LANGKAH KBRI CAIRO DALAM UPAYA PERLINDUNGAN WNI DI MESIR (Per 26 Agustus 2013)

8/27/2013

 

?

PRESS RELEASE

No: SE.006/VIII/2013/PENSOSBUD

 

LANGKAH KBRI CAIRO DALAM UPAYA PERLINDUNGAN WNI DI MESIR

(per 26 Agustus 2013)


1.   Pemerintah Mesir telah mengubah ketentuan jam malam (curfew) sejak 24 Agustus 2013 menjadi pukul 21:00 – 06:00, kecuali hari Jum’at, tetap pukul 19:00 – 06:00; yang diberlakukan di 14 Provinsi di Mesir, yaitu Cairo, Giza, Alexandria, Suez, Ismailia, Assiut, Sohag, Beni Suef, Minya, Beheira, Sinai Utara, Sinai Selatan, Fayoum and Qena.

 

2.    Pengurangan waktu jam malam dimaksud adalah seiring dengan menurunnya intensitas gejolak terhadap keamanan Mesir, dan sedikit banyak menggambarkan kondisi keamanan Mesir yang sejauh ini mulai membaik. Dalam kaitan ini, dan seiring dengan itikad baik lembaga pendidikan Al Azhar serta Pemerintah Mesir yang bertekad untuk menjaga keamanan dan keselamatan para WNI, Pemerintah RI memandang bahwa untuk saat ini tidak ada urgensitas kebijakan relokasi/evakuasi WNI dari Mesir.  

 

3.    Berkaitan dengan kondisi tersebut, KBRI Cairo tetap mengimbau kepada seluruh WNI di Mesir untuk:

 

           a)    TIDAK MELANGGAR ketentuan jam malam;

           b)    TIDAK TERLIBAT dalam politik dalam negeri Mesir baik dalam lisan, tulisan maupun aksi;

           c)    Selalu membawa identitas diri yang masih berlaku apabila melakukan aktifitas di luar rumah pada waktu-waktu di luar jam malam;

           d)    Tetap waspada keamanan diri dan keluarga, serta menjaga kontak antarWNI dan dengan KBRI Cairo.

 

4.    KBRI Cairo akan terus melakukan pemutakhiran data sekaligus kelengkapan dokumen yang masih berlaku pada WNI, agar setiap WNI memegang dokumen diri yang lengkap dan sah. KBRI mengimbau kepada masyarakat Indonesia di Mesir yang belum memiliki dokumen lengkap agar segera mengurus ke Kantor Konsuler (Nasr City) selain juga segera memperbarui kartu identitas yang hampir/sudah habis masa berlakunya. Pemutakhiran data dan pembaruan kartu identitas diperlukan tidak hanya untuk masa-masa krisis ataupun kepentingan relokasi/evakuasi, namun terlebih penting adalah sebagai bagian dari elemen perlindungan WNI di Mesir.

 

5.    Sehubungan dengan keinginan WNI, khususnya para mahasiswa, untuk kembali melanjutkan agenda kegiatan/aktifitas terutama yang bersifat sosial/massal, harap melakukan koordinasi intensif dengan KBRI Cairo dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, demi menjamin keamanan/keselamatan WNI.

 

6.    Dalam kaitan upaya terus menerus KBRI Cairo dalam memberikan perlindungan kepada WNI di Mesir, KBRI Cairo terus membuka layanan hotline perlindungan WNI di nomor +201022229989/ +201015185795/ +20227947200/ +20227947209. KBRI Cairo juga membuka saluran khusus pelayanan informasi kondisi terkini Mesir di nomor +201017106555.  

 

Press Release disampaikan dalam memenuhi upaya terus menerus KBRI Cairo dalam meningkatkan perlindungan WNI di Mesir, dan akan dilakukan update dari waktu ke waktu mengikuti perkembangan kondisi keamanan di Mesir. 


Cairo,  26 Agustus 2013

 

Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Cairo