Dorong Kerja Sama Perdagangan Jangka Panjang, KJRI Davao City Selenggarakan Business-to-Business Meeting Delegasi Pengusaha

​KJRI Davao City telah menyelenggarakan Business-to-Business (B2B) Meeting dengan tema Promoting Indonesia-Philippine Economic Relations through outcome-oriented Business Network di Hotel Marco Polo, Davao City pada 22 November 2018. Kegiatan dibuka oleh Konsul Jenderal RI Davao City dan dihadiri oleh Datu Abul Khayr Alonto, Secretary of Mindanao Development Authority dan Arthuro Milan, Presiden Davao City Chamber of Commerce and Industry serta 94 orang pelaku usaha yang di antaranya 15 delegasi pengusaha dari Indonesia serta pengusaha dari Kota Davao dan Mindanao yang terdiri dari Kadin setempat, pemilik Mal di Davao, pengusaha hotel dan eksportir serta pelaku usaha dari Davao City dan Mindanao. 

“B2B meeting ini bukan kegiatan yang output oriented namun dipastikan adalah outcome oriented. Target kerja sama perdagangan yang terjalin diupayakan berlangsung jangka panjang, berkelanjutan dan pada akhirnya meningkatkan muatan kapal Ro-Ro DavaoGeneral Santos-Bitung yang diluncurkan Presiden Duterte dan Presiden Jokowi di Davao City pada April 2017 lalu” demikian penjelasan Konsul Jenderal RI Davao City Berlian Napitupulu dalam sambutan pembukaan kegiatan B2B meeting. 

Sementara Datu Abul Khayr Alonto, Secretary of Mindanao Development Authority (Badan Perencanaan Pembangunan Mindanao) menyampaikan apreasiasinya terhadap KJRI Davao City yang terus menyelenggarakan berbagai upaya konkret peningkatan kerja sama perdagangan kedua negara seperti pelaksanaan B2B meeting kali ini dan berbagai expo yang diselenggarakan oleh KJRI Davao City.

“Looking at how economic cycle happens, accross the globe, the current trends need private sector’s strategic proactiveness and new innovations, while Governments are challenged to provide support with these kind of activities and strengthen its enabling business regulations and environment for ease doing business” ungkap Secretary Alonto dalam message of support-nya. 

KJRI Davao sejak tahun 2017 sampai November 2018 telah menyelenggarakan 12 (dua belas) rangkaian pameran dagang dan promosi seni budaya Indonesia di Filipina Selatan dimana 6 (enam) di antaranya merupakan solo trade expo yang diselenggarakan secara mandiri oleh KJRI Davao City. Selain itu, KJRI Davao City juga secara aktif menyelenggarakan forum bisnis dan misi dagang di Indonesia maupun Mindanao. Salah satunya adalah pada 23 – 28 Oktober 2018 lalu, Konjen RI telah memimpin misi dagang 25 pengusaha Mindanao ke Jakarta, Tangerang, Surabaya dan Balikpapan. 

Konjen RI juga menyampaikan bahwa delegasi pengusaha Indonesia siap untuk menerima mitra potensial di Filipina khususnya untuk memasarkan produknya di Mindanao. Dengan berbagai kegiatan promosi seperti B2B meeting dan pameran dagang maka akan terjadi peningkatan nilai ekspor perdagangan langsung dari Indonesia ke Mindanao.

Kegiatan B2B meeting tersebut merupakan rangkaian dari kegiatan the 2nd Indonesia Manufactured Product Expo 2018 di Abreeza Mall yang akan diselenggarakan pada 23 – 25 November 2018. IMPE menampilkan produk-produk manufaktur unggulan dari 21 perusahaan Indonesia yang potensial untuk dipasarkan di Filipina. Mereka adalah major player maupun potential player di bidang konstruksi dan bahan bangunan, kendaraan, automotive spareparts, houseware, mesin dan peralatan pertanian, produk kesehatan dan kecantikan, minyak wangi, batik dan sejumlah produk manufaktur lainnya.​ (Sumber: KJRI Davao City)