PEMPROV SANDAUN-PNG GANDENG UNIVERSITAS CENDERAWASIH BUKA PENGAJARAN BAHASA INDONESIA DI VANIMO

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

?

Pada Hari Jumat, 24 Januari 2014 telah dilaksanakan Acara Penandatanganan MoU mengenai Pengajaran Bahasa Indonesia antara Dekan FKIP UNCEN Jayapura, Dr. Nomensen ST Mbraku  dengan Mr. Henry Norm, Sekretaris Daerah Pemprov Sandaun bertempat di Auditorium FKIP Universitas Cenderawasih Jayapura. Konsul RI Vanimo bersama Staf turut hadir dalam acara penandatangan yang juga disaksikan para Dosen, Mahasiswa dan Karyawan FKIP UNCEN serta Wakil Sekda Pemprov Sandaun disertai beberapa Staf.

 

MoU mengenai Pengajaran Bahasa Indonesia di Vanimo ini merupakan tindak lanjut dari penjajakan dilakukan Konsulat dan hasil Pertemuan antara Dekan FKIP beserta Rombongan dengan Pemprov Sandaun yang  berkunjung ke Vanimo tgl 10 s.d 11 Januari 2014.

 

Dalam MoU, disepakati antara lain bahwa FKIP UNCEN dan Pemprov Sandaun bersama-sama akan  menyelenggarakan Pengajaran Bahasa Indonesia/Kursus intensif Bahasa Indonesia yang diperuntukkan bagi para Pegawai Pemprov Sandaun dan Pejabat Publik di Vanimo dengan Tenaga Pengajar Guru Bahasa Indonesia dari FKIP UNCEN.

 

Diharapkan melalui pengajaran bahasa Indonesia para peserta nantinya akan mampu berbahasa Indonsia dalam percapakan sehari-hari dan bahasa Perkantoran serta peserta nantinya juga diharapkan akan mampu  menulis dalam bahasa Indonesia dan mengemukakan pendapat.

 

Jumlah siswa PNG Klas Pertama adalah sebanyak 50 orang dengan total pelajaran 150 jam yang akan dimulai tgl 10 Pebruari 2014 Pelajaran Bahasa Indonesia meliputi writing, speaking, listening dan reading, akan berlangsung selama 8 (delapan) minggu. Klas Pengajaran mulai Jam 15.00 s.d Jam 18.00 (selama 3 jam) berlangsung setiap hari kerja (Senin dan Jumat), bertempat di Conference Room RS Vanimo.

 

Terkait dengan biaya, pihak Pemprov Sandaun menanggung akomodasi bagi Tenaga Pengajar dari Jayapura ini selama berada di Vanimo, honorarium Tenaga Pengajar (diharapkan sharing biaya dengan kegiatan Atdikbud Port Moresby) sedangkan hal lainnya seperti penjemputan dan makanan selama Tenaga Pengajar berada di Vanimo Konsulat Vanimo akan membantu.

 

Dalam acara sambutan, Konsul RI Vanimo menyampaikan bahwa klas pangajaran bahasa Indonesia di Vanimo ini dibuka dalam upaya bersama mempererat dan memperkuat kerjasama Perbatasan kedua Negara. Hal yang sama juga disampaikan  Sekda Pemprov Sandaun bahwa penguasaan Bahasa Indonesia ini sangat penting bagi masyarakat  Vanimo dalam meningkatkan hubungan perbatasan kedua Negara yang akhir-akhir ini berkembang dan tumbuh dengan baik.