Penyematan Medali Penghargaan Kepada Duta Besar RI Vientiane

Duta Besar RI – Vientiane, Bapak Kria Fahmi Pasaribu melaksanakan perpisahan dengan Menteri Luar Negeri Laos, Y.M. Thongloun SISOULITH pada tanggal 23 Desember 2013 di Kantor Kementerian Luar Negeri Laos sehubungan dengan masa tugas beliau yang akan berakhir.

 

Pada kesempatan tersebut, Deputi Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Laos, Y.M. Thongloun SISOULITH a.n. Pemerintah Laos memberikan penghargaan berupa medali persahabatan (Medal of Friendship) atas prestasi Duta Besar RI – Vientiane, Y.M. Kria Fahmi Pasaribu.  Y.M. Kria Fahmi Pasaribu dikenal atas upaya kerasnya dalam meningkatkan hubungan kedua negara. Penyematan medali penghargaan disaksikan oleh para pejabat Kemlu Laos diantaranyaPermanent Secretary, Dirjen Pers, Dirjen ASEAN, Deputi Dirjen Asia Pasifik dan Afrika.

 

Y.M. Thongloun SISOULITH menyampaikan dalam sambutannya bahwa selama Y.M. Kria Fahmi Pasaribu bertugas sebagai Duta Besar RI untuk Laos dalam rentang waktu 3 tahun 8 bulan.

 

Pemerintah Laos telah mencatat beberapa keberhasilan yang telah dicapai oleh Duta Besar RI yakni: (a). Meningkatnya hubungan politik Indonesia – Laos seperti saling kunjung pejabat tinggi kedua negara dan saling dukung dalam pencalonan di organisasi internasional; (b). JCBC menjadi forum penting dalam membahas isu-isu yang menjadi kepentingan bersama kedua negara; (c). Selama bertugas Y.M. Kria Fahmi Pasaribu telah berhasil memfasilitasi kunjungan Perdana Menteri Laos ke Indonesia, Kunjungan Presiden Indonesia ke Laos dan kunjungan Presiden Laos, Y.M. Choummaly SAYASONE ke Indonesia pada tahun 2014 mendatang; (d). Sejak tahun 2010 – 2013 telah ditandatangani sekitar 15 MoU dan yang sangat penting adalah implementasi dari MoU tersebut seperti akan direalisasikannya MoU penerbangan langsung kedua negara; (e). Kerjasama antara Kementerian Luar Negeri Laos dan Kementerian Luar Negeri Indonesia juga terus meningkat terutama setelah penandatangan MoU kedua kementerian.

 

Selanjutnya Duta Besar menyampaikan ucapan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Laos dan diharapkan pada kunjungan Presiden Laos ke Indonesia tahun depan dapat mempertemukan para pengusaha dari kedua negara serta menghasilkan langkah-langkah konkrit yang disepakati dalam bidang investasi dan perdagangan kedua negara.

 

Selain itu, Duta Besar juga menyampaikan bahwa salah satu kendala dalam peningkatan hubungan ekonomi kedua negara adalah kurangnya informasi mengenai potensi Laos.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama dengan Menteri Luar Negeri Laos dan para pejabat Kementerian Luar Negeri Laos. (Sumber : KBRI Vientiane)