Alunan Kolintang Meriahkan Rangkaian Acara Perpisahan Dubes RI Windhoek

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sehubungan dengan berakhirnya masa tugas Duta Besar RI Windhoek, Bapak Leonardus Widayatmo pada 28 Pebruari 2011, telah diadakan rangkaian acara perpisahan dengan Komunitas Gereja di Namibia, tanggal 25 Pebruari2011; dengan Staf dan Pejabat KBRI Windhoek serta masyarakat Indonesia dan Friends of Indonesia, tanggal 27 Pebruari 2011; serta dengan Kepala-Kepala Perwakilan negara-negara sahabat dan masyarakat setempat, tanggal 1 Maret 2011. Rangkaian acara perpisahan tersebut dimeriahkan dengan penampilan Group Musik Kolintang yang anggotanya terdiri dari staf KBRI dan masayarakat Indonesia di Windhoek. Dalam rangkaian acara tersebut Group musik Kolintang KBRI Windhoek menyanyikan lagu-lagu seperti O Carol, Have You Ever Seen the Rain, I just call, Fernando, Adila, Tian Mi Mi, Auld Lang Syne dan lagu-lagu Afrika yang terkenal seperti Malaika, Vulindlela, Ndihamba Nawe serta Udakwa Njalo. Penampilan Dubes RI juga memukau hadirin dengan lantunan lagu My Way. Duta Besar RI juga mendapatkan kehormatan untuk memenuhi Undangan Perpisahan dari High Commissioner Nigeria, Prince Adegboyega Christopher Ariyo yang bertempat di residen High Commissioner Nigeria. Selain Duta Besar RI yang diperpisahkan dalam acara ini adalah High Commissioner zambia. Acara dihadiri oleh sekitar 30 orang yang terdiri dari masyarakat setempat dan Kepala Perwakilan negara-negara sahabat seperti: Afrika Selatan, Kenya, Republik Demokratik Kongo, Amerika Serikat, Jerman, China, Mesir, Brazil, Zimbabwe dan Aljazair. Tampilnya Group Kolintang KBRI di berbagai kegiatan di Namibia selalu disambut hangat dan meriah. Hal ini tentunya sangat bermanfaat bagi peningkatan citra positif atas keaneka-ragaman seni dan budaya Indonesia di Namibia. Kekaguman yang juga sering diutarakan adalah bahwa alat musik tradisional Indonesia ternyata mampu digunakan untuk mengiringi lagu-lagu internasional termasuk lagu-lagu Afrika. Umumnya pada saat ditampilkan lagu-lagu Afrika yang terkenal, para hadirin yang terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa selalu larut dalam suasana dan berjoget mengikuti irama lagu-lagu tersebut.