ACARA PEMBUKAAN KURSUS BAHASA INDONESIA BAGI PEJABAT PUBLIK PNG MERIAH

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada Hari Senin, 10 Pebruari 2014 bertempat di Konsulat RI Vanimo, Konsul RI Vanimo, Dekan Fakultas FKIP UNCEN Jayapura- Dr. Nomensen ST Mbraku  dan Wakil Sekda Pemprov Sandaun PNG Mr. Conrad Tilau  membuka secara resmi Kursus Bahasa Indonesia bagi Pejabat Publik PNG di Pemprov Sandaun Vanimo.

 Acara Pembukaan Kelas Bahasa Indonesia bagi Pejabat Publik ini  dihadiri pula Dekan FISIP UNCEN, Kepala Badan Perbatasan Papua, Perwakilan dari Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga Papua serta  dari Vanimo selain Wakil sekda Pemprov sandaun adalah Wakil  Walikota Vanimo Mr. Norman Powai, Kepala Polisi Sandaun Mr. Robert Geisha dan Chief of Army Sandaun Mr. Peter Waiaki, Dirut RS Vanimo Mr. Elias Kavapore dan para Pejabat Pemprov Sandaun serta tokoh masayarakat dan gereja.

 Dalam acara sambutan, Konsul RI Vanimo menyampaikan bahwa klas pangajaran bahasa Indonesia di Vanimo ini dibuka dalam menampung besarnya animo masyarakat PNG di vanimo untuk belajar bahasa Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan tidak secara mendadak, namun sudah direncanakan dan dibicarakan sebelumnya dengan Gubernur Sandaun sejak tahun 2012 dengan memperoleh sokongan semua pihak; oleh karena itu pengajaran bahasa Indonesia ini akan dilaksanakan berkesinambungan. Hal yang senada juga disampaikan  oleh Wakil Sekda Sandaun, Conrad Tilau yang menyatakan Pemprov Sandaun mendukung Pengajaran Bahasa Indonesia karena diyakini melalui Bahasa Indonesia akan diperoleh nilai tambah yang berguna bagi pejabat publik di Propinsi Sandaun dalam berinteraksi dengan warga masyarakat dan pejabat publik Indonesia. Sementara itu, Wakil Walikota Vanimo, Norman Powai  menyampaikan pengajaran bahasa Indonesia ini sangat penting bagi pejabat publik dan masyarakat  Vanimo yang diyakini melalui bahasa akan teratasi jurang pemisah dan tumbuh saling percaya serta pemahaman  bersama.

 Dekan  FKIP UNCEN dalam sambutannya menyampaikan bahwa melalui pengajaran bahasa Indonesia ini diyakini sebagai jembatan yang lebih luas dalam memperkokoh kerjasama bidang-bidang lainnya; dengan pula dilandasi warga masyarakat kedua negara memiliki ikatan persaudaraan yang turun temurun.

 Pembukaan klas bahasa Indonesia ini merupakan tindak lanjut MoU mengenai Pengajaran Bahasa Indonesia antara Dekan FKIP UNCEN Jayapura, Dr. Nomensen ST Mbraku  dengan Mr. Henry Norm, Sekretaris Daerah Pemprov Sandaun yang telah ditandatangani beberapa waktu lalu  di Auditorium FKIP Universitas Cenderawasih Jayapura. Sesuai kesepakatan dalam MOU  bahwa FKIP UNCEN dan Pemprov Sandaun bersama-sama menyelenggarakan Pengajaran Bahasa Indonesia/ Kursus intensif Bahasa Indonesia yang diperuntukkan umumnya bagi para Pegawai Pemprov Sandaun dan Pejabat Publik di Vanimo dengan Tenaga Pengajar Guru Bahasa Indonesia dari FKIP UNCEN.

 Wakil Sekda Sandaun, Conrad Tilau dan Konsul RI Vanimo menyematkan tanda pengenal kursus  kepada 2 (dua) Peserta yaitu Dr. Stella Jimmy – Direktur Kilink RS Vanimo dan Mr. Daniel Yaman, Dinas Pendidikan Pemprov Sandaun. Acara pembukaan  klas Bahasa Indonesia bagi Pejabat Publik ini diisi pula kesenian dan tarian oleh Grup Iriani UNCEN.

 Diharapkan melalui pengajaran bahasa Indonesia para peserta nantinya akan mampu berbahasa Indonsia dalam percapakan sehari-hari dan bahasa Perkantoran serta peserta nantinya juga diharapkan akan mampu  menulis dalam bahasa Indonesia dan mengemukakan pendapat.

 Acara Pembukaan Klas Bahasa Indonesia bagi Pejabat Publik ini cukup meriah diisi dengan persembahan Tari-tarian dan lagu-lagu daerah Papua oleh Sanggar Tari dan Musik Iriani yang merupakan sanggar binaan FKIP UNCEN Jayapura. Diakhir acara para peserta kursus dan undangan menari Tari Yospan bersama.

 Selesai acara Pembukaan, di sore hari klas pertama bahasa Indonesia dimulai bertempat di Ruang Konferensi RS Vanimo. Jumlah siswa Klas Pertama adalah sebanyak 53 orang dengan Guru Pengajar Pieter Upessy dosen FKIP UNCEN Jayapura. Total Pengajaran Bahasa Indonesia akan berlangsung selama 150 jam atau 8 (delapan) minggu meliputi writing, speaking, listening dan reading. Klas Pengajaran mulai Jam 15.00 s.d Jam 18.00 (selama 3 jam) berlangsung setiap hari kerja (Senin dan Jumat).


?