Mempromosikan Indonesia Melalui WTM Latin America

Mempromosikan Indonesia Melalui WTM Latin America

BRASILIA-DF.  Indonesia kembali tampil dalam kegiatan promosi pariwisata terbesar di Amerika Latin, World Travel Market (WTM) Latin America di São Paulo, Brazil, pada 3-5 April 2018. WTM Latin America merupakan kegiatan business-to-business (B-to-B) tahunan yang diikuti oleh lebih dari 600 exhibitors dan menarik sebanyak 11.963 industry executives di bidang pariwisata.

Kehadiran Indonesia yang diwakili oleh KBRI Brasilia-DF mengusung tema “Wonderful Indonesia". Stand Indonesia menyuguhkan destinasi-destinasi wisata seperti Bali dan Pulau Komodo, serta memperkenalkan destinasi-destinasi lain yang tidak kalah indahnya, seperti Yogyakarta, Raja Ampat, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Maluku, dan destinasi menarik lainnya di Indonesia.

Animo pengunjung terhadap stand Indonesia cukup besar, terutama dari para pebisnis di sektor tur wisata dan agen perjalanan di Brazil. Selama tiga hari berlangsungnya kegiatan tersebut, tidak kurang dari 500 pengunjung memadati stand Indonesia. Umumnya mereka mencari informasi mengenai destinasi-destinasi pariwisata yang menarik di Indonesia, mencari kontak bisnis dengan tour operator lokal di Indonesia, menawarkan kerja sama promosi dan pemasaran destinasi, permintaan sponsorship, dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan pariwisata Indonesia.

Keterlibatan secara langsung pelaku usaha di bidang pariwisata asal Indonesia (Happy Trails Asia) dan Brazil (iViagens) dalam kegiatan tersebut sangat efektif dalam mengoptimalkan promosi pariwisata Indonesia karena mereka dapat secara langsung menindaklanjuti permintaan informasi teknis dan tawaran kerja sama dengan para pelaku usaha yang berminat. Indonesia pun mendapatkan perhatian langsung dari Menteri Pariwisata Brazil, Marx Beltrão Lima Siqueira, yang secara khusus berkunjung ke stand Indonesia. Selain itu, radio nasional setempat, Jovem Pan, juga melakukan wawancara mengenai pariwisata Indonesia.

Upaya untuk memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Brazil perlu terus dilakukan dan ditingkatkan.  Wisata alam dan lokasi selancar, misalnya, semakin populer di kalangan masyarakat Brazil. Minat mereka untuk mengenal lebih jauh daerah tujuan wisata yang masih belum banyak diekspos juga semakin meningkat, meski sedikit terhambat oleh jarak yang jauh antara Brazil dan Indonesia. Hal ini merupakan peluang baik yang diharapkan dapat dikelola dan dikembangkan lebih jauh oleh para pelaku industri pariwisata dari kedua negara.