administrasi di luar jumlah uang yang akan ditransfer. Apabila tidak dibayarkan secara terpisah, jumlah uang yang ditransfer akan dipotong secara otomatis oleh Kantor Pos. Mohon agar hal tersebut dapat diperhatikan sehingga tidak mengganggu kelancaran proses pembuatan dokumen Anda. Transfer e-banking dalam wilayah Filipina tidak akan dikenai biaya administrasi.

Setelah melakukan transfer biaya pembuatan Surat Keterangan, mohon agar bukti transfer pembayaran dapat dikirimkan bersama persyaratan yang lain.