“Sustainable & Specialty Coffee Indonesia” dalam World Coffee Expo di Dublin

6/24/2016

No. E.14/PEN/VI/2015

            Dublin, 23 Juni 2016 – Setelah mengusung promosi kopi Indonesia di tingkat dunia pada tahun 2015 lalu di Gothenburg-Swedia melalui World Coffee Expo Gothenburg yang diselenggarakan oleh Specialty Coffee Association of Europe (SCAE), tahun ini KBRI Brussels dan KBRI London dengan dukungan penuh Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pertanian, dan Asosiasi Kopi Spesial (AKSI) kembali mengajak buyers Eropa untuk menikmati sustainable and specialty coffee origin from Indonesia dalam "World Coffee Expo Dublin 2016". Hari ini 23 Juni 2016, Pavillion Indonesia kali ini secara resmi dibuka oleh DCM KBRI Brussels dan Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar - Kementerian Perindustrian. Hadir pula dalam acara tsb Dubes RI untuk Inggris, Dr. Rizal Sukma.

                        "Mengingat Eropa merupakan pangsa pasar terbesar untuk kopi Indonesia, melalui kolaborasi ini, dua perwakilan, beberapa kementerian, dan asosiasi kopi, kita berharap promosi kopi Indonesia lebih kuat, dan lebih luas, sehingga pada akhirnya ekspor kita juga lebih besar!" ujar Rizal ketika mengunjungi Paviliun Indonesia di Dublin. "Tahun depan kita rencanakan untuk berpartisipasi juga di London Coffee Festival dan saya harapkan para eksportir kopi Indonesia dapat turut serta. " ajak Rizal di sela-sela pameran. "Melalui kopi, kita juga bisa menampilkan keberagaman Indonesia!" tambah Rizal.

 

                        Di pasar UE terdapat 10 coffee drinking countries di dunia. Belanda, Finlandia, Swedia, Denmark, Jerman, Slovakia, Ceko, Polandia, Slovenia, Belgia, Prancis, Spanyol, Inggris, Italia, termasuk Irlandia dan Portugal. Lima besar konsumen kopi Eropa adalah Belanda (2.414), Finlandia (1.848), Swedia (1.357), Denmark (1.237), dan Jerman (1.231) cups per day. Belgia, Inggris dan Irlandia sendiri masing-masing sebesar 0.981; 0.389; dan 0.215 cups per day.

Dalam perkembangan minuman kopi, Irlandia memperkenalkan Irish Coffee-nya. Irish Coffee adalah jenis minuman cocktail yang terdiri dari hot coffee, Irish whisky dan gula (brown sugar) serta whipped cream.

                        Sebagaimana yang sering diutarakan Dubes RI Yuri Thamrin dalam berbagai kesempatan kegiatan trade dan investasi: "promosi harus dilakukan secara koprehensif dan terpadu dengan melihat UE sebagai single market, terutama menjelang perampungan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA)". Dalam konteks tersebut, KBRI Brussel bersama delegasi dari Jakarta membawa 16 perusahaan/eksportir kopi Indonesia termasuk beberapa koperasi petani kopi dan Assosiasi Kopi Indonesia akan membawa produk-produk kopi unggulan Indonesia dan mengadakan cupping coffee untuk buyer setiap hari selama 3 hari berlangsungnya Trade Expo mulai dari sustainable dan specialty coffee asal Gayo, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, Flores, sampai Papua.

 

                        Selanjutnya dalam diplomasi kopi, juga akan dikedepankan edukasi dan terus melakukan update informasi kepada para buyers tentang bagaimana proses pengolahan kopi Indonesia yang sustainability, Geographical Indication serta bagaimana membangun value added coffee untuk pengembangan industri dan perdagangan kopi Indonesia yang berkelanjutan di pasar dunia. Buyer Eropa juga diajak langsung dalam kegiatan meet the farmers and visit coffee plantation di Indonesia, seperti yang baru-baru ini kami lakukan untuk buyers dari Portugal bekerja sama dengan KBRI Lisbon.

            Tahun 2017 World Coffee Expo akan diadakan di Budapest-Hongaria. Sejalan dengan akan diikutinya Europalia di 70 kota besar di UE dimana Indonesia sebagai host country, kopi juga akan menjadi duta perdagangan dan pariwisata Indonesia di pasar Eropa. –selesai—

(Sumber KBRI Brussel dan KBRI London, 23 Juni 2016