Bertemu KBRI Bangkok dan Tourism Authority Thailand, DPRD Kabupaten Jayapura Dorong Regulasi Pengembangan Wisata Daerah

Bangkok, 25 Oktober 2018.

Delegasi DPRD Jayapura yang dipimpin oleh Edison Awoitau berkunjung ke Thailand untuk mendapatkan masukan dan pengalaman pengembangan wisata oleh pemerintah Thailand. Hal ini untuk mendorong terciptanya regulasi guna pengembangan wisata di daerah Kabupaten Jayapura. Delegasi telah berkunjung ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Kerajaan Thailand pada 25 Oktober 2018 yang disambut oleh Wakil Kepala Perwakilan RI (Wakeppri) Dicky Komar beserta jajaran diplomat. Sedangkan pada 26 Oktober 2018, delegasi bertandang ke kantor Thailand Authority of Tourism (TAT) sebagai lembaga yang bertanggungjawab bagi pemasaran wisata Thailand.

Menurut Edison, Thailand telah berhasil menjaring wisata sejumlah 35 juta selama tahun 2017 yang merupakan peringkat ke-10 dunia dan menghasilkan 54 miliar USD sehingga telah menciptakan lapangan kerja yang pada akhirnya meningkatkan perekonomian masyarakat. Kabupaten Jayapura yang memiliki sejumlah potensi wisata baik dari sisi alam, budaya, makanan dan festival wisata yang perlu untuk diolah dan dipasarkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam pertemuan dengan Wakil Kepala Perwakilan RI (Wakeppri) di Bangkok, Edison juga menyampaikan bahwa hal yang bisa dipelajari dari Thailand selain wisata, juga produk pertanian. Melalui kunjungan ini DPRD Kabupaten Jayapura berharap akan mampu bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dalam merumuskan kebijakan dan regulasi untuk mendukung wisata dan pertanian masyarakat Kabupaten Jayapura mengolah potensi wisata yang dimiliki dan menarik wisatawan asing.

Wakeppri Bangkok, Dicky Komar menyambut baik kunjungan DPRD Kab. Jayapura sebagai upaya untuk mempelajari kebijakan Thailand untuk promosi wisata dan pengembangan agribisnis. Satu hal yang bisa dipelajari dari Thailand adalah sinergi dari berbagai pihak yang terlibat dengan pariwisata, mulai dari pemerintah hingga masyarakat untuk berperan serta mensukseskan program wisata Thailand.

KBRI Bangkok merupakan perwakilan Pemerintah Indonesia yang akan selalu mendukung upaya Pemerintah Daerah untuk mempromosikan wisata dan membantu mengembangkan jaringan pendidikan baik kerja sama antar perguruan tinggi maupun pemerintah daerah dengan perguruan tinggi di Thailand. Diharapkan Kabupaten Jayapura dapat memanfaatkan peluang keberadaan KBRI di Thailand.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Kornelis Yanuaring menyampaikan bahwa DPRD Kabupaten Jayapura akan memanfaatkan hasil-hasil kunjungan ini untuk menghasilkan regulasi daerah yang akan mendukung pengembangan wisata. Dalam perjalanan ke Thailand, Kornelis menyampaikan kesannya terhadap masyarakat Thailand yang dianggap memiliki mind set yang kuat untuk mengembangkan wisata serta tetap menjaga nilai-nilai keluhuran budaya seperti keramahtamahan dan sopan santun.

Belajar dari upaya promosi Thailand

Dalam pertemuan dengan Thailand Authority of Tourism (TAT) pada 26 Oktober 2018, delegasi DPRD Kabupaten Jayapura disambut oleh Direktur Eksekutif TAT untuk ASEAN Asia Selatan dan Pasifik Selatan, Mr. Klissada Ratanapruk. Klissada menyampaikan presentasi mengenai promosi wisata Thailand yang merupakan tugas utama TAT. TAT merupakan lembaga nirlaba yang independen dan berada dibawah Kementerian Wisata dan Olahraga. Hingga saat ini TAT telah memiliki sektiar 60 kantor di luar negeri dan di dalam negeri Thailand.

Dalam menjalankan promosi wisata Thailand, TAT menggunakan branding yang masih terus dilakukan sampai sekarang yaitu “Amazing Thailand". Menurut Klissada, pemasaran merupakan kunci utama untuk mendorong wisata di Thailand sehingga tanpa pemasaran maka wisata tidak akan berkembang.

Dalam diskusi dengan delegasi DPRD, Mr. Klissada Ratanapruk melihat potensi dari Kabupaten Jayapura seperti batik papua, makanan lokal, souvenir tradisional, keunikan alam dan budaya serta kegiatan-kegiatan bertaraf nasional dan internasional diselenggarakan di Jayapura seperti Festival Wisata.

Model strategi pengelolaan dan promosi pariwisata di Thailand dengan memberi otoritas pada TAT dapat diadopsi oleh pemerintah Kabupaten Jayapura. Demikian pula model pengembangan sektor pertanian melalui pendekatan satu produk satu desa (one tombon one product) memungkinkan untuk dapat diadopsi guna mendorong pengembangan dan pemberdayaan kampung adat di Kabupaten Jayapura. Abdullah Zulkifli, Counsellor KBRI Bangkok yang mendampingi kunjungan delegasi DPRD Kabupaten Jayapura menyampaikan bahwa hubungan bilateral yang baik antara Indonesia dan Thailand membuat Thailand selalu membuka pintu bagi upaya pembelajaran guna peningkatan kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Wakil Ketua, Kornelis Yanuaring menyadari bahwa pengelolaan wisata memiliki sejumlah tantangan dan peluang namun melihat semangat rakyat Thailand terutama rasa kecintaan rakyat Thailand kepada tanah air dan kerajaan yang tinggi serta profesionalitas dalam mengelola wisata dapat membuat wisata di Thailand menjadi maju. Menurutnya hal-hal positif ini akan dikembangkan dan ditindaklanjuti dalam pembangunan di Kabupaten Jayapura dengan memanfaatkan potensi daerah dan peluang kerja sama internasional serta semangat untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan. (KBRI BANGKOK)       (AZ)