Wilayah Kerja Vancouver

KETERANGAN DASAR WILAYAH KERJA KJRI VANCOUVER

Hubungan diplomatik antara Republik Indonesia dan Kanada dibuka pada tanggal 9 Oktober 1952, dan penunjukan masing-masing Duta Besar dan pembukaan kedutaan besar di Jakarta dan di Ottawa dilakukan pada tahun 1953.

Kantor Konsulat RI di Vancouver secara resmi dibuka pada tanggal 20 November 1982, dan pada tahun 1993 statusnya ditingkatkan menjadi Konsulat Jenderal. Sebelum itu, sejak 1962-1982 kepentingan Indonesia di Propinsi British Columbia diwakili oleh Konsul Kehormatan.

Misi perwakilan RI untuk wilayah barat Kanada adalah meningkatkan hubungan ekonomi, perdagangan, investasi dan pariwisata, serta bidang-bidang lain, termasuk pendidikan, sosial budaya dan hubungan konsuler. Sebagai perwakilan pemerintah RI, Konsulat Jenderal RI di Vancouver juga bertanggung jawab untuk melindungi dan memberikan pelayanan serta bantuan kepada warga negara Indonesia di wilayah kerjanya, yang meliputi Propinsi British Columbia, Propinsi Alberta, Yukon Territory, serta Northwest Territories.

Jumlah penduduk, GDP dan industri utama masing-masing provinsi/wilayah tersebut adalah:

Provinsi/ WilayahIbukota

Jumlah Penduduk

(2017)

GDP 2017

(dalam juta C$)

Industri Utama
British ColumbiaVictoria4,789,221266.707Kehutanan, Pertambangan, Perikanan, Pertanian, Energi, Pariwisata dan Transportasi
AlbertaEdmonton4,291,980323.807Pertanian, Kehutanan, Telekomunikasi, Minyak dan Gas
Yukon TerritoryWhite Horse37,8082.931Pertambangan dan Pariwisata
Northwest TerritoriesYellowknife44,381 5.045Pertambangan, Pariwisata dan Jasa


Sumber : Statistics Canada

Keempat wilayah kerja KJRI Vancouver tersebut masing-masing memiliki karakteristik dan bentuk pemerintahan tersendiri. Secara seremonial, Provinsi British Columbia (BC) dan Alberta dipimpin oleh Letnan Gubernur yang diangkat oleh Gubernur Jenderal atas usul Perdana Menteri Kanada setelah konsultasi dengan Premier provinsi yang bersangkutan. Sedangkan untuk Yukon Territory dan Northwest Territories dikepalai oleh Komisioner yang diangkat langsung oleh Pemerintah Federal dan memiliki peran serupa dengan Letnan Gubernur.

Pemangku jabatan Letnan Gubernur dan Komisioner di wilayah kerja KJRI Vancouver masing-masing adalah :

Letnan Gubernur BC

Judith Guichon (2012 – sekarang)

Letnan Gubernur Alberta

Louis Mitchel (2015 – sekarang)

Komisioner Yukon Territory

Douglas G. Phillips (2010 - sekarang)

Komisioner Northwest Territories

Margaret M. Thom (Sejak 2017)

 

Untuk urusan pemerintahan, masing-masing Provinsi dan Teritori dipimpin oleh seorang Premier. Premier untuk BC, Alberta dan wilayah Yukon berasal dari Ketua Partai Politik yang memenangkan pemilu untuk periode empat tahun. Sedangkan Premier untuk Northwest Territories dipilih berdasarkan konsensus.

Premier di wilayah kerja KJRI Vancouver adalah :

Premier BCJohn Horgan (Sejak Juli 2017)
Premier AlbertaRachel Notley (2015 – sekarang)
Premier Yukon TerritorySandy Silver  (2016 – sekarang)
Premier Northwest TerritoriesBob McLeod (2011 – sekarang) /2nd term

 

