PKS Menangkan Pemilu DPRI RI DI Mesir

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

PPLN Cairo bekerjasama dengan berbagai pihak lainnya telah menyelenggarakan Pemilihan Umum (Pemilu) DPR RI di Mesir pada hari Kamis (9 April 2009) bertempat di KBRI Cairo Garden City. Dengan jumlah calon pemilih dalam DPT 5,084 orang, PPLN menyediakan 2 (dua) TPSLN (Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri) masing masing TPSLN I Gedung Balai Budaya dan TPSLN II Taman Wisma Duta KBRI Cairo.

Kegiatan Pemilu DPR RI di Mesir serentak dimulai pada pukul 07.30 WK dengan terlebih dahulu melakukan pengambilan sumpah anggota KPPSLN di kedua TPSLN. Setelah pembukaan sidang, Dubes RI Cairo, A.M Fachir menjadi pemilih pertama untuk TPSLN I, sementara istri Dubes RI Cairo, Yasmin Fachir, menjadi pemilih pertama untuk TPSLN II, dan diikuti oleh anggota masyarakat lainnya. Sebagai bagian dari upaya bersama menyukseskan Pemilu DPR tersebut, KBRI Cairo memberikan bantuan fasilitasi penjemputan (transportasi) bagi pemilih baik yang berada di Cairo maupun di luar Cairo (Aleksandria, Zagazig, Thanta, Damanhur, Taffahna, dll), serta bantuan konsumsi bagi para pemilih. Untuk wilayah Cairo, KBRI Cairo menyediakan 12 bis besar pariwisata guna mengangkut ribuan pemilih yang mayoritas adalah mahasiswa Indonesia, dengan total penjemputan lebih dari 48 kali. Tidak heran, calon pemilih begitu antusias mengikuti kegiatan Pemilu, dan bahkan banyak diantara mereka datang dengan anggota keluarga.

Dalam kegiatan tersebut, PPLN juga menyediakan counter informasi yang ditujukan untuk memperlancar alur pemebrian suara termasuk informasi TPSLN, layanan undangan surat suara, hingga informasi jadwal kedatangan dan keberangkatan bis jemputan. Selain itu, sebagai upaya mempersiapkan pemilihan Presiden Indonesia mendatang, counter informasi juga menerima pengajuan nama calon pemilih untuk melengkapi DPT Pemilu Presiden mendatang.

Guna memberikan kesempatan bagi para pemilih untuk memberikan suaranya dalam Pemilu DPR RI tersebut,PPLN menetapkan waktu penutupan pemungutan suara diperpanjang hingga pukul 17.00 WK. Total pemilih pada kegiatan tersebut mencapai 3,072 pemilih (dengan rincian TPSLN I berjumlah 1,562 pemilih dan TPSLN II berjumlah 1, 510 orang). Dengan demikian, prosentase pemilih mencapai lebih dari 60%. Ketua PPLN Cairo, Muhammad Abdullah menyatakan kepuasannya, khususnya capaian kedatangan pemilih yang telah melebihi target 50% DPT.

Penghitungan suara dilakukan mulai pukul 19.30 WK di kedua TPSLN dengan dihadiri oleh Pengawas Pemilu (Waslu) LN, perwakilan 5 partai politik Indonesia dan masyarakat umum. Penghitungan suara memakan waktu cukup lama dan baru selesai satu hari setelahnya (Jum’at, 10 April 2009) pukul 07.00 WK. Dubes RI Cairo juga memberikan perhatian lebih dalam proses penghitungan ini dengan memantau kegiatan dari waktu ke waktu dan memberikan support khususnya bagi panitia dan seluruh pihak yang "begadang" dalam proses penghitungan suara.

Dari hasil penghitungan di kedua TPSLN, PKS berhasil menjaring suara terbesar, mencapai 1658 suara (53,9%), di susul PKNU 514 suara (16%), Partai Demokrat 355 suara (11,5%) , Partai Golkar 133 suara (4%), PAN 56 surat suara (1%), disusul beberapa partai lainnya. Jumlah surat suara tidak sah mencapai 115 suara, dan telah diterima pula 5 orang pemilih tambahan (pindah). Panitia KPPSLN dan seluruh saksi telah menyepakati dan menuangkan hasil pelaksanaan Pemilu DPR RI dalam sebuah berita acara dan menyampaikannya ke PPLN sebagai laporan hasil pelaksanaan penyelenggaraan Pemilu.

Kegiatan Pemilu DPR RI tersebut juga cukup menarik perhatian warga Mesir dan mendapatkan liputan dari mass media setempat baik TV maupun media cetak. Beberapa masyarakat Mesir juga menyatakan kekagumannya dengan semangat pemerintah Indonesia untuk memberikan pelayanan serta menjamin hak-hak politik, termasuk hak memberikan suara bagi warga Negara yang berdiam di luar negeri.