Serangan Teror di Brussel, 22 Maret 2016

3/22/2016

PRESS RELEASE

No. V/PEN/III/2016

Serangan Teror di Brussel, 22 Maret 2016

 

  1. Selasa, 22 Maret 2016 sekitar pukul 8 pagi waktu setempat telah terjadi dua ledakan di main departure hall di Bandara Zaventem, Brussel. Menyusul ledakan, otoritas bandara telah mengamankan lokasi, mendirikan crisis center, dan mengkonfirmasikan bahwa ledakan merupakan bom bunuh diri. (Catatan: jarak Bandara-KBRI Brussel sekitar 10 km atau 15 menit dengan kendaraan).

     
  2. Saat ini Bandara Zaventem dalam status "lockdown" dan seluruh penerbangan dialihkan baik ke Bandara Antwerpen/ Liege/ Charleroi/ Amsterdam/ maupun Oostende. Kereta jarak jauh (Eurostar) dan jalur kereta bawah tanah dipastikan tidak beroperasi dan perbatasan Perancis dan Belgia dinyatakan ditutup. 

     
  3. Satu jam setelah ledakan di Bandara Zaventem, dilaporkan terjadi ledakan di salah satu gerbong kereta di stasiun metro Maelbeek (14 km dari Zaventem dan 6.5 km dari KBRI Brussel). Stasiun metro ini terletak berdekatan dengan kawasan Komisi Eropa dan Parlemen Eropa. Peristiwa ini menyebabkan stasiun pusat kereta dievakuasi dan ditutupnya akses lalu lintas. Untuk sementara, transportasi umum  di Brussel dinyatakan tidak beroperasi.  

     
  4. Pemerintah Belgia telah menetapkan status siaga 4 (paling berbahaya – satu tingkat sebelum darurat militer) untuk seluruh wilayah Belgia. Selain itu, pemerintah menghimbau agar warga menjauhi tempat keramaian, jalur transportasi umum dan pusat kota. Di samping itu, prioritas pemerintah saat ini ditujukan untuk menangani korban dan memastikan kondisi keamanan.

     
  5. Dilaporkan otoritas setempat, sejauh ini, 34 korban tewas akibat pemboman, 20 orang akibat ledakan di stasiun kereta api dan 14 orang di bandara (data pukul 13:29 waktu setempat). Sementara semua institusi Uni Eropa membatalkan pertemuannya yang dijadwalkan berlangsung hari ini

     
  6. Warga di Brussel dihimbau untuk tetap berada di tempat dan tidak melakukan aktivitas berlebih. Crisis centre Belgia menghimbau masyarakat agar tidak menggunakan jalur telepon untuk berkomunikasi guna membebaskan jaringan telekomunikasi. Masyarakat dihimbau untuk menggunakan social media dan mengirim pesan saja.

     
  7. Bandara Zaventem Brussel, membuka call center untuk mengetahui keberadaan keluarga dan teman, yaitu pada nomor +32 02 7537300. Sementara KBRI telah menghimbau WNI agar terus waspada dan menjaga keamanannya. Nomor telepon hotline 24 jam KBRI di nomor +32478957214 dan +32478405728 telah disebarluaskan melalui website, social media dan mailing list diaspora WNI di Belgia antara lain Banjar Shanti Dharma (Hindu), Perki (Kristen), KPMI (Islam), dan PPI Belgia. Saat ini, di wilayah akreditasi KBRI Brussel terdapat 1644 WNI. Hingga berita ini diturunkan, belum ada WNI yang menjadi korban peristiwa ledakan, termasuk 3 WNI yang bekerja di Bandara Zaventem dipantau dalam keadaan selamat.

     
  8. Hingga siang ini, evakuasi masih terus berlangsung, jumlah dan data korban masih menunggu informasi resmi.

      - KBRI Brussel - ​