A. Provinsi British Columbia (BC)

Provinsi BC merupakan pintu gerbang Kanada ke wilayah Asia Pasifik. Provinsi BC terletak di wilayah Kanada paling barat, berada di antara Samudera Pasifik dan Pengunungan Rocky. Ibukota BC, Victoria, berada di Vancouver Island, yang merupakan kota terbesar ke-15 di seluruh Kanada dan diambil dari nama Ratu Inggris saat Vancouver Island menjadi koloni BC pada tahun 1866. Kota terbesar di Provinsi BC adalah Vancouver, yang juga merupakan kota terbesar ketiga di Kanada. Berbeda halnya dengan Kota Victoria yang terletak di pulau Vancouver Island, Kota Vancouver berada di dataran utama Benua Amerika (mainland) dan merupakan kota sentra bisnis dan perdagangan. Diambil dari nama perwira angkatan laut Inggris yang pertama kali menjelajahi BC di tahun 1792, George Vancouver,  kota ini berfungsi sebagai kota pelabuhan yang menghubungan Benua Amerika dengan Benua Asia memanfaatkan lokasinya yang strategis dengan Samudra Pasifik.

Provinsi BC merupakan tujuan perdagangan internasional secara global, dan sebagai pintu masuk Kanada ke wilayah Asia Pasifik dan dunia. Pemerintah BC akan terus mengembangkan perdagangan dengan pasar-pasar baru bagi produk BC. Dalam lima tahun terakhir, Pemerintah BC telah membangun pasar Kanada yang lebih beragam, di mana 40% perdagangan internasional Kanada berasal dari BC. Dampak resesi global akibat menurunnya harga komoditas energi global tidak terlalu berpengaruh terhadap Provinsi BC. Provinsi BC memimpin pertumbuhan ekonomi seluruh Kanada pada tahun 2015 dan 2016. Sektor utama yang mengalami penguatan yakni jasa, retail, keuangan & asuransi, properti. Didorong lebih tingginya nilai tukar dollar Amerika terhadap Kanada, biaya berbisnis yang relatif rendah dan infrastruktur logistik yang mapan yakni Port of Metro Vancouver menjadikan Provinsi BC sebagai sentra perdagangan dan jasa. 

Perdagangan dengan kawasan Asia mengalami peningkatan sebesar 25% dalam 10 tahun terakhir. Secara ekonomi, Provinsi BC mengandalkan pada strategi diversifikasi yakni sumber daya alam, baik mineral, sektor retail, jasa, pariwisata, industri film, teknologi dan konstruksi. Strategi diversifikasi yang dilakukan Provinsi BC sejak tahun 2011, telah menjadikan provinsi tersebut sebagai yang terdepan di bidang ekonomi.

Paska pemilu tahun 2017, Provinsi BC menetapkan tiga hal yang akan menjadi prioritas, yaitu pendidikan, penanggulangan krisis penyalahgunaan obat bius opioid, dan perundingan mengenai ekspor softwood lumber BC ke Amerika Serikat.


Balance of Trade Between Indonesia-British Columbia

(Thousands CAD)

 

 201420152016                                  

2017

(Kuartal 2)

Import180.065236.507259.804125.014
Export247.048302.242343.116169.328
Trade Balance66.98365.73583.31144.314


Sampai dengan kuartal kedua tahun 2017, Provinsi BC mengalami defisit perdagangan dengan Indonesia sebesar CAD 44,314 juta. Ekspor Indonesia ke BC sebesar CAD 169,328 juta, sedangkan impor Indonesia dari BC sebesar CAD 125,014 juta. Komponen terbesar ekspor Indonesia ke Provinsi BC adalah tekstil, peralatan suku cadang elektronik, garmen, peralatan percetakan dan beragam komoditas manufaktur. Sedangkan impor utama Indonesia dari Provinsi BC adalah bubur kayu (wood pulp), produk olahan dari hewan dan komoditas olahan dari kayu.

