Kondisi Umum di Slowakia

Kondisi Umum Politik

Slowakia menganut sistem politik demokrasi parlementer dengan kepala pemerintahan adalah perdana menteri. Berdasarkan konstitusi, lembaga legislatif tertinggi di Slowakia adalah Slovak National Council (Dewan Nasional Slowakia), yang merupakan parlemen unikameral.  Parlemen ini beranggotakan 150 orang yang dipilih untuk masa jabatan 4 tahun dalam pemilu legislatif.  Partai politik yang dapat menempatkan wakil-wakilnya di parlemen, sedikitnya membutuhkan dukungan 5% dari total suara. Sistem pemilu yang dianut Slowakia menggunakan metode representasi proporsional – jumlah kursi yang terwakili di parlemen sesuai dengan persentase jumlah dukungan suara yang didapatkan dalam pemilu legislatif.

Kabinet pemerintahan terdiri dari para menteri yang dipilih oleh (sejumlah) parpol yang membentuk koalisi (biasanya dengan dukungan lebih dari 75 anggota parlemen). Pemerintah adalah badan tertinggi untuk menjalankan kekuasaan eksekutif, yang terdiri dari Perdana Menteri (PM), Wakil Perdana Menteri dan para Menteri. Pemerintahan dibentuk berdasarkan hasil pemilu legislatif. PM diangkat dan diberhentikan oleh Presiden Slowakia. Atas saran dari PM, Presiden mengangkat dan memberhentikan anggota pada lembaga pemerintah dan komisi pemerintah untuk melaksanakan tugas pemerintahan lainnya.  Pemerintah bertanggung jawab secara kolektif kepada Parlemen dalam menjalankan kekuasaan pemerintah, yang setiap saat dapat diajukan mosi tidak percaya. 

Kondisi Ekonomi

Setelah bergabung dengan Uni Eropa pada tahun 2004, perekonomian Slowakia mengalami transformasi yang ditandai oleh proses privatisasi besar-besaran dan pemberian fasilitas dan pembuatan kebijakan pemerintah yang mendorong investasi asing ke Slowakia. Pertumbuhan ekonomi Slowakia terus menunjukkan perkembangan positif dan masuk dalam jajaran negara yang perekonomiannya berkembang pesat di kawasan Eropa Tengah dan Timur. 

Slowakia merupakan negara yang perekonomiannya berorientasi pada ekspor dan investasi. Meskipun luas negaranya relatif kecil, namun sangat terintegrasi dan berada pada posisi yang strategis sebagai economic hub bagi negara-negara di kawasan Eropa Tengah dan Timur. Pertumbuhan ekonomi yang semakin membaik telah mendorong Slowakia untuk mulai menjajaki pasar di luar kawasan Eropa sebagai bagian dari upaya diversifikasi tujuan ekspor Slowakia. 

Posisi strategis Slowakia di bidang ekonomi antara lain sebagai berikut:

  • Slowakia memiliki lokasi strategis ditengah-tengah jantung Eropa;
  • Slowakia merupakan negara anggota Uni Eropa dan merupakan pintu masuk ke-27 pasar negara anggota Uni Eropa;
  • Mata uang euro yang diadopsi oleh 17 negara anggota Uni Eropa merupakan mata uang yang digunakan di Slowakia sehingga memudahkan transaksi bisnis dan stabilitas moneter yang lebih kuat.
  • Selain menjadi anggota Uni Eropa, Slowakia juga merupakan anggota dari Organization for Economic Cooperation and Development (OECD), Visegrad 4, Central European Free Trade Agreement CEFTA, World Trade Organization dan organisasi internasional lainnya. Slowakia merupakan negara pihak dalam EU Schengen Agreement, yang menjamin kebebasan orang untuk bepergian di wilayah negara-negara anggotanya;
  • Kebijakan makro ekonomi yang stabil, menjadikan Slowakia sebagai pasar yang potensial bagi para eksportir Indonesia.

    Dalam konteks kawasan Eropa secara umum, pertumbuhan ekonomi Slowakia termasuk salah satu terkuat di kawasan. Slowakia saat ini termasuk dalam jajaran negara tujuan utama investasi di Eropa dan berada di urutan pertama dalam hal negara tujuan investasi di kawasan Eropa Timur. Tujuan strategis Pemerintah Slowakia adalah untuk menjadikan Slowakia sebagai negara tujuan investasi khususnya di sektor ilmu pengetahuan dan riset terapan serta industri dengan teknologi tinggi.