Indonesian Movie Week di Kroasia Tayangkan 4 Film Unggulan Indonesia

6/5/2017

Pada hari Sabtu (3/6) pukul 19.00 waktu setempat, Dubes RI untuk Republik Kroasia, Y.M. Bapak Sjachroedin Z. P. telah membuka secara resmi festival film Indonesia di Kroasia "Indonesian Movie Week" (IMW) yang berlangsung di bioskop Tuskanac, Zagreb pada tanggal 3-4 Juni 2017. Setelah di Zagreb, festival akan dilanjutkan di bioskop Zlatna Vrata, Split pada tanggal 5-7 Juni 2017. Pekan Film Indonesia ini adalah yang pertama kalinya diadakan di Kroasia.

"IMW menandai 25 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Indonesia-Kroasia. Tujuan IMW tidak lain adalah untuk meningkatkan awareness warga Kroasia terhadap kehadiran Indonesia di Kroasia dan meningkatkan people-to-people contact. Karena pepatah mengatakan 'Tak Kenal, maka Tak Sayang'", demikian disampaikan oleh Dubes Sjachroedin dalam sambutannya.

Sebanyak 4 (empat) film unggulan Indonesia ditayangkan dalam IMW ini, yaitu; Gending Sriwijaya, Labuan Hati, Sunya, dan Kisah 3 Titik. Acara pembukaan IMW juga turut dihadiri oleh mantan Menlu Kroasia dan juga mantan Dubes Kroasia untuk Indonesia, Y. M. Mr. Budimir Loncar, para Kepala Perwakilan dari negara sahabat, aktor Slamet Rahardjo, artis Lola Amaria, para produser dan sutradara film terkait, serta jurnalis dari berbagai media massa, seperti SCTV.

Selain menikmati film Gending Sriwijaya yang menjadi premier, penonton juga disuguhi pertunjukan Tari Yapong yang ditampilkan oleh para murid binaan Sanggar Merah Putih yang dikelola oleh KBRI Zagreb.

IMW tidak hanya menayangkan film-film unggulan Indonesia tapi juga diisi dengan kegiatan forum diskusi antara pelaku industri perfilman tanah air dan Kroasia bertema, "Exploring Indonesia-Croatia Film Industry", yang berlangsung pada 5 Juni 2017. Forum diskusi ini berguna untuk memperkenalkan industri perfilman Indonesia kepada counterpart di Kroasia sekaligus menjadi ajang bertukar pikiran dan menjalin networking.

Kerja sama di bidang sosial-budaya antara Indonesia-Kroasia sepanjang tahun 2017 semakin berkembang. Salah satunya ditandai dengan adanya pertukaran kunjungan delegasi bidang pendidikan dari Universitas Zagreb dan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) serta beberapa kunjungan dari tim kebudayaan Indonesia, "dengan meningkatnya pertukaran sosial-budaya antara kedua negara, saya berharap akan semakin banyak kerja sama yang muncul agar tercipta rasa sayang di antara kedua negara", lanjut Dubes Sjachroedin.

Dalam akhir pidatonya, Dubes Sjachroedin mengucapkan terima kasih kepada Pusat Pengembangan Film Indonesia, Kemdikbud RI, Pemprov Sumatera Selatan, Asosiasi Perfilman Kroasia, dan juga Turkish Airlines atas dukungan yang diberikan sehingga acara festival film ini dapat terselenggara.

 

Zagreb, 4 Juni 2017

Sumber: KBRI Zagreb​