HUAWEI UNDANG MAHASISWA INDONESIA IKUTI PROGRAM PENGEMBANGAN TEKNOLOGI DIGITAL

Beijing, 27 Agustus 2018 – Generasi muda merupakan generasi masa depan yang penuh dengan kreativitas dan inovasi. Sebanyak 10 orang mahasiswa Indonesia dari 7 perguruan tinggi yaitu UI, ITB, Unpad, UGM, Undip, Universitas TELKOM dan ITS berada di Beijing untuk mengikuti program Seeds for the Future tahun 2018 yang diprakarsai oleh Huawei.

Melalui program ini, para mahasiswa tersebut mendapat kesempatan untuk memperdalam pengembangan pengetahuan dan aplikasi ilmu melalui program yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi informasi dan komunikasi raksasa asal Tiongkok tersebut. "Generasi muda Indonesia memainkan peranan sangat penting dalam pemanfaatan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi yang sangat pesat. Oleh karena itu, kesempatan mengikuti program Seeds for the Future ini perlu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya" demikian ditegaskan Duta Besar RI untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun dalam sambutannya pada pembukaan kegiatan.

Menurut Dubes Djauhari, pelaksanaan program ini merupakan refleksi kedekatan hubungan kerja sama Indonesia - Tiongkok di berbagai bidang, termasuk di bidang informasi dan teknologi digital, dimana Tiongkok saat ini memiliki banyak keunggulan yang dapat dipelajari oleh Indonesia.

Program pelatihan Seeds for the Future akan berlangsung dari tanggal 26 Agustus - 7 September 2018 di Beijing dan Shenzhen. Selama dua minggu, para peserta berkesempatan untuk bertemu dengan young talents dari 65 negara lainnya untuk memperluas jaringan dan kemampuan bidang teknologi komunikasi dan informasi.

Selina Han, Vice President Public Affairs and Communication PT Huawei Tech Investment menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk mendorong dan mengasah kemampuan para local young talents Indonesia di bidang teknologi informasi dan komunikasi. “ICT saat ini telah menjadi salah satu  crucial growth engine bagi banyak industri sehingga terdapat kebutuhan yang tinggi untuk sumber daya yang kompeten di bidang ini" lanjutnya. Program ini telah berjalan selama 6 tahun dan diikuti oleh sekitar 100 mahasiswa Indonesia dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.

--o0o--