Ribuan Pengunjung Hadiri Perayaan HUT Anak Harimau Sumatra di Auckland Zoo

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Ulang tahun pertama tiga ekor anak harimau Sumatra yaitu Jalur dan Berani (jantan) serta Cinta (betina) dirayakan di Auckland Zoo, Saturday, 13 June 2009. Auckland Zoo secara resmi meminta KBRI Wellington menjadi co-sponsor acara ini sekaligus memfasilitasi pementasan wayang kulit dengan dalang Dr. Joko Susilo dari Universitas Otago, Dunedin yang dipadukan dengan iringan musik Sumatra Barat yang dibawakan oleh Dr. Megan Collins dari kelompok Gamelan Padhang Moncar, Victoria University of Wellington, New Zealand School of Music.
 
Alunan instrumen Sumatra Barat sengaja dipilih karena sesuai dengan tema perayaan yang ada kaitannya dengan Pulau Sumatra. Perayaan ulang tahun anak harimau Sumatra di Auckland Zoo ini dibanjiri sekitar 3500 pengunjung dewasa, remaja, maupun kanak-kanak. Pemotongan kue tart yang dibagikan kepada para pengunjung semakin menambah marak suasana. Pihak kebun binatang bahkan juga menyediakan kado bagi ketiga anak harimau tersebut.
 
Saat ini Auckland Zoo memelihara lima ekor harimau Sumatra, yakni pasangan Oz dan Molek serta ketiga anaknya, Jalur, Berani, dan Cinta. Oz (berasal dari Bahasa Ibrani yang berarti Kekuatan/Keberanian) diperoleh Auckland Zoo dari Ramat Gan Zoo di Tel Aviv pada 14 September 2006, sebagai bagian dari Save the Tiger Campaign.
 
Saat ini harimau Sumatra merupakan hewan favorit bagi pengunjung Auckland Zoo, yang berhasil meningkatkan kunjungan ke kebun binatang tersebut hingga 15% sejak September 2008.
 
Dalam event tersebut, KBRI Wellington membagikan brosur-brosur potensi pariwisata Indonesia kepada para pengunjung dan menyerahkan buku “50 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia – Selandia Baru” kepada Jonathan Wilcken, Direktur Auckland Zoo, sebagai tanda penghargaan atas kerja sama yang terpelihara baik selama ini di antara kedua pihak.
 
Wilcken menyatakan penghargaannya atas kontribusi KBRI Wellington atas perayaan ini dan terus mengharapkan dukungan KBRI bagi setiap kegiatan Auckland Zoo dalam mempromosikan harimau Sumatra maupun satwa-satwa langka lainnya. Saat ini Auckland Zoo terlibat dalam proyek 21st Century Tiger's Kerinci Seblat National Park di Sumatra, yang bertujuan melindungi harimau Sumatra dari kepunahan.
 
Pada 2007, KBRI Wellington bekerja sama dengan Auckland Zoo berhasil memulangkan satwa langka Kadal Lidah Biru asal Papua yang diselundupkan ke Selandia Baru. Duta Besar RI Amris Hassan menegaskan dukungannya atas peran KBRI Wellington bagi setiap upaya pelestarian satwa langka Indonesia, dan kegiatan perayaan ulang tahun harimau Sumatra tahun 2009 ini merupakan event penting bagi upaya promosi perlindungan hewan langka tersebut dan juga sebagai wahana memperkenalkan Indonesia kepada publik Selandia Baru.