Konjen RI Davao Fasilitasi Peningkatan Hubungan Dagang Mindanao Filipina Selatan dengan Jawa Timur

​​KJRI Davao City bekerjasama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur telah menyelenggarakan kegiatan Business Matching di Kantor UPT Pusat Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Jawa Timur di Surabaya pada 25 Oktober 2018. Sebanyak delapan orang delegasi bisnis Mindanao yaitu pemilik Dadiangas Glass & Construction Depot Inc dan Home Solutions Depot Plus (distributor bahan bangunan, furniture, peralatan rumah tangga), Star Bright Office Depot (pemasok kertas dan alat-alat perkantoran dan sekolah) yang berbasis di General Santos City serta delegasi bisnis dari provinsi dan kota Zamboanga, bertemu langsung dengan 22 pengusaha JawaTimur di bidang konstruksi bangunan, plywood, logam besi dan batu alam.

Trade Mission ini merupakan bagian dari upaya Diplomasi Ekonomi yang dilancarkan KJRI Davao City guna mendorong peningkatan hubungan dan kerjasama perdagangan Indonesia khususnya Jawa Timur dengan Mindanao. Kami membawa delegasi pengusaha Mindanao ini untuk mempertemukan mereka langsung dengan mitra bisnis yang tepat," demikian penjelasan Konsul Jenderal RI Davao City Berlian Napitupulu dalam sambutan pembukaan pertemuan.

“Kami memanfaatkan kesempatan kunjungan misi bisnis Mindanao ke Trade Expo Indonesia di Tangerang untuk mengunjungi Surabaya sebagai kota industri terbesar kedua di Indonesia dan menemui langsung produsen produk yang diminati para pengusaha Mindanao, sebagai berlangsung dalam one-on-one business meeting di Pusdiklat Disperindag Provinsi Jatim di Surabaya pada 25 Oktober 2018," tutur Konjen Berlian Napitupulu.

Sementara itu, Kepala Bagian Perdagangan Luar Negeri Disperindag Jatim, Saiful, menyatakan bahwa Filipina merupakan negara urutan ke-14 sebagai tujuan ekspor Jawa Timur pada tahun 2017. Berdasarkan data Pusdatin Kemenperin, neraca perdagangan Jawa Timur - Filipina dalam kurun waktu 2014 – 2018 menunjukkan surplus bagi JawaTimur. Pada 2017, total ekspor Jawa Timur ke Filipina sebesar USD 343,03 juta dan Impor Jawa Timur dari Filipina sebesar USD 62,75 Juta sehingga surplus senilai USD 280,28 juta.

Komoditas ekspor Jawa Timur antara lain kertas/karton, bahan kimia organik, sabun dan preparat pembersih, berbaga iproduk kimia, minuman, lemak dan minyak hewan/nabati, makanan olahan, pupuk, minyakatsiri, kosmetik dan tembakau. Sementara komoditas ekspor Filipina ke Jawa Timur yaitu plastic dan barang plastik, tembakau, besi dan baja, bahan kimia organic dan anorganik, olahan dari tepung, mesin listrik dan makanan olahan.

“Usai business meeting, kami dan staf Ekonomi KJRI Davao juga memfasilitasi dan mendampingi pertemuan antara pemilik Home Solutions Depot Plus General Santos dengan pemilik PT Diamond Keramik Industries pada malam harinya di Hotel Bumi Surabaya. Dalam pertemuan tersebut telah dijajaki ekspor produk keramik dan furniture dari anak perusahaan PT Diamond Keramik ke Mindanao. Pertemuan tersebut dilanjutkan dengan kunjungan ke pabrik keramik PT Diamond di Gresik pada 26 Oktober 2018.

Diharapkan melalui pelaksanaan trade mission ini, nilai perdagangan Jawa Timur dan Filipina akan meningkat setelah pengusaha dari kedua negara menindaklanjuti dan merealisasikan komitmen dan transaksi bisnis yang disepakati. Dalam kaitan ini, KJRI Davao City akan terus memonitor tindaklanjut dari transaksi bisnis antara pengusaha Filipina dan Indonesia sebagai hasil kunjungan Trade Mission ke beberapa kota di Indonesia.