Masyarakat Indonesia Sambut Dubes Baru RI di Lebanon

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 16 November 2010 KBRI Beirut telah menyelenggarakan pesta rakyat dalam rangka perkenalan Dubes RI, Dimas Samodra Rum kepada masyarakat Indonesia di Lebanon. Acara yang dihadiri oleh ratusan masyarakat termasuk perwakilan Satuan Tugas tentara Indonesia di UNIFIL, mahasiswa / pelajar dan keluarga Lebanon – Indonesia bertempat di aula serba guna KBRI Beirut. Karena bertepatan dengan perayaan Idul Adha di Lebanon, pada pagi harinya sebelum pagelaran pesta rakyat, masyarakat Muslim Indonesia juga menyelenggarakan Shalat Idul Adha dan pemotongan hewan-hewan Qurban. Acara perkenalan Dubes RI diisi dengan hiburan musik Indonesia dan Arab yang dibawakan oleh masyarakat dengan iringan grup band KBRI Beirut. Beberapa sambutan antara lain oleh Letkol Kardin Samosir, mewakili Komandan Kontingen Indonesia dan Ibu Zubaedah Zaini - tokoh masyarakat Indonesia telah mengawali acara perkenalan Dubes dengan masyarakat Indonesia tersebut. Keduanya menyatakan kegembiraan Kontingen Garuda dan masyarakat Indonesia di Lebanon dengan kehadiran Dubes RI yang baru, setelah + 8 bulan Perwakilan RI Beirut dipimpin oleh Kuasa Usaha Sementara (Maret – November 2010). Menurut mereka, kehadiran seorang Kepala Perwakilan setingkat Duta Besar memberikan leverage strategis dan significant dalam pelaksanaan misi diplomasi, perlindungan dan tugas-tugas Perwakilan RI di Lebanon. Dalam sambutannya, Dubes Dimas Samodra Rum mengemukakan beberapa hal antara lain bahwa kehadiran Kontingen Indonesia (Kontingen Garuda) dalam misi perdamaian PBB di Lebanon memberikan kontribusi besar dalam membawa nama baik bangsa tidak hanya di tingka nasional Lebanon, namun juga internasional. Citra positif Kontingen Indonesia selama ini yang dikenal dekat dan diterima baik oleh masyarakat setempat patutu dipertahankan dan ditingkatkan. Dalam hal ini, KBRI Beirut berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat Indonesia di Lebanon, termasuk memfasilitasi keberadaan + 1.400 anggota Satgas TNI dalam misi perdamaian tersebut. Mengajak peran-serta dan dukungan seluruh unsur masyarakat Indonesia di Lebanon untuk bersama-sama membawa nama baik Indonesia. Ditambahkan bahwa berbagai musibah yang terjadi belakangan di tanah air mulai dari banjir di Papua, Tsunami dan gempa bumi di Mentawai, serta letusan gunung Merapi di Yogyakarta, dll. selain menggugah keprihatinan, juga memberikan beragam hikmah yang dapat dipetik oleh bangsa Indonesia. Dukungan dan keprihatinan masyarakat Indonesia di Lebanon lewat beberapa kegiatan kemanusiaan, termasuk pengumpulan dana untuk disumbangkan kepada para korban bencana telah membuktikan kepekaan dan solidaritas masyarakat Indonesia di negeri rantau. Hal ini perlu dilestarikan dan KBRI Beirut menghargai dan mendukung upaya-upaya tersebut. Mengharapkan acara perkenalan tersebut dapat mendekatkan KBRI dan masyarakat Indonesia di Lebanon sehingga mampu menjadi landasan yang kokoh bagi keduanya berinteraksi dan menyelenggarakan hubungan dan kerjasama yang lebih baik. Sama seperti acara-acara pertemuan lainnya dengan masyakarat Indonesiayang diselenggarakan di KBRI Beirut, acara perkenalan Dubes dimaksud menjadi sarana silaturrahmi antara sesama masyakarat Indonesia di Lebanon dari beragam latar belakang profesi dan aktivitas. Acara serupa juga menghadirkan hiburan yang sekedar memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenang dan mengobati kerinduan terhadap tahan air. Jumlah masyarakat Indonesia di Lebanon saat ini mencapai + 200 orang (masyarakat sipil) yang terdiri dari mahasiswa, tenaga kerja (i.e.: pusat kesehatan dan kecantikan, restoran dan pembantu rumah tangga, dll), suami atau istri yang menikah dengan warga negara Lebanon dan keluarga besar KBRI Beirut. Selain itu, sejumlah + 1.400 tentara Indonesia saat ini juga sedang menjalankan misi perdamaian di bawah UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).