KJRI VANCOUVER BERHASIL MEMBUKA PELUANG KERJA SAMA BISNIS JAWA TIMUR - BRITISH COLUMBIA

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Pada tanggal 6 September 2012 bertempat di Crystal Ballroom Empire Landmark Hotel, Vancouver, KJRI Vancouver menyelenggarakan promosi perdagangan, investasi dan pariwisata dalam rangkaian kunjungan delegasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ke Provinsi British Columbia, Kanada, 3-8 September 2012. Kegiatan promosi bertajuk “Seminar and Business Meeting: Trade, Tourism and Investment Opportunities in East Java, Indonesia“ tersebut dihadiri undangan yang berjumlah 70 orang yang mewakili asosiasi pengusaha, investor, pelaku bisnis bidang teknologi ramah lingkungan, perikanan, perkebunan, energi, industri logam, pendidikan dan pariwisata. Acara dibuka oleh Konsul Jenderal Bambang Hiendrasto yang antara lain menyampaikan upaya meningkatkan hubungan ekonomi Indonesia-Provinsi British Columbia (BC), termasuk kegiatan promosi kali ini yang juga merupakan bagian perayaan 60 tahun hubungan diplomatik RI-Kanada dan upaya kedua belah pihak untuk mendorong pelaku bisnis saling mengunjungi untuk memanfaatkan peluang yang ada. Terkait hal ini, Konsul Jenderal RI menyambut baik rencana kunjungan delegasi bisnis Kanada khususnya Provinsi Alberta ke Jakarta pada bulan Oktober 2012 dan mendorong pelaku bisnis British Columbia untuk juga berkunjung ke Indonesia terutama bertepatan dengan Trade Expo Indonesia tanggal 17-21 Okotober 2012. Para undangan kemudian menyimak paparan tentang potensi ekonomi dan investasi Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten Sidoarjo yang disampaikan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mohamad Ngatno Hadi Sutjipto, Kabag Kerjasama Luar Negeri Pemrov Jawa Timur, Benny Sampir Wanto dan Kabag BUMD dan Penanaman Modal Pemprov Jatim, Bagas Yulistyati. Dalam sesi ini peserta juga menyaksikan video promosi “Business Opportunity and Investment in East Java”. Antusiasme peserta tampak pada saat sesi tanya-jawab yang sekaligus penjajakan sektor-sektor yang diwakili oleh masing-masing pelaku bisnis. Sebagai penutup acara, diselenggarakan jamuan makan malam sekaligus networking. Dalam bagian akhir ini sejumlah kesepakatan awal untuk menindaklanjuti seminar bisnis ini juga tercapai, diantaranya keinginan untuk menjajaki lebih lanjut penawaran peluang investasi sektor peternakan sapi perah termasuk pengolahan susu, perikanan, pembangkit tenaga listrik dan perkebunan tanaman jarak. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga melakukan pembahasan kerja sama dengan PACE College Surrey dalam kerja sama pendidikan kejuruan bidang kesehatan, dan dengan New Westminster School Districk untuk penjajakan kerja sama “dual degree” pendidikan menengah (SLTA). Selain itu, wakil dari perusahaan Harbin Elektric International Company Ltd. mengundang pejabat Pemkab Sidoarjo untuk mengunjungi kantor pusat perusahaan tersebut di China yang disepakati akan berlangsung bulan September ini. Seminar dan pertemuan bisnis tersebut juga diramaikan dengan meja display aneka produk Indonesia yang ditampilkan oleh Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Vancouver dan aneka brosur pariwisata Indonesia serta Trade Expo Indonesia (TEI) ke-27. Dalam kesempatan ini beberapa pelaku bisnis menyatakan minat untuk berkunjung ke TEI yang akan digelar bulan depan. Keberhasilan penyelenggaraan “Seminar and Business Meeting: Trade, Tourism and Investment Opportunities in East Java, Indonesia“ yang menyajikan potensi perdagangan, investasi maupun pariwisata Indonesia khususnya Jawa Timur, menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dengan Perwakilan RI di luar negeri yang ditopang oleh kalangan bisnis serta komponen masyarakat Indonesia lainnya dapat berdaya guna dan berhasil guna untuk pencapaian kepentingan ekonomi nasional.