EDARAN: PENGURUSAN PERPANJANGAN IZIN TINGGAL PELAJAR/MAHASISWA INDONESIA DI MESIR SECARA KOLEKTIF (PROGRAM ISTIQOMAH) TAHUN 2014

2/12/2014

 

?E D A R A N

No. :   SE.102/II/2014/PROTKONS

 PENGURUSAN PERPANJANGAN IZIN TINGGAL PELAJAR/MAHASISWA INDONESIA

DI MESIR SECARA KOLEKTIF (PROGRAM ISTIQOMAH) TAHUN 2014

Untuk mengantisipasi kepadatan dalam proses perpanjangan izin tinggal (iqâmah) bagi pelajar/mahasiswa Indonesia di Mesir, KBRI Cairo bekerja sama dengan Kantor Imigrasi Buuts, PPMI, dan Kekeluargaan kembali membuka program pengurusan perpanjangan izin tinggal pelajar/mahasiswa Indonesia secara kolektif (Program Istiqomah), dengan perincian sbb.:

1.    Program Istiqomah dibuka bagi para pelajar/mahasiswa yang sedang melanjutkan pendidikan di Ma’had/Universitas Al-Azhar, yang perlu mengurus perpanjangan izin tinggalnya di Kantor Imigrasi Buuts, dan akan dilaksanakan paling lambat sampai akhir bulan April tahun 2014.

2.    Adapun persyaratan yang diperlukan yaitu:

a.    Telah lapor pendidikan tahun ajaran 2013/2014;

b.    Memiliki tashdiq/surat keterangan belajar tahun ajaran 2013/2014 dari Ma’had/Universitas Al-Azhar Cairo (1 lembar asli);

c.    Formulir yang diisi lengkap oleh pemohon (formulir dapat diambil di PPMI/Kekeluargaan);

d.    Paspor asli dan salinannya (halaman identitas, halaman amandemen [bila ada], halaman visa/izin tinggal terakhir, dan stempel kedatangan terakhir di Mesir) masing-masing 1 lembar;

e.    Bagi pemegang paspor baru (perpanjangan karena habis masa berlaku), di samping menyerahkan paspor asli lama dan baru, yang bersangkutan juga perlu melampirkan salinannya sebagaimana tertulis pada poin 2.d. masing-masing 2 lembar;

f.     Foto sebanyak 1 lembar ukuran 4x6 (warna latar belakang bebas);

g.    Biaya administrasi sebesar EGP 13.50 (biaya materai/damgah).

3.    Dalam pengurusan Program Istiqomah dimaksud, KBRI tidak mengenakan biaya apapun, dan pelajar/mahasiswa yang akan mengurus perpanjangan izin tinggalnya hanya membayar biaya administrasi sebagaimana disebutkan pada butir 2.g. di atas.

4.    Bagi pelajar/mahasiswa yang telah mengajukan perpanjangan izin tinggal secara pribadi, dapat menggunakan fasilitas Program Istiqomah ini untuk proses mendapatkan stempel izin tinggal dengan menyerahkan paspor asli dan biaya materai sebesar EGP 3.50.

5.    Mekanisme pengumpulan paspor dan berkas sebagaimana dimaksud pada poin 2 dan 4 akan dikordinasikan oleh PPMI dan Kekeluargaan. Namun apabila sangat mendesak, maka KBRI mempersilahkan kepada pelajar dan mahasiswa yang ingin mengikuti Program Istiqomah untuk langsung datang ke Loket Pelayanan Konsuler Nasr City dan menemui petugas terkait pada jam 10.00 – 13.00 setiap hari kerja.

6.    KBRI juga menghimbau seluruh pelajar/mahasiswa WNI untuk menjaga citra bangsa dan negara Indonesia dengan menaati peraturan/hukum yang berlaku di Mesir. Bagi pelajar/mahasiswa yang ingin mengurus perpanjangan izin tinggalnya secara mandiri, diharapkan agar menghindari menggunakan jasa “calo” atau oknum lainnya yang tidak bertanggung jawab. Apabila diketahui dalam pelaksanaannya terdapat pelajar/mahasiswa yang menjadi “calo”, maka KBRI tidak akan segan-segan mengambil tindakan yang diperlukan. Bagi siapa yang menggunakan jasa lain diluar KBRI, maka KBRI tidak bertanggung jawab atas semua masalah yang ditimbulkannya. Bagi pelajar/mahasiswa yang mengetahui adanya praktek percaloan dalam pengurusan izin tinggal pelajar/mahasiswa, diharapkan dapat melaporkan hal tersebut kepada KBRI.

 

                                                KBRI Cairo, 11 Februari 2014