Kunjungan Dubes RI Wina ke IIASA

4/1/2011

 
Pada tanggal 1 Maret 2011, Duta Besar/Watap RI Wina, I Gusti Agung Wesaka Puja, melakukan kunjungan ke International Institute for Applied System Analysis (IIASA) yang bermarkas di Science City of Laxenburg, 120 km di Selatan kota Wina, Austria. Kunjungan tersebut dilakukan atas undangan Direktur IIASA, Professor Detlof von Winterfeldt. Kunjungan tersebut selain digunakan untuk mendengarkan paparan mengenai profil IIASA, juga digunakan untuk melakukan tukar pikiran mengenai peluang kerjasama antara Indonesia dan IIASA di masa mendatang, termasuk kemungkinan membangun sebuah collaborative project dalam isu-isu yang menjadi perhatian bersama, khususnya isu energy and climate change; food and water; dan poverty, equity and growth.
Pada kesempatan tersebut, Direktur IIASA juga menyampaikan salah satu keputusan governing body IIASA, yaitu IIASA Council, untuk menawarkan kepada Indonesia untuk menjadi salah satu dari 7 negara anggota baru IIASA, bersama Brazil, Argentina, Meksiko, Malaysia, Uni Emirat Arab, Australia. Direktur IIASA juga menyampaikan bahwa tawaran tersebut disampaikan kepada Indonesia karena Indonesia dianggap sebagai salah satu negara yang memiliki scientific profile yang menjanjikan, dan karena dengan profilnya saat ini Indonesia dipandang sebagai negara yang akan memiliki peran penting dalam upaya bersama menjawab berbagai permasalah global. Sebaliknya, Indonesia juga diyakini akan memperoleh manfaat besar dari keanggotaannya di IIASA, khususnya dalam bentuk memperoleh policy advise mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi berbagai persoalan nasional dengan mensinergikan kapasitas nasional yang dimiliki.
IIASA adalah sebuah lembaga keilmuan internasional yang berorientasi kebijakan dengan 12 negara anggota pada awalnya dan saat ini beranggotakan 19 negara. Pendirian IIASA pada tahun 1972 diprakarsai oleh Amerika Serikat dan Uni Soviet sebagai satu-satunya wadah independen antara Blok Timur dan Barat untuk melakukan kajian bersama secara ilmiah dan berorientasi kebijakan, guna menjawab berbagai problem global yang sangat kompleks, dengan menawarkan solusi holistik yang terpadu yang melibatkan berbagai disiplin ilmu yang ada. Fokus kajian IIASA adalah isu energy and climate change; food and water; dan poverty, equity and growth.
IIASA saat ini memiliki 358 orang staf dari 47 negara, termasuk di dalamnya 200 orang ilmuwan dari 35 negara yang mewakili berbagai disiplin ilmu. IIASA pernah mempekerjakan 4 orang pemenang hadiah Nobel. Kredibilitas para ilmuwan IIASA tampak jelas dari fakta bahwa para ilmuwan IIASA saat ini duduk dalam 40 advisory group yang berbeda di tingkat internasional, diantaranya adalah UN Secretary General Advisory Group on Energy and Climate Change dan German Advisory Board on Global Change.
Mengakhiri kunjungan tersebut, Dubes/Watap RI Wina berkesempatan mengisi dan menandatangani buku tamu kehormatan di ruang kerja Direktur IIASA.
Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi:
Lalu M. Iqbal
Sekretaris Pertama
Kedutaan Besar/Perwakilan Tetap RI Wina, Austria
Email: lalu.iqbal@kbriwina.at
HP. +43 676 7883011