Hubungan Bilateral

Indonesia telah mencanangkan kawasan Eropa Tengah dan Timur sebagai salah satu pasar non tradisional Indonesia. Slowakia sebagai salah satu negara di kawasan memiliki suatu posisi strategis di Eropa dan telah menunjukkan capaian terutama di bidang ekonomi yang perlu dimanfaatkan oleh Indonesia dalam rangka mendukung pencapaian kepentingan nasional. 

Kedua negara juga telah menunjukkan komitmen politik yang tinggi untuk meningkatkan hubungan bilateral, yang pada puncaknya ditandai dengan penetapan 9 bidang prioritas kerja sama bilateral Indonesia-Slowakia oleh kedua Kepala Negara pada kesempatan kunjungan Presiden Slowakia ke Indonesia, Oktober 2011, yaitu bidang ketahanan pangan, energi terbarukan, perdagangan dan investasi, perbankan, media massa dan penyiaran, lembaga pendidikan tinggi, infrastruktur dan manufaktur, pariwisata dan people-to-people contact (kerja sama sosial dan budaya). 

​FKB (Forum Konsultasi Bilateral) RI-Slowakia V di Bratislava, 16 Februari 2017 

Forum Konsultasi Bilateral (FKB) KE-5 RI-Slowakia telah sukses diselenggarakan di Bratislava, 16 Februari 2017. Delegasi RI dipimpin oleh Dirjen Amerop, sedangkan delegasi Slowakia dipimpin oleh Dirjen Politik Kemlu, Mr. Peter Misik. 

Di samping membahas dan me-review pelaksanaan hubungan bilateral, kesempatan FKB juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi berbagai aspek penanganan kerja sama bilateral dan pembenahan cara kerja dan pendekatan untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi kedua negara.  

Secara khusus telah dibahas perkembangan terkini mengenai Uni Eropa, berbagai tantangan yang menonjol di Eropa, perkembangan ASEAN dan isu-isu di kawasan Asia Pasifik, termasuk Laut Cina Selatan, perkembangan penanganan konflik di Timur Tengah serta perkembangan kebijakan Pemerintah baru AS dan ramifikasinya terhadap isu-isu regional dan global tersebut.  

Kedua pihak menggarisbawahi perlunya memberikan fokus pada peningkatan perdagangan dan investasi.  Diakui bahwa status perdagangan bilateral saat ini masih jauh dari potensi sebenarnya yang dimiliki oleh kedua negara. Karena itu, perlu dibicarakan untuk meningkatkan efektifitas mekanisme bilateral yang ada, terutama SKB dan Business Round Table

Kunjungan Kehormatan kepada State Secretary

Disamping kegiatan FKB, Dirjen Amerop juga melakukan kunjungan kehormatan kepada State Secretary Kemlu Lukas Parizek. State Secretary Parizek telah menyampaikan undangan kepada Menlu RI guna menghadiri Globsec bulan Mei 2017. Yang bersangkutan juga tekankan harapan mengenai kunjungan Menlu RI yang sekaligus membicarakan hubungan bilateral dan isu-isu yang terkait dengan PBB sebelum Menlu Lajcak menduduki sebagai Presiden SMU PBB.  Kedua pihak mengapresiasi kontribusi dari partisipasi pemuda Slowakia pada program Darmasiswa bagi hubungan bilateral. 

Dirjen Strategy Section Kementerian Ekonomi Dusan Jurik pada tanggal 17 Februari 2017 serta pertemuan staf KBRI Bratislava dan beberapa CEO Perusahaan Slowakia di KBRI pada tanggal 16 Februari 2017. Terlampir disampaikan laporan lengkap FKB dan kunjungan kerja Dirjen Amerop ke Slowakia, 16-17 Februari 2017. 

Kunjungan Kehormatan kepada State Secretary 

Pada Selasa 11 Juli 2017 pukul 10.00 s/d 10.30 waktu setempat, Duta Besar disertai oleh PF Politik dan PF Penprotkons melakukan kunjungan kehormatan kepada State Secretary Kemenlu dan Urusan Eropa Slowakia, Mgr. Lukáš PARÍZEK yang didampingi oleh Stanislav Mištík (Office of the State Secretary) dan Ing. Anna Petrášová (desk Indonesia pada 6TEO - Asia and the Pacific Department) bertempat di Kemenlu dan Urusan Eropa Slowakia guna menyerahkan copy surat pengangkatan (Credential Letter) sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Slowakia.    

