Partisipasi Mahasiswa Indonesia di SFU pada "World's Culture Day"

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

1.         Mahasiswa Indonesia yang tergabung dalam Indonesian Association of Simon Fraser University (IA SFU) dengan dukungan KJRI Vancouver berpartisipasi pada acara World Cultures Day and Cultural Club Night di Simon Fraser University untuk mempromosikan budaya Indonesia. Acara tersebut bertujuan untuk menunjukkan dan memperkenalkan keragaman budaya dari beberapa negara kepada mahasiswa dan akademisi di Simon Fraser University.

 

2.         Acara yang dilaksanakan pada tanggal 3 dan 4 Maret 2010 di Saywell Hall Atrium SFU tersebut diorganisasi oleh Department of Student Union, International Student Group SFU, yang didalamnya tergabung beberapa organisasi mahasiswa seperti Association of Latin American Students, Punjabi Culture Club, Iranian Club, Indonesian Association, Malaysia-Singapore Student Club, First Nations Student, dan lain-lain. Seluruh kegiatan sepenuhnya dilakukan oleh mahasiswa SFU.

 

3.         Pada acara budaya yang dihadiri Presiden SFU, Mr. Michael Stevenson didirikan sebelas paviliun untuk memamerkan berbagai budaya internasional yang diantaranya berasal dari Indonesia, Korea Selatan, India, Taiwan, Malaysia, Iran dan Amerika Latin. Dalam paviliun tersebut ditampilkan berbagai informasi tentang daya tarik dan latar belakang budaya negara, penjualan makanan khas dan penampilan kesenian tradisional asal mahasiswa tersebut.

 

4.         Paviliun Indonesia menampilkan berbagai brosur wisata, cinderamata dan benda-benda seni Indonesia yang cukup mendapat perhatian dari para pengunjung, disamping sajian makanan khas Indonesia. Para mahasiswa Indonesia bekerjasama dengan restoran Indonesia, Sweet Chilly Café menyajikan sate ayam, gado-gado dan lontong. Paket makanan tersebut dijual seharga $5 dan habis laku terjual.

 

5          Pada ajang promosi Indonesia tersebut, mahasiswa Indonesia juga menampilkan atraksi kesenian daerah berupa perpaduan beberapa alat musik tradisional yaitu uning-uningan, gamelan dan angklung. Penampilan mereka yang dibimbing oleh seniman gamelan Sdr. Sutrisno Hartana, mendapat sambutan yang cukup meriah dari pengunjung. Bahkan Presiden SFU, Mr. Michael Stevenson menyempatkan diri untuk hadir menyaksikan penampilan musik tradisional Indonesia sambil makan siang dengan menu lontong, sate ayam dan gado-gado yang dibeli dari paviliun Indonesia. Pada kesempatan tersebut Konsul Pensosbud berkesempatan berbincang-bincang dengan Presiden SFU yang menyatakan apresiasinya terhadap keaktifan mahasiswa Indonesia.

 

6.         Walaupun sibuk dengan perkuliahan, kiprah mahasiswa Indonesia di Vancouver untuk mempromosikan seni-budaya Indonesia patut mendapatkan apresiasi. Selama ini, KJRI Vancouver selalu mendukung berbagai kegiatan mahasiswa baik yang bersifat promosi budaya Indonesia maupun kegiatan sosial lain. Di lain pihak, KJRI Vancouver juga selalu mendapatkan dukungan para mahasiswa Indonesia dalam setiap kegiatan KJRI.

 

Vancouver, 5 Maret 2010.