Bantuan Gempa Indonesia Tiba di Republik Dominika

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Bantuan Indonesia untuk Haiti dan sebuah delegasi terdiri atas 81 orang telah tiba di Republik Dominika, negara tetangga Haiti, pada hari Rabu malam setelah berangkat dari Honolulu.

Bantuan akan didistribusikan dari Republik Dominika ke Haiti oleh PBB, kata Priyadi Kardono, kepala bagian informasi dan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Masih belum ada informasi tentang kapan bantuan dapat diantarkan ke Haiti," katanya.

Indonesia telah mengirimkan bantuan 30 ton senilai US $ 22 juta untuk Haiti, tetapi tidak dapat menjangkau negara itu sebelum 7 Februari, yang merupakan tanggal izin masuk, karena bandara setempat sudah dibanjiri dengan penerbangan-penerbangan yang membawa bantuan lain. Karenanya delegasi itu memilih untuk mengirimkan bantuan dari Republik Dominika.

Ketua delegasi Letnan Kolonel Eko Margiyono mengatakan ada kemungkinan bahwa hanya 10 orang dari delegasi yang berkekuatan 81 orang itu yang bisa masuk ke Haiti karena akses ke negara yang hancur oleh gempa tersebut dibatasi.

"Sisa anggota tim mungkin harus pergi dari sini dan kembali ke Indonesia jika mereka tidak bisa mendapatkan akses ke Haiti," katanya.

Seorang anggota tim mengatakan bantuan kemanusiaan tersebut dibiarkan tidak diturunkan, dengan harapan bahwa pihak yang berwenang di Haiti dapat mengkonfirmasi izin masuk untuk tim Indonesia dalam beberapa jam ke depan.

Akses ke Haiti sulit karena kapasitas bandara setempat yang tidak memadai, sementara banyak orang dilaporkan meninggal di rumah sakit karena kurangnya pasokan medis.


(Sumber: thejakartapost.com)