SIDANG KOMISI BERSAMA BILATERAL Ke-4 (SKB) ANTARA REPUBLIK INDONESIA DAN REPUBLIK DEMOKRATIK RAKYAT LAOS

​​​​​Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, R.M. Marty Natalegawa, 
memimpin delegasi Indonesia dalam Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-4 antara Republik Indonesia 
dan Republik Demokratik Rakyat Laos di Vientiane, Laos pada tanggal 11 Juli 2013.

Sebelum SKB, Pertemuan Pejabat Tinggi kedua Negara (Senior Official Meeting-SOM) diadakan pada tanggal 10 Juli 2013 
yang diketuai bersama oleh Mr. Mai SAYAVONGS, Acting Dirjen Asia-Pasifik dan Afrika, Departemen Luar Negeri Laos, 
dan Mr. Yuri Octavian Thamrin, Direktur Jenderal Asia-Pasifik dan Afrika, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia. 
Pertemuan tersebut diadakan dalam suasana penuh persahabatan dan saling pengertian yang mencerminkan ikatan 
persahabatan tradisional yang kuat dan kerjasama yang erat antara kedua negara.

Dalam pertemuan SKB ke-4, kedua Menteri Luar Negeri, Dr. R.M. Marty M. Natalegawa dan Dr. Thongloun Sisoulith 
membahas isu-isu terkait penguatan hubungan dan kerja sama bilateral  antara Indonesia dan Laos di berbagai bidang, 
khususnya mengenai 3 (tiga) prioritas kerja sama yang telah ditetapkan oleh kedua pemimpin negara pada saat kunjungan 
kenegaraan Presiden RI ke Laos, pada tanggal 4 November 2013, yakni kerja sama di bidang pertanian, 
pendidikan serta perdagangan dan investasi. 

Kerja sama di ketiga bidang tersebut mencakup beberapa hal diantaranya adalah: meningkatkan kerja sama dan 
saling pengertian antara dua badan legislatif, mempromosikan kerjasama bilateral terkait  narkoba, 
meningkatkan capacity building, kolaborasi serta pertukaran informasi dalam mencegah dan memberantas 
kejahatan transnasional, mempromosikan perdagangan dan kerjasama ekonomi melalui Forum Bisnis Laos-Indonesia, 
mengintensifkan kerjasama dan pelaksanaan lebih lanjut MOU antara Pemerintah Laos PDR dan Republik Indonesia 
di bidang Pertanian, mendorong perusahaan penerbangan dari kedua negara untuk membuka penerbangan langsung, 
serta mempromosikan pariwisata antara kedua Negara.

Menteri Luar Negeri R.M. Marty Natalegawa juga melakukan kunjungan kehormatan pada Wakil Presiden, HE Bounnhang Vorachith 
di Istana Presiden.

Hubungan Indonesia - Laos terus mengalami peningkatan. 
Hal ini tercermin dari nilai perdagangan bilateral RI-Laos pada tahun 2012 yang telah mencapai US$ 27 juta,  
meningkat sebesar 173% dari tahun 2011 sebesar US$ 9,9 juta.  
Kemitraan peningkatan kapasitas Indonesia – Laos juga terus meningkat yang tercermin dari partisipasi aktif Laos 
pada program peningkatan kapasitas yang diselenggarakan oleh Indonesia di berbagai bidang seperti pendidikan, 
pertanian, industri, hankam, sosial budaya, kepemudaan dan olah raga.

SKB memang ditujukan untuk meningkatkan hubungan bilateral antara Pemerintah Laos dan Republik Indonesia. 
Untuk selanjutnya,  Indonesia akan menjadi tuan rumah SKB ke-5 pada tahun 2015.​​​