Dalam kesempatan tersebut, KBRI Bratislava menyampaikan sejumlah hal seperti:

  • harapan untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara;
  • menanyakan waktu penyelenggaraan Sidang Komisi Bersama (SKB) Indonesia –
  • Slowakia yang untuk kali ini tuan rumahnya adalah pihak Slowakia;
  • memperkuat/ mempererat hubungan ekonomi kedua negara dan hubungan antar
  • warga kedua negara (people to people contact);
  • ingin lebih melihat dan mengundang partisipasi para pengusaha Slowakia untuk berinvestasi pada pembangunan sektor infrastruktur yang tengah giat dilaksanakan oleh pemerintah Indonesia;
  • sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan ketersediaan sarana dan prasarana baik angkutan laut maupun angkutan udara dan untuk itu mengundang masuknya arus investasi dari Slowakia.  

KBRI Bratislava juga menyampaikan harapannya agar kembali dilakukan kegiatan Interfaith Dialogue sebagai salah satu upaya membina hubungan yang konstruktif antar pemuka agama dan sebagai upaya Indonesia berbagi pengalaman menjalankan hubungan antar pemuka dan pemeluk agama yang harmonis. Selain juga ingin lebih melihat semakin intensnya hubungan/ kerjasama universitas (institusi pendidikan) termasuk pertukaran mahasiswa dari kedua negara.  

Pada tahun 2018, hubungan diplomatik kedua negara akan memasuki usia 25 tahun dan untuk memperingati usia tersebut, dapat dilakukan suatu kegiatan yang bersifat melibatkan partisipasi masyarakat kedua negara. 

Dalam tanggapannya, State Secretary Kemenlu dan Urusan Eropa Slowakia, Mgr. Lukáš PARÍZEK menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas sebagai Duta Besar Indonesia di Slowakia serta menghargai upaya yang telah dilakukan oleh Duta Besar sebelumnya dalam upayanya membina hubungan erat pada bidang budaya. Terkait dengan upaya peningkatan hubungan ekonomi kedua negara, masih terbuka luas peluang peningkatan baik volume maupun nilainya mengingat saat ini nilai perdagangan kedua negara masih berkisar € 100 s/d 150 juta pertahunnya. Pihak Slowakia berharap kiranya Presiden Indonesia dapat melakukan kunjungan kenegaraan ke Slowakia di tahun 2018.   

Untuk rencana penyelenggaraan SKB, diindikasikan akan diselenggarakan pada 2018 dan untuk Slowakia, pemain utamanya (vocal point) adalah di Kementerian Perekonomian mengingat Kemenlu dan Urusan Eropa Slowakia terbatas pada penyelenggaraan Forum Konsultasi Bersama (FKB). Selain juga untuk SKB, perlu diidentifikasi susunan delegasi dari pengusaha swasta kedua negara yang bergerak di sektor energi, pertanian, pertahanan dan teknologi informatika (apakah mereka telah memiliki rekan usahanya ataukah mereka yang ingin mencari mitra usahanya).  

Terkait hubungan politik kedua negara, dewasa ini terjalin dengan baik dan tercermin dari pemberian dukungan pencalonan pada sejumlah organisasi internasional (di lingkup PBB ataupun di luar PBB) dan saling mendukung pencalonan (mutual support). Disampaikan pula bahwa Menlu dan Urusan Eropa Slowakia, Miroslav Lajčák pada September 2017 akan menjabat sebagai Presiden Majelis Umum PBB. Pihak Slowakia sangat berharap agar hubungan bilateral yang telah terjalin dengan baik ini, dapat lebih ditingkatkan diantaranya kunjungan Menlu Indonesia ke Slowakia. Diakhir pertemuan, KBRI Bratislava menyampaikan himbauan agar State Secretary Kemenlu dan Urusan Eropa Slowakia, Mgr. Lukáš PARÍZEK dapat membantu upaya mendorong para pengusaha Slowakia agar hadir dan melakukan transaksi perdagangan pada kegiatan Trade Expo Indonesia bulan Oktober 2017.