Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI ke Brazil, 30-31 Januari 2018

Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI ke Brazil, 30-31 Januari 2018

 

BRASILIA-DF. Komisi II DPR RI telah melakukan kunjungan kerja ke Brazil tanggal 30-31 Januari 2018 untuk mempelajari sistem dan pelaksanaan pemilu di Brazil, khususnya mengenai penggunaan electronic voting machine pada pemilu di Brazil. Delegasi dipimpin oleh Dr. H. Mardani (F-PKS) dan beranggotakan Ir. Fandi Utomo (F-PD); H. Endro Suswantoro Yahman, M.Sc (F-F-PDIP); Eddy Kusuma Wijaya (F-PDIP); Tuti N. Roosdiono (F-PDIP), Drs. H. Dadang S. Muchtar (F-PG), Libert Kristo Ibo (F-PD); H. Yandri Susanto, S.Pt (F-PAN), Drs. H. M.Z. Amirul Tamim, M.Si (F-PPP); Dr. Rufinus Hotmaulana Hutauruk, S.H., MM., MH (F-Hanura). Delegasi didampingi oleh Dubes RI Brasilia-DF, Fungsi Politik, staf KBRI Brasilia dan staf sekretariat Delegasi.

 

Delegasi diterima oleh Sekretaris Teknologi Informasi Tribunal Superior Eleitoral, Giuseppe Dutra Janino, yang menyampaikan presentasi mengenai sejarah dan pengalaman Brazil dalam penyelenggaraan pemilu secara elektronik, keuntungan serta tantangan dan upaya-upaya untuk terus memperbaiki sistem tersebut hingga saat ini. Brazil melaksanakan pemilu secara elektronik mulai tahun 1996 di beberapa kota besar di Brazil, sedangkan penggunaan sistem pemilu elektronik secara menyeluruh dimulai pada tahun 2006. Meskipun hampir tidak ada pemilu yang tidak kontroversial, tetapi menurut salah satu studi kasus dari Stanford University, Brazil relatif mampu mempertahankan penggunaan electronic voting machine (EVM) yang tidak terlalu memiliki permasalahan dan pengalaman Brazil dalam penggunaan EVM merupakan salah satu model yang bagus bagi negara-negara yang ingin menerapkan sistem tersebut. Selain Indonesia, sekitar 70 negara di dunia juga telah melakukan studi ke Brazil untuk mengetahui pengalaman Brazil dalam pelaksanaan pemilu secara elektronik.

 

Delegasi juga telah berkunjung ke Parlemen Brazil dan diterima oleh Elizeu Dionizio, anggota DPR Federal dari Partai Sosial Demokrat Brazil (PSDB). Kunjungan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Brazil, termasuk harapan kedua negara untuk meningkatkan hubungan di bidang ekonomi dan perdagangan yang masih memiliki potensi untuk ditingkatkan, baik nilai maupun jenis komoditasnya. ​