Pakar SEAMEO BIOTROP dari Indonesia ajarkan agro-industri nirsampah kepada warga Brunei

Pada 23-24 November 2018, sekitar 50 pelajar dan guru Brunei dengan antusias mengikuti program pembuatan manisan jahe, susu kedelai, sari kacang hijau dan roti cinnamon rolls yang diajarkan langsung oleh Direktur SEAMEO Biotrop dari Indonesia, Dr. Irdika Mansur dan Novi Waskitasari, Ketua Women Group of SEAMEO Biotrop.

Program peningkatan kapasitas tersebut merupakan kerja sama Institute of Brunei Technical Education (IBTE) dengan SEAMEO Biotrop (Southeast Asia Regional Center for Tropical Biology) dan berlangsung selama dua hari di IBTE Agro-Technology Campus di Muara, Brunei.

“Program yang kita ajarkan ini memang sudah dibuat sehingga mudah diterapkan, profit margin tinggi dan tentunya, nirsampah (zero waste). Seluruh bahan produksi dapat dijadikan produk sehingga tidak ada ampas." Ucap Dr. Irdika sembari menjelaskan bagaimana produk seperti jahe dapat dibuat menjadi manisan jahe, minuman jahe dan minyak jahe.

Selain proses produksi, peserta juga diajarkan cara distribusi dan penjualan secara online bekerja sama dengan para pakar dari SEAMEO VocTech (Southeast Asia Regional Center for Vocational and Technical Education and Training) sehingga diharapkan peserta memiliki semua keahlian yang diperlukan dalam membuka usaha agro-industri. Kesempatan program juga dimanfaatkan untuk mensosialisasikan pembuatan taman sekolah dan teknik hidroponik kepada guru-guru sekolah dasar dan menengah di Brunei.

Turut hadir sebagai tamu kehormatan pada Acara Pembukaan program pada 24 November 2018, Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko, MA.

“Saya menyambut baik program pelatihan agro-industri ini serta para pakar Indonesia dari SEAMEO Biotrop di Brunei dalam rangka pertukaran pengalaman dan keahlian, selain juga mendukung upaya Pemerintah Brunei dalam diversifikasi ekonomi, khususnya di bidang pertanian." Ucap Dubes Sujatmiko pasca acara pembukaan.

SEAMEO (Southeast Asia Minister of Education Organization) adalah Forum Menteri Pendidikan se-Asia Tenggara yang didirikan pada tahun 1965 dan bertujuan untuk mendorong kerja sama kawasan di bidang pendidikan, sains dan budaya. SEAMEO memiliki 24 pusat riset dan pelatihan di berbagai bidang yang tersebar di Asia Tenggara, termasuk SEAMEO Biotrop di Bogor untuk bidang biologi tropis dan SEAMEO Voctech di Brunei untuk bidang pendidikan kejuruan.

 

Bandar Seri Begawan, 25 November 2018

KBRI Bandar Seri Begawan