Pintu Eropa Via Brussels Kembali Dibuka

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Bandara internasional Zaventem-Brussel kembali melakukan aktivitas penerbangannya pada hari Rabu (21/4). Sejak pagi hari, hanya sekitar 20 jalur penerbangan yang dinyatakan telah ditunda. Demikian keterangan Etienne Schouppe dari Kementerian Transportasi Belgia pada hari yang sama. Pihaknya akan melakukan evaluasi kembali pada hari Sabtu (24/4) mendatang.

Lalu lintas udara jalur penerbangan internasional kembali pulih dan mulai mengangkut para penumpang yang harus tertahan sepekan di berbagai bandara Eropa akibat debu vulkanis meletusnya gunung Eyjafjallajokull di Eslandia. Sementara Badan Eurocontrol pada hari Rabu (21/4) menegaskan bahwa diharapkan sekitar 21 ribu atau 75 persen penerbangan mulai beroperasi sejak hari tersebut dari sekitar 28 ribu jumlah penerbangan yang beroperasi pada saat normal di wilayah udara Eropa.

Dari pengamatan di bandara Zaventem di ibukota Uni Eropa ini, sejak Rabu siang petugas dan penumpang kembali memadati aktivitas keberangkatan dan ketibaan. Shuttle bus bandara-kota Brussel, kereta api maupun taksi berangsur pulih mengangkut penumpang menuju dan kembali dari bandara. Sekalipun belum 100 persen, suasana praktis kembali normal, hanya beberapa penerbangan antar kota di Eropa yang masih ditunda atau dialihkan. Demikian PLE Priatna, Minister Counsellor Pensosbud KBRI Brussel dalam surat elektronik yang dikirimkan.

Lokasi Brussel yang cukup strategis, kota di tengah Eropa, untuk menghubungkan melalui jalan darat, kereta api maupun kendaraan, ke kota lain, misalnya London, Paris, Den Haag, Amsterdam, hingga Koln maupun Frankfurt belakangan ini, agaknya menjadi pilihan penumpang ketika menghadapi hambatan penerbangan. PLE Priatna menandaskan bahwa Belgia dengan 2 (dua) bandara internasional (Zaventem-Brussel dan Charleroi) bisa menjadi pintu alternatif dari Indonesia, selain bandara Schipol-Amsterdam, Charles de Gaulle-Paris, Heathrow-London bahkan Munich di Jerman.

Dibukanya kembali aktivitas bandara bagi operasi penerbangan di kedua tempat di Belgia ini, secara perlahan memulihkan aktivitas keseharian. Di kota Brussel berpusat kantor Uni Eropa (Dewan Eropa, Komisi Eropa, Parlemen Eropa), NATO, WCO (World Custom Organization), perwakilan/kedutaan dari hampir seluruh dunia, kantor berita internasional, NGO, ribuan perusahaan multi nasional, badan-badan internasional dan puluhan ribu pekerja dari manca negara yang beraktivitas keluar masuk Brussel setiap harinya.(PSN|PLE)