Kunjungan Mantan Presiden & PM Kroasia ke KBRI Zagreb

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?

Hari Senin (12/1), mantan Presiden Kroasia ke-2, Stjepan Mesic berkunjung ke KBRI Zagreb dan mengadakan pertemuan dengan Duta Besar RI, Bapak Agus Sardjana. Pertemuan  juga dihadiri oleh wakil dari salah satu pelaku usaha di Kroasia, Mr. Vlado Rafaj, Direktur Utama Inkop Obuca d.o.o.
Dalam pertemuan tersebut mantan Presiden Mesic menyampaikan perasaan duka yang mendalam dan simpati atas musibah yang menimpa kru dan penumpang Air Asia QZ8501.
Selain itu, Ia juga merasa gembira memperoleh informasi perkembangan hubungan bilateral yang semakin baik antara Indonesia dan Krosia, khususnya setelah Indonesia memiliki perwakilan di Zagreb pada tahun 2010.
Mantan Presiden Mesic, yang pernah berkunjung ke Indonesia pada tahun 2002, secara khusus menyampaikan bahwa Ia melihat potensi kerjasama yang sangat besar antara Indonesia dan Kroasia, namun potensi ini masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karenanya, Ia akan membantu dalam kapasitasnya sebagai negarawan yang banyak dimintai bantuan oleh  pengusaha di Kroasia  untuk berkontribusi dalam peningkatan hubungan Kroasia dengan negara lain, khususnya di bidang perekonomian.
Sementara itu, Dubes RI menyampaikan bahwa sejak dibukanya KBRI Zagreb pada tahun 2010 silam, banyak hal yang telah diupayakan dalam peningkatan kerjasama bilateral kedua negara. ?Perkembangan hubungan antara Indonesia dan Kroasia telah meningkat di berbagai tatanan, baik antar institusi kedua pemerintah, pelaku bisnis, dan people to people contact? demikian imbuh Dubes Sardjana. Dubes RI juga mengakui bahwa terdapat ruang untuk peningkatan kerjasama kedua negara yang sangat besar di segala bidang, utamanya pada bidang ekonomi, yang belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kedua pihak.
Sebagai informasi, mantan Presiden Kroasia Stijepan Mesic merupakan negarawan senior yang masih sangat dikenal dan dihormati di Kroasia, maupun di kawasan. Ia telah menjabat berbagai posisi penting, diantaranya sebagai presiden Kroasia selama 2 periode (2000-2010), Perdana Menteri (tahun 1990), Sekjen Gerakan Non-blok (1991)– saat menjabat sebagai Presiden terakhir Federasi Yugoslavia—, dan Ketua Parlemen Kroasia (1992-1994). Pada saat menjabat sebagai Presiden, Ia pernah berkunjung ke Indonesia pada tahun 2002 atas undangan Presiden Megawati Soekarnoputri.
 
KBRI Zagreb, 12 Januari 2015