 

B. Provinsi Alberta

Provinsi Alberta merupakan provinsi ke-4 terpadat di seluruh Kanada. Provinsi Alberta berbatasan dengan Provinsi BC di barat, Provinsi Saskatchewan di timur, Northwest Territories di utara dan Negara Bagian Montana (Amerika Serikat) di selatan. Ibukota Alberta terletak di Edmonton, berlokasi tepat di tengah provinsi Alberta dan merupakan sentra penghubung bagi komoditas serta jasa yang berkaitan dengan minyak mentah (crude oil). Sekitar 290 km ke arah selatan Edmonton, terletak Kota Calgary yang merupakan kota terbesar di Alberta. Kota Calgary diapit antara sungai Bow dan Elbow di sebelah selatan Provinsi Alberta dan berada di pertemuan antara Pegunungan Rocky dengan dataran rendah Kanada. Kota Calgary merupakan pusat bisnis dan kota terbesar di Provinsi Alberta serta kota ketiga terbesar di Kanada setelah Toronto dan Montreal. Aktivitas perekonomian di Calgary meliputi sektor energi, jasa keuangan, film dan televisi, transportasi dan logistik, teknologi, manufaktur, penerbangan, kesehatan, retail dan pariwisata. Kota Calgary juga menjadi kota kedua di Kanada setelah Toronto yang menjadi kantor pusat perusahaan-perusahaan terkemuka di Kanada.

Pemerintah Alberta memiliki fokus untuk melakukan transisi dari perekonomian yang berbasis minyak dan gas menjadi perekonomian yang berkelanjutan, berbasis kepada energi ramah lingkungan. Strategi pemerintah Alberta di bidang energi ramah lingkungan antara lain mengganti tenaga listrik yang berbasis batu bara menjadi energi terbarukan; menerapkan tarif baru atas carbon price on greenhouse gas emissions; menetapkan legislasi atas pembatasan terhadap gas emisi industri migas; dan penerapan rencana pengurangan gas methane.

Selain itu, Pemerintah Alberta kini  juga memiliki prioritas untuk membangun sistem bagi pengembangan teknologi energy efficiency untuk mengurangi emisi karbon. Pemerintah juga berencana memberikan insentif untuk menarik minat pengembangan teknologi ramah lingkungan dan memberikan subsidi dari penerimaan carbon tax kepada masyarakat kelas menengah melalui penerapan sistem baru yang membayar lebih tinggi untuk penggunaan energi terbarukan dibandingkan dengan energi konvensional.

Sampai dengan kuartal kedua tahun 2017, Provinsi Alberta mengalami surplus perdagangan dengan Indonesia sebesar CAD 104,032 juta. Ekspor Indonesia ke Alberta sebesar CAD 21,984 juta, sedangkan impor Indonesia dari Alberta sebesar CAD 126,016 juta. Komponen ekspor terbesar ke Indonesia adalah bubur kayu (wood pulp), produk pertanian, produk plastik, dan peralatan mesin serta elektronik. Sedangkan impor Provinsi Alberta dari Indonesia antara lain produk peternakan, tekstil, komoditas olahan dari kayu dan beragam komoditas manufaktur

.

Balance of Trade between Indonesia-Alberta  

(Thousands CAD)

 201420152016                                  

2017

(Kuartal 2)

Import195.688245.944191.282126.016
Export47.47258.61444.08821.984
Trade Balance-113.755-187.330-147.194-104,032


C. Northwest Territories

Northwest Territories berpenduduk sebesar 44,381  jiwa dan luas wilayah 1,14 juta km2. Northwest Territories merupakan wilayah yang mayoritas penduduknya merupakan masyarakat asli yang mendiami wilayah Kanada. Terdapat 33 komunitas masyarakat asli di Northwest Territories dan terbesar berdomisili di Ibukota Northwest yakni Yellowknife.

Perekonomian Northwest Territories bergantung pada sektor pertambangan terutama emas, berlian, gas alam dan minyak bumi.  Jumlah berlian dari Northwest Territories yang cukup melimpah menjadikan kawasan tersebut sebagai produsen berlian (rough-cut) terbesar nomor tiga di dunia, dengan nilai industri mencapai C$1,7 miliar. Wilayah Northwest Territories banyak menyimpan deposit minyak bumi dan berbagai mineral lainnya disamping emas yang lebih dahulu ditemukan di wilayah tersebut.

