World University Debate Championship (WUDC) 2019: Indonesia Berhasil Masuk Grand Final dan Rebut Gelar Best Speaker

Cape Town, Afrika Selatan: Tiga Tim Indonesia dari Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Bina Nusantara (Binus) yang disponsori oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti), bersama dengan tim Indonesia lainnya dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sriwijaya, Universitas Padjadjaran dan Universitas Parahyangan telah mengikuti World University Debate Championship (WUDC) di Cape Town pada tanggal 28 Desember 2018 -  3 Januari 2019. Dua tim Indonesia berhasil masuk ke babak Grand Final dan merebut gelar Best Speaker untuk kategori English as Foreign Language (EFL).

Dua tim Indonesia dari ITB A (Vincentius Michael dan Ahmad Kushay) dan Binus B (Felix Kurniawan dan Everild Agnes) berhasil masuk ke babak Grand Final bersama dengan tim dari Keio A (Jepang) dan tim dari Rosario B (Kolombia), terpilih dari 37 tim yang berpartisipasi di bawah kategori EFL. Para Grand Finalist merupakan empat tim yang berhasil melalui sembilan babak permulaan, babak 16 besar, dan babak semi-final.

Sementara itu, tiga orang dari Indonesia berhasil merebut gelar Best Speaker di bawah kategori EFL yang terpilih dari sekitar 533 peserta. 

WUDC merupakan kompetisi debat internasional terbesar di dunia yang telah dimulai sejak tahun 1981, dan diikuti oleh berbagai universitas di dunia dengan format British Parliamentary Debate (terdiri dari delapan orang yang terbagi ke dalam empat tim). Debat dibagi ke dalam dua kategori yakni EFL dan English as Second Language (ESL). Untuk tahun 2019, Universitas Cape Town menjamu sekitar 267 tim dari seluruh dunia. Penyelenggaraan WUDC mendatang pada ahun 2020 akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand.