Partisipasi KBRI dalam Namibian Women Summit 2011

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Group musik kolintang KBRI Windhoek kembali melakukan pertunjukan musik kolintang atas undangan dari Mrs. Anne Thandeka Gebhardt, President of Namibian Women Summit pada Welcoming Reception sebagai salah satu rangkaian program the 5th Namibian Women Summit yang bertema: “It begins with Me” dan bertempat di National Theatre of Namibia (NTN) pada tanggal 10 Agustus 2011. Hadir dalam acara tersebut para peserta Summit, Wakil dari Mayor of Windhoek dan Korps Diplomatik.Terkait dengan kepemimpinan Namibia di Southern Africa Development Community (SADC) saat ini, Namibian Women Summit kali ini dihadiri oleh 100 (seratus) pengusaha wanita yang berasal dari negara-negara Afrika bagian Selatan serta 400 (empat ratus) pengusaha wanita asal Namibia. Pada kesempatan tersebut, telah hadir pula Ibu Negara serta pejabat-pejabat penting lainnya dari Pemerintah Namibia. Selain pertunjukan musik kolintang, pada tanggal 11-12 Agustus 2011 bertempat di Hotel Safari, KBRI juga telah menyelenggarakan pameran mini yang memamerkan berbagai macam produk-produk batik seperti selendang, tas, sarung bantal, tempat tissue, kipas, topi dll serta brosur-brosur pariwisata Indonesia. Keunikan batik Indonesia mendapat perhatian dari banyaknya pengunjung yang antusias melihat produk-produk tersebut, termasuk Ibu Negara H.E. Madame Penehupifo Pohamba yang didampingi oleh President of Namibian Women Summit dan Mayor of Windhoek. Pada kesempatan tersebut, Beliau juga terlihat sangat senang atas pemberian cindera mata berupa wayang golek Dewi Shinta yang juga berbalutkan kain batik. Group musik kolintang KBRI Windhoek yang terdiri dari para staf KBRI dan masyarakat Indonesia di Windhoek telah membawakan lagu-lagu afrika favorit Malaika, Waka Waka, Nhamba Nawe, Uda Kwanjalo, Joanna Give Me Hope dan lagu barat Rivers Babylon. Penampilan KBRI mendapat sambutan hangat dari para peserta, dimana mereka larut dalam musik dan ikut berdansa bersama. Pertunjukan musik kolintang serta Batik Expo tersebut merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi KBRI sebagai ajang promosi dan peningkatan citra positif Indonesia kepada masyarakat Namibia, mengingat program ini dihadiri oleh peserta dari seluruh wilayah Namibia dan mendapatkan liputan luas dari media. Penghargaan atas penampilan musik Kolintang KBRI Windhoek juga tercermin dari datangnya penawaran dari para peserta yang hadir meminta Group Musik KBRI Windhoek untuk kembali tampil pada organisasi dan institusi mereka diantaranya dari South African Airways, Ministry of Justice serta Ministry of Gender Equality and Child Welfare of the Republic of Namibia. Semakin seringnya pertunjukan kolintang dan promosi batik di Namibia kiranya merupakan wujud diplomasi kolintang dan diplomasi batik sebagai bagian dari diplomasi budaya oleh KBRI yang pada gilirannya diharapkan dapat mendorong promosi sektor pariwisata Indonesia di Namibia.