Perekonomian Northwest Territories mengandalkan pada komoditas sumber daya alam. Beberapa komoditas tersebut antara lain pertambangan, minyak dan gas. Selain sektor sumber daya alam, industri pariwisata memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian Northwest Territories, antara lain wisata alam berupa "Northern Light" atau "Aurora Borealis" (penampakan spektrum cahaya di angkasa yang hanya dilihat di langit wilayah utara). Angka kunjungan pariwisata juga terus menunjukkan peningkatan dari awalnya 65,000 turis dari periode 2010-2011 menjadi 85,000 turis tahun 2015-2016. Pemasukan dari sektor pariwistata juga meningkat dari awalnya $ 94,1 juta para periode 2010-2011 menjadi $ 146.6 juta pada periode 2014-2015. Wisatawan asing dari Asia sebagian besar berasal dari Korea, China, dan Jepang. Northwest Territories kini mencanangkan program jangka panjang untuk meningkatkan nilai industri pariwisata dengan target $ 207 juta/tahun pada tahun 2021. 

Northwest Territories juga berupaya melakukan diversifikasi ekonomi di masa mendatang, guna membantu ketahanan perekonomiannya dari fluktuasi harga migas yang cenderung menurun dalam beberapa tahun terakhir. Upaya diversifikasi tersebut memerlukan dukungan infrastruktur yang saat ini masih belum memadai di Northwest Territories dan masih mengandalkan winter road berupa danau beku sebagai jalan untuk menjangkau berbagai wilayah di Northwest Territories.


D. Yukon Territory

Wilayah Yukon lebih kecil dibandingkan Northwest namun memiliki posisi strategis karena menghubungkan wilayah Kanada dengan Pasifik. Luas wilayah Yukon sekitar 190 ribu km2  dengan populasi sebanyak 37,808 jiwa, yang terbagi ke dalam 18 komunitas, dimana 75% di antaranya tinggal di Ibukota Whitehorse. Sebanyak 25% penduduk Yukon merupakan penduduk asli Kanada (First Nation) dan separuhnya tinggal di luar Whitehorse. Berbeda dengan provinsi lain yang masih membutuhkan persetujuan Pemerintah Federal, hanya ada satu single assessment process di Yukon terkait pengelolaan tanah, hutan, air dan mineral sebagaimana diatur melalui devolution transfer agreement dalam Yukon Act tahun 2003.

Yukon memiliki akses untuk pengiriman barang lewat laut melalui pelabuhan Skagway di Alaska yang berjarak 180 km dari Whitehorse. Yukon memiliki jalan raya yakni Alaskan Highway sepanjang 4.700 km dari British Columbia ke Alaska. Penduduk Yukon mengandalkan kebutuhan listrik dari pembangkit listrik tenaga air (hydro energy) dengan dilengkapi sumber energi dari LNG, diesel dan tenaga angin. Yukon memiliki Center for Northern Innovation in Mining, yang merupakan pusat riset terdepan di bidang teknologi iklim dingin dan konstruksi untuk wilayah dingin.

Sektor penyumbang GDP terbesar adalah sektor publik, energi dan pertambangan. Tingkat pengangguran di tahun 2017 hanya 3,5% atau dibawah tingkat pengangguran nasional (6.3%). Di sektor wisata, dengan memanfaatkan keindahan alamnya, Yukon memperoleh pemasukan sebesar 4,3 % dari GDP atau setara dengan CAD 250 juta/tahun. Pada tahun 2016, jumlah wisawan yang datang ke Yukon mencapai 419  ribu wisatawan atau meningkat 3,5% dibandingkan tahun 2015.


E. Sekilas Kota Vancouver

Berdasarkan riset yang dilakukan majalah The Economist pada bulan Agustus 2017, Vancouver menempati peringkat ke-3 sebagai kota ternyaman di dunia ("the most livable city in the world"). Peringkat pertama dan kedua diduduki oleh Melbourne, Australia dan Wina, Austria. Pemeringkatan kualitas hidup dan kenyamanan antar-kota di dunia ini umumnya didasarkan pada tingkat stabilitas (keamanan), jaminan kesehatan, budaya dan lingkungan hidup. Vancouver telah bertahan di peringkat tiga sejak 2011, sebelumnya Vancouver hampir selalu menduduki peringkat pertama sejak 2002. Pembangunan infrastruktur disebut sebagai faktor penyebab ketertinggalan Vancouver dari Melbourne dan Wina.

