Resepsi Diplomatik Dalam Rangka HUT RI Ke-64 di KBRI Wellington

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Menlu Selbar Murray McCully mengucapkan selamat kepada pemerintah dan rakyat Indonesia yang merayakan HUT RI ke-64 dan menegaskan kembali posisi strategis Indonesia bagi negaranya, demikian sambutannya.  Ia juga menambahkan keprihatinannya atas serangan teroris yang baru saja menimpa Indonesia. Menlu McCully menyatakan bahwa Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia dan memegang peranan penting. Menlu McCully menyampaikan penghargaan atas inisiatif Dubes Amris Hassan yang menyelenggarakan pertukaran guru dan wartawan Selandia Baru – Indonesia, dan membawa hubungan persahabatan kedua negara ke tingkat yang lebih erat. Menlu McCully juga berharap dengan ditandatanganinya ASEAN – Australia - New Zealand Free Trade Area (AANZFTA), volume perdagangan Indonesia – Selandia Baru dapat terus ditingkatkan.

Dalam sambutannya, Dubes Amris Hassan menyampaikan rasa belasungkawa masyarakat Indonesia atas wafatnya warga Selandia Baru Timothy Mackay akibat serangan teroris di Jakarta. Timothy sangat mengagumi Indonesia dan memiliki banyak teman di Indonesia.  Kemudian Dubes RI menguraikan capaian hubungan RI-Selbar yang telah terbina selama 51 tahun. Beberapa kerjasama yang telah tercapai antara kedua negara antara lain di bidang Disaster Risk Management. Dubes RI juga menyampaikan penghargaan atas bantuan Selbar bagi perkembangan demokrasi di Indonesia dan pembentukan Insitute for Peace and Democracy di Universitas Udayana.
 
Dubes RI menyatakan bahwa Agreed Minutes yang telah ditandatangani kedua Menlu Hassan Wirajuda dan Menlu McCully pada 10 Agustus 2009 lalu di Wellington merupakan pedoman komprehensif bagi peningkatan hubungan kerja sama kedua negara ke depan. Duta Besar RI juga menggariskan kerja sama bidang pendidikan dan people to people contact sebagai bidang yang krusial bagi peningkatan hubungan persahabatan kedua negara.

Resepsi HUT RI ke-64 diselenggarakan pada 18 Agustus 2009, bertempat di Wellington Club. Acara tersebut dihadiri hampir 200 undangan yang terdiri dari tamu kehormatan diantaranya Menlu Selbar Murray McCully, Menhan Wayne Mapp, Menteri Urusan Etnis Pansy Wong, Menkeh Georgina te Heuheu, anggota parlemen dari partai berkuasa maupun partai oposisi dan para Duta Besar asing. Selain itu, turut hadir pengusaha, ilmuwan, budayawan, wartawan, maupun tokoh-tokoh masyarakat Selbar. Pakar hubungan internasional asal Indonesia Dr. Rizal Sukma yang sedang berada di Wellington dalam rangka ceramah pada forum Sesko Selbar juga hadir.