Cabo Verde Tawarkan Kerja Sama Pembangunan Zona Ekonomi Eksklusif kepada Indonesia

​Menteri Integrasi Regional Republik Cabo Verde, H.E. Mr. Julio Herbert Lopes menawarkan kerja sama pembangunan Zona Ekonomi Eksklusif kepada Pemerintah Indonesia pada saat pertemuannya dengan Duta Besar RI Dakar, Mansyur Pangeran di Hotel Pullman Dakar, tanggal 5 Oktober 2018. Pertemuan tersebut diinisiasi Menteri Lopes saat kunjungannya ke Dakar, dengan mengundang Dubes Mansyur untuk menjajaki kerjasama yang riil kedua Negara, dalam rangka penguatan dan peningkatan kerjasama bilateral.

Menteri Lopes menyampaikan bahwa saat ini, Cabo Verde tengah meningkatkan pembangunan ekonominya dengan merancang dan memetakan berbagai kebutuhan nasional seperti pembangunan infrastruktur jalan, renovasi gedung peninggalan sejarah dan budaya, pelabuhan, pengembangan airport, jembatan, perumahan, water reservoirs, transportasi laut dan udara, kelautan dan perikanan, pariwisata, sarana pendidikan, kesehatan dan sosial, serta Casino. Selain itu, Pemerintah Cabo Verde juga akan mengalokasikan salah satu pulaunya, yaitu Sao Vincente, sebagai Zona Ekonomi Eksklusif di Cabo Verde, dan mengundang berbagai negara termasuk Indonesia untuk ikut serta dalam proyek pembangunan tersebut melalui kerjasama investasi yang saling menguntungkan.

Sebagai langkah awal, Menteri Lopes juga mengundang Dubes RI Dakar dan pengusaha Indonesia ke Praia untuk menjajaki kerja sama dan melakukan kunjungan lapangan serta membuat MoU sebagai payung hukum kerjasama kedua negara.

Dubes Mansyur menanggapi secara positif usulan kerjasama tersebut yang merupakan kesempatan baik dalam mengembangkan pasar dan promosi Indonesia di Afrika. Dubes juga menambahkan bahwa kerja sama perdagangan kedua negara yang relatif kecil juga perlu ditingkatkan.

Untuk itu, Dubes Mansyur memaparkan berbagai potensi dan peluang yang dapat dikerjasamakan, terutama untuk produk industri strategis Indonesia antara lain pesawat CN-235 dari PT. DI dan Kapal Feri buatan PT. PAL Indonesia. Selain itu, untuk mempromosikan produk-produk unggulan ekspor Indonesia tersebut, juga akan diselenggarakan Bisnis Forum di Praia, Cabo Verde bulan Nopember 2018 dengan mendatangkan para pengusaha Indonesia pada kegiatan tersebut.

Cabo Verde merupakan negara kepulauan dengan sepuluh pulau utama dan memiliki potensi kekayaan alam dan salah satu tujuan wisata dunia. Kondisi politik yang stabil menjadikan negara tersebut aman sehingga dapat diperhitungkan salah satu mitra potensial perdagangan dan investasi. Selain itu, Cabo Verde juga memiliki kontur kedalaman laut yang memungkinkan menjadi Hub-Tranportasi laut di Afrika dibandingkan dengan negara-negara tetangganya.​