DUBES RI UNTUK KOLOMBIA MENANAM POHON PERSAHABATAN DI TAMAN NASIONAL VALLE DE COCORA, KOLOMBIA

​“Harapan kami adalah hubungan Indonesia dan Kolombia akan tumbuh subur dan kelak bermanfaat sebagaimana pohon yang tertanam di tanah subur  ini" demikian disampaikan oleh Duta Besar Priyo Iswanto pada saat penanaman pohon persahabatan Indonesia-Kolombia yang dinamakan 'Pohon Indonesia' di Taman Nasional Valle de Cocora, Provinsi Quindío, 24 Mei 2018.

Penanaman pohon tersebut dilaksanakan atas inisiatif Kamar Dagang Provinsi Quindío yang juga ingin mempromosikan Taman Nasional Valle de Cocora sebagai salah satu destinasi pariwisata favorit di provinsi Quindío. “Taman Nasional Valle de Cocora ditumbuhi habitat alami pohon nasional Kolombia yaitu Palma de Cera," demikian ucap   Mr. Javier Mejia, wakil dari KADIN Quindío.

Palma de Cera merupakan pohon sejenis palem (Ceroxylon Quindiuense) yang memiliki status konservasi terancam akibat penyakit dan sejarah penggunaan secara masif. “Daun pohon 'Palma de Acera' biasa digunakan untuk perayaan Minggu Palma serta getahnya bermanfaat sebagai lilin," demikian disampaikan oleh Dr. Marino Toro, seorang ahli ekologi dan botani yang ikut mendampingi penanaman pohon tersebut. Dr. Toro menyatakan bahwa sejak tahun 1985, spesies pohon tersebut termasuk dalam spesies tumbuhan yang dilindungi oleh Undang-Undang Kolombia.

Selain penanaman pohon persahabatan, Duta Besar Priyo juga temu bisnis dengan para pengusaha di Quindio dan menyampaikan paparan tentang Potensi dan Peluang Bisnis di Indonesia, di Kamar Dagang Quindío. “Sejumlah pengusaha asal Quindío menyatakan ketertarikannya untuk menjalin bisnis dagang dengan Indonesia, kita akan terus mendorong mereka untuk sukses menjalin bisnis dengan Indonesia" demikian tutup Duta Besar Priyo. Temu bisnis ini juga dimaksudkan untuk lebih memperkenalkan Indonesia dan menarik wisatawan dari Kolombia untuk berkunjung ke Indonesia.

Hubungan bilateral Indonesia-Kolombia dimulai sejak penandatanganan Komunike Bersama Pembukaan Hubungan Diplomatik RI-Kolombia tanggal 15 September 1980. Kedua negara telah menandatangani sebanyak 7 instrumen kerja sama antara lain di bidang pertanian, pendidikan dan kebudayaan, kekonsuleran, anti-narkotika, ekonomi dan teknis, serta kerja sama antar Kamar Dagang dan Industri. Jumlah wisatawan Kolombia ke Indonesia meningkat 36% pada tahun 2017 dan nilai perdagangan kedua negara mencapai USD 168,8 juta atau meningkat 16,27% pada tahun 2017. (Sumber: @KBRIBogota)