Cuaca Vancouver dinilai sulit diramalkan. Vancouver hampir tidak pernah mengalami musim dingin yang ekstrim dan jarang turun salju. Namun ketika kawasan lain di sebelah timur Kanada dan Amerika Serikat mulai mengalami iklim hangat dan panas, cuaca di Vancouver justru relatif cukup dingin dan mengalami curah hujan yang tinggi. Beberapa pihak mengaitkan hal ini dengan pemanasan global, namun sejumlah pihak lain menyatakan bahwa kondisi hal ini juga disebut dipengaruhi oleh tertahannya hembusan angin Pasifik oleh pegunungan yang mengelilingi Vancouver.

Keunikan utama Vancouver adalah kondisi geografis dan topografis yang dimilikinya, yang terdiri dari kombinasi laut/pantai, hutan (Stanley Park) dan gunung (Grouse Mountain, Cypress, Seymour). Kondisi ini memudahkan wisatawan yang hanya memiliki sedikit waktu di Vancouver. Selama musim panas, Vancouver banyak dikunjungi wisatawan asing dari berbagai negara yang datang dengan transportasi udara, darat dan laut. Wisatawan banyak yang menyukai transportasi laut khususnya kapal-kapal pesiar, yang dapat berlabuh langsung di pusat kota Vancouver sehingga memberikan kenyamanan tambahan bagi para wisatawan.

Pada musim panas, wisatawan menyewa kapal-kapal atau mengikuti tour ke laut untuk melihat antara lain ikan paus pembunuh "Orca", anjing laut dan singa laut. Pada bulan September-Oktober, daya tarik utama di sekitar wilayah Vancouver adalah menyaksikan "salmon run" yaitu peristiwa ketika ikan salmon dari berbagai jenis antara lain sockeye, coho, chinook, pink dan chum, kembali ke sungai-sungai di pedalaman setelah berkelana bertahun-tahun di Samudera Pasifik, untuk bertelur dan kemudian mati di sungai. Di kawasan pedalaman BC, sering pula terlihat kehadiran beruang grizzly di sungai-sungai untuk menangkap salmon pada saat terjadinya "salmon run" tersebut. Sementara pada musim dingin, para wisatawan yang tinggal di Vancouver dapat dengan mudah pergi ke daerah pegunungan Gross Mountain, Cypress, Seymour untuk berolah raga ski, snow boarding, ice-skating, ski tracking dan lain-lain.

 

E. WNI di Wilayah Kerja

Provinsi British Columbia dan Alberta merupakan dua provinsi yang menjadi tujuan utama imigran asing, termasuk WNI yang ingin menetap di Kanada. Sebagian besar WNI di wilayah kerja KJRI Vancouver tinggal di Metro Vancouver, Calgary dan Edmonton. Jumlah WNI yang tercatat hingga pertengahan tahun 2017 sebanyak 5,899 orang yaitu 4,605 orang di Provinsi BC, 1,280 orang di Provinsi Alberta dan 12 orang di Yukon dan 2 orang di Northweast Territories.

 

F. Organisasi Kemasyarakatan Indonesia di Wilayah Kerja

Organisasi masyarakat Indonesia di wilayah kerja yaitu Persatuan Masyarakat Indonesia (Permai) BC; Edmonton Indonesia Community Association (EICA) dan Canada Indonesia Social Club (CISC) di Calgary. Di Metro-Vancouver terdapat delapan gereja/perkumpulan Protestan dan Katolik, yaitu Umat Katolik Indonesia (UKI-BC), Bethany Indonesian Church (BIC), Gereja Injili Indonesia (GII), House For All Nations (HFAN), Vancouver City Blessing Church (VCBC), International Full Gospel Fellowship, Gereja Pantekosta Indonesia, dan Vancouver Indonesia Seventh Day Adventist Fellowship (VISDAF). Selain itu terdapat Vancouver Bethesda Ministry of Love yang merupakan perkumpulan Kristiani dan aktif melakukan kegiatan kemanusiaan baik di Kanada maupun di Indonesia. Sementara itu, untuk mewadahi kegiatan komunitas muslim Indonesia terdapat kelompok pengajian BC.