Promosi 10 Destinasi Wisata Unggulan Indonesia di Selandia Baru

5/10/2016

Kementerian Pariwisata dan KBRI Wellington kembali selenggarakan promosi Wonderful Indonesia di Selandia Baru. Kegiatan promosi dilaksanakan di Kota Auckland pada tanggal 6 sampai 8 Mei 2016.

Di kota terbesar di Selandia Baru ini promosi pariwisata Indonesia diselenggarakan melalui acara dialog interaktif dengan agen wisata lokal dan jurnalis travel serta promosi wisata langsung di Mal Saint Lukes Westfield daerah Mount Albert, Auckland. Pada kesempatan ini, Kepala Bidang Strategi Pemasaran Pariwisata Asia Pasifik, Budihardjanti, menyampaikan paparan mengenai perkembangan pariwisata Indonesia. Beberapa agen wisata yang hadir pada acara dialog interaktif sangat tertarik untuk memasarkan wisata Indonesia.

Pada kesempatan dialog interaktif dengan agen wisata dan jurnalis, Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Jose Tavares, mendorong para agen wisata di Auckland untuk memperbanyak variasi paket wisata ke Indonesia yang ditawarkan kepada konsumennya.

"Wisata Indonesia bukan hanya Bali. Indonesia memiliki 10 destinasi wisata unggulan yang siap ditawarkan kepada wisatawan dari Selandia Baru," ujar Dubes Jose Tavares.

Animo tinggi warga Selandia Baru juga terlihat dalam acara promosi pariwisata Wonderful Indonesia yang diselenggarakan pada 7 – 8 Mei 2016. Promosi yang diadakan di Mal Saint Lukes Westfield tersebut dikunjungi oleh hampir 2500 warga Selandia Baru yang berniat untuk bepergian ke daerah2 tujuan wisata favorit di Indonesia seperti Bali, Lombok, Pulau Komodo, Yogyakarta, Raja Ampat, dan Toraja. 

Lantunan lagu Indonesia Pusaka terdengar merdu membuka kegiatan promosi pariwisata dan tarian Renggong Manis (Jakarta), Trunajaya (Bali), Pagelu (Sulawesi Selatan), Rampai Aceh (NAD), Legong Keraton (Bali ), Embas (Sumatera Utara), dan Gangereng nuhing (Kalimantan Tengah) yang ditampilkan selama dua hari tersebut, menyedot perhatian publik Selandia Baru. Selain itu, para pengunjung Mal Saint Lukes dibuai oleh lagu-lagu daerah yang dimainkan dengan alat musik Sapek asal Kalimantan.

Pengunjung juga memenuhi stan agen perjalanan wisata Agindo Tour dan Dynamic Tour & Travel dari Indonesia serta Asia Holidays dari Selandia Baru yang menawarkan paket wisata ke Bali, Yogyakarta, Bromo - Kawah ijen, Lombok, Derawan, Tana Toraja, Raja Ampat, dan Pulau Komodo. 

Turut mendukung promosi ini, perusahaan penerbangan Selandia Baru, Air New Zealand, memberikan 1 tiket pesawat pulang pergi Auckland - Bali bagi warga Selandia Baru. Dari ratusan warga yang mencantumkan namanya dalam undian tersebut, Valerie Saunders, beruntung menjadi pemenang terbang gratis ke Bali. 

Duta Besar RI untuk Selandia Baru, Jose Tavares berkata, "Sebagian besar penduduk selandia baru setiap saat bepergian ke luar negeri, sehingga dengan adanya promosi pariwisata ini, destinasi wisata lain di Indonesia selain Bali, dapat lebih dikenal oleh masyarakat Selandia Baru".

Setiap tahun, tercatat warga Selandia Baru melakukan perjalanan ke luar negeri sebanyak kurang lebih 2 juta perjalanan. Dengan demikian, peluang meningkatnya turis dari selandia baru diharapkan dapat berkontribusi dalam memenuhi target 20 juta kunjungan wisatawan asing ke Indonesia di tahun 2019. 

Pemerintah saat ini memprioritaskan pemasaran wisata Tanjung Klayang (Belitung), Toba (Sumatera Utara), Kepulauan Seribu (Jakarta), Tanjung Lesung (Banten), Borobudur (Jawa Tengah), Bromo-Tengger-Semeru (JawaTimur), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), Wakatobi (Sulawesi Tenggara), dan Morotai (Maluku Utara).

Berdasarkan data kunjungan wisata Kementerian Pariwisata selama 2009 sampai 2014, jumlah wisatawan asal Selandia Baru terus merangkak naik, dari 37 ribu wisatawan menjadi hampir mencapai 80 ribu wisatawan. (Sumber: KBRI